Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 143 - Pertarungan dan Kemenangan!


__ADS_3

Istana Raja Asura


Di dalam Istana, pertarungan sebelumnya telah membuat banyak kehancuran. Qin Chen dan Raja Asura masih saling menyerang dengan kilatan Petir yang muncul dari pupil mata mereka.


Saat bersamaan, Qin Chen dan Raja Asura melesat satu sama lain. Raja Asura memiliki fisik kuat, dia mengandalkan fisiknya menyerang Qin Chen.


"Anak muda ... Tahan ini jika kau bisa menahannya!"


Putaran topan terbentuk di hadapannya Qin Chen, tangan sebesar kepala melesat. Qin Chen memberikan serangan yang sama dari tanga kirinya.


Bang!


Wushh!


Gelombang membentang menghempaskan debu-debu di Istana, Jendral menutup matanya dari serangan mereka berdua. Qin Chen tersenyum tipis, dia dapat menang dengan mudah namun sekarang menguji kekuatan fisik Raja Asura.


"Kau memang memiliki kekuatan fisik yang hebat, pantas menjadi Iblis Asura Gila Perang! Raja Asura."


"Huh! Dasar bocah, lihatlah perbedaan kekuatan kita berdua!" Saat berteriak, kekuatan Raja Asura meningkat pesat. Momentum kekuatan membalikkan Langit dan Bumi di tangannya.


Qin Chen sedikit tenggelam ke tanah, bukan tidak tahan melainkan tanah di kakinya begitu lemah untuk menahan mereka. "Menarik! Lihat ini!"


Boom!


Sama dengan momentum Qin Chen berwarna gelap menutupi tubuhnya. Begitu mengerikan, bahkan peraturan Dunia menjadi kacau melihat kekuatan Qin Chen.


Raja Asura tertegun, namun tangan kanannya mengabaikan tempat. Menyerang dari bawah, Qin Chen melihatnya, matanya bergerak kebawah menahan pukulan.


Bammm!


Terhenti seperti memukul langit, Raja Asura melihat Qin Chen. "Keparat, apa kau telah memahami kekuatan Ruang!"


"Entahlah, tanyakan pada Dewa Yama di Neraka, apa aku tela memahaminya atau tidak sekarang ini!"


Memutar pergelangan tangan Raja Asura hingga patah, Raja Asura melompat kebelakang memegang tangannya. Dia tidak merasakan sakit, wajahnya masih tenang dan luka kembali pulih.


'Pemulihan Super? Tidak, atau tubuhnya Abadi hingga kerusakan seperti itu dapat disembuhkan secara instan?'


Raja Asura melihatnya, mengamati musuh di hadapannya tidak memiliki sedikitpun celah untuk menyerangnya.


'Meskipun dia tidak mengambil gerakan pertahanan, namun dia tidak memiliki celah untuk di serang, ini seolah-olah dia memiliki pelindung mutlak di tubuhnya.'


Saat mengamati Qin Chen, Raja Asura mengambil keputusan untuk membuka celah pertahanan Qin Chen. Dia melompat ke langit, tangannya setajam samurai membelah Langit.


"Seni Iblis, Tebasan Langit!"


Sebuah Energi membentuk bilah Pedang di tangannya, Raja Asura mengayunkannya ke bawah. Qin Chen dengan cepat menahan serangan tersebut hingga terjadi sebuah ledakan dibawah.


Boom!


Dalam kabut, Raja Asura secepat cahaya muncul di belakang Qin Chen. Mengerahkan pukulan tangan kanannya di kepala Qin Chen, gerakan Raja Asura begitu intens sangat hebat dalam pertarungan dekat.


Namun, Qin Chen memutarkan kepalanya, pupil mata Qin Chen bergerak memberikan pertahanan ruang tak kasat mata!

__ADS_1


Bang!


Dentuman keras membentang menghapus kabut asap, Raja Asura sekali lagi di tahan oleh pertahanan tak kasat mata, Qin Chen dengan cepat memutarkan kakinya sebesar 120° dari tempat sebelumnya.


Bammm!


Menghempaskan Raja Asura hingga menghantam dinding Istana. Pertarungan ini tidak di ikut campur oleh Jendral, karena ini pertarungan antara Pemimpin!


"*Cough ... Kau memang kuat! Tidak salah insting bertarungku terus mendidih! Hahaha, aku akan mengalahkanmu sekarang!"


"Mengamuklah, Asura!"


Boom!


