Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 154 - Alam Violet dan Sihir Tertinggi!


__ADS_3

Alam Violet


Alam Violet begitu luas dengan warna Violet mendominasi Langit maupun Bumi. Qin Chen yang baru saja tiba disana, dia melihat Violet ada dimana-mana bahkan sulit dikatakan tidak semuanya berwarna Violet.


Bintang-bintang di Alam Violet begitu bersinar, dari bawah Qin Chen dapat melihat ada Tiga bulan dengan ukuran bervariasi, warna merah, Violet dan juga biru.


Saat tiba disana, hari di Alam Violet tengah malam dan membawa suasana tersendiri disana. Qin Chen melihat Dunia yang benar-benar Fantasi, mulai dari langit hingga Bumi tidak ada yang mengecewakan matanya.


Dari sana juga, Qin Chen dapat melihat hewan-hewan fantasi tengah berkeliaran di Alam tersebut. Mata Qin Chen, berbinar-binar seakan mendapatkan tangkapan besar selain wanita cantik.


Chu Chunhua melihat ke arah Qin Chen, dimana dia melihat ekspresi wajah Qin Chen begitu sangat tertarik dengan Alam ini. Benar, bahkan Chu Chunhua juga sangat tertarik dengan Alam ini saat