Momentum Energi meningkat ratusan kali lipat dibandingkan sebelumnya. Kekuatan Raja Asura meningkat pesat, matanya hanya cahaya merah terang dengan tubuhnya memberikan retakan dari lava!


Saat mengamuk, Raja Asura melesat kedepan Qin Chen dalam sekejap mata. Tangan dan kaki bergerak cepat memberikan serangan bertubi-tubi kepada Qin Chen.


Tidak dapat dilihat seberapa cepat serangan tersebut, namun yang pasti! Qin Chen disana hanya bergerak pelan menahan serangan Raja Asura.


Secepat cahaya mereka menghilang dalam istana, muncul diberbagai tempat memberikan dampak kehancuran. Mereka berdua bertarung dalam hal kecepatan dan fisik, menyerang di langit memberikan pelontar ledakan.


Boom! Boom! Boom!


Qin Chen dan Raja Asura kembali kedalam Istana saling menahan satu sama lainnya. Napas Raja Asura begitu berat, dia seakan kelelahan menghadapi Qin Chen.


"Keparat ... Bagaimana bisa kau tidak mendapatkan luka apapun!"


Bang!


Terhempas ke lantai, tubuhnya mengeluarkan banyak darah! Asura mengamuk menghilang dalam sekejap mata setelah di hantaman pukulan keras.


*Cough *Cough


Qin Chen berjalan mendekati Jendral setelah dia mengalahkan Raja Asura. Dia tidak mati, namun terkapar tanpa energi dalam dirinya, dia kehilangan banyak energi saat bertarung menghadapi Qin Chen.


Setiap kali dia menggunakan energi dalam pertarungan sebelumnya, kekuatan Gluttony Qin Chen menghisap energinya. Secara bersamaan, itu membuat serangan Raja Asura melemah!


Qin Chen duduk di Tahta Raja Asura, melihat Raja Asura terkapar di lantai. Mengibaskan tangannya kesamping, Jendral di hadapannya terhempas menghantam dinding.


Duarr!


Darah mengalir dalam mulutnya, di terjatuh kebawah tak berdaya saat Energi Qin Chen menembus tubuhnya. Sekarang, Raja Asura telah di kalahkan, dia akan ditundukkan oleh Qin Chen saat ini.


Setelah beberapa menit berlalu, Raja Asura terbangun dari pingsannya. Dia melihat Jendral di hadapannya telah jatuh kebawah tanpa sadarkan diri.


Memutar tubuhnya, melihat Qin Chen telah duduk di Tahta Asura. Matanya bergetar hebat ingin meluapkan emosi dan amarah, namun semuanya dihentikan.


Qin Chen telah menyudahi pertarungan singkat ini dengan Raja Asura. Mereka berdua saling menatap tajam, namun Qin Chen memberikan momentum kematian di punggungnya.


"Ada ... Ada keperluan apa sosok kuat seperti anda datang ke Alam Asura ini? Jelas, anda bukanlah orang biasa ... " Tanya Raja Asura, dia tidak lagi memanggilnya bocah setelah mengetahui perbedaan kekuatan mereka sangat jauh.


"Pertama, aku datang untuk menundukkan Alam Asura di bawah tanganku. Kedua, mencari informasi tentang hal-hal yang ingin aku ketahui di Alam ini."

__ADS_1


"Menundukkan ... Informasi? Informasi seperti apa yang anda inginkan. Dengan kekuatan anda sekarang, anda telah dapat menekan Raja Asura lainnya di dalam kendali. Namun, mereka mungkin bersih keras untuk melawan balik apapun yang terjadi."


"Sedangkan informasi, aku memiliki segala informasi yang mungkin tidak diketahui oleh Raja Asura lainnya. Seharusnya, hal yang ingin anda tanyakan, aku mungkin dapat menjawabnya."


Qin Chen mengangkat satu jarinya, rantai kekosongan mengikat mereka berdua dibawah sana. Mereka tidak bergerak, dan Raja Asura tanpa perlawanan di ikat begitu saja.


Dia tidak dapat melawan disaat Energi tubuhnya benar-benar terkuras habis dengan cepat. Ini membuat banyak pertanyaan di dalam dirinya, bagaimana dia dapat kehilangan semua Energi dalam dirinya hanya dalam beberapa menit saja.


Pasukan Asura lain terluka, Qin Chen memberikan kematian agar tidak menjadi beban dalam Istana. Kepala mereka semua terlepas dari tubuh, ini begitu kejam dalam metodenya.


Jatuh kebawah dengan darah mengalir deras mengotori lantai. Raja Asura melihat kekejaman pemuda di hadapannya melebihi ekspektasi dirinya, sekali bergerak, Gunung dan Lautan tidak dapat menahannya.


"Aku tidak ingin memberikan beban pada istana, mereka pantas mendapatkan kematian dibandingkan keselamatan. Saat menjadi prajurit, mereka semua seharusnya mengetahui bahwa kematian akan datang kapan saja."


Qin Chen duduk menyenderkan kepalanya, melihat Raja Asura dibawah sana dengan luka parah kembali pulih. Tubuhnya terikat rantai hingga tidak dapat bergerak kembali.


Jendral di belakangnya, Qin Chen mengikatnya agar tidak pergi kemana-mana. Dia adalah Jendral mungkin memiliki kemampuan licik yang dapat keluar dari dalam.


"Ini ... Rantai seperti apa ini? Bagaimana memiliki kekuatan tak terbatas di dalamnya? Bahkan, jika itu Dewa dari Dunia atas, mereka tidak akan sanggup melepaskan ini hidup-hidup."


"Hoo ... Kau memang kuat, dan namun otakmu lumayan pintar! Apa kau selalu makan sayuran hingga menjadi sepintar ini! Ah! Benar, kau hanya memakan daging manusia untuk meningkatkan kekuatan, pantas saja, kau sedikit memiliki otak."


Dalam penghinaan, Raja Asura tidak berkutik. Jika rantai ini dapat dilepaskan, dia mungkin akan melawan Qin Chen secara terang-terangan lagi hingga titik darah penghabisan.


"Jika kau menjawab pertanyaanku dengan baik, aku akan melepaskan rantai ini. Namun, jika kau menjawabnya dengan sengaja, aku akan membunuhmu tepat setelah kau menjawab pertanyaanku!"


Raja Asura mengangguk beberapa kali, dia ketakutan saat perkataan Qin Chen terdengar di telinganya. Qin Chen dengan langsung memberikan pertanyaan kepadanya.


Qin Chen, dia melepaskan Aura Asura miliknya yang telah mencapai Puncak kekuatan. Selama ini, dia tidak mengetahui potensi terdalam dari kekuatan Asura ini hingga saat ini dia mencarinya.


Saat Aura tersebut keluar, Aura tersebut membentuk proyeksi tubuh besar yang dapat Raja Asura kenal dalam sekali lihat. Sosok itu, dan kekuatan itu, tidak salah lagi.


Raja Asura langsung ketakutan setengah mati, kekuatan ini bukanlah sesuatu yang dapat di singgung oleh siapapun di Surga dan Bumi. Saat melihat nya saja, tubuhnya membeku dan sekujur tubuhnya berkeringat dingin.


'Ti- Tidak salah lagi, sosok itu, sosok itu adalah dia yang ada di masa lampau!'


Saat melihat raut wajah Raja Asura, Qin Chen menyadari bahwa dia mengetahui sesuatu tentang kekuatan tersebut. Tidak dapat dihindari lagi, wajahnya telah memberikan jawaban.


Setelah beberapa menit berlalu, kekuatan tersebut Qin Chen tarik kembali, Raja Asura terdiam tak bersuara, dia masih berpikir tentang memberitahukan, atau tidak.


Qin Chen lalu berbicara. "Bagaimana? Apa kau mengetahui tentang kekuatan tersebut? Jika kau memiliki informasi tentang kekuatan tersebut, katakan padaku cepat! Aku membutuhkannya untuk memastikan satu hal, jika tidak mau, aku akan mengurungmu di dalam penjara Es Abadi di Neraka terdalam!"


Ancaman Qin Chen begitu nyata, rasanya seperti tulang-tulang tubuhnya dipaksa keluar lalu diremukkan di depan mata. Raja Asura, kini benar-benar terhentak merasakan kematian tak terbatas.


Napasnya berat, dan detak jantung nya semakin cepat. Bukan Pertarungan, melainkan hidup dan mati ada di tangan Qin Chen sekarang. Ini seperti bermain papan catur, dimana dia adalah Ratu yang di kelilingi oleh pasukan Qin Chen.


Skakmat!


Dalam hal apapun, Raja Asura telah berada di ambang kematian jika tidak menjawab pertanyaan Qin Chen sebelumnya.


...


*See You Again :)

__ADS_1


__ADS_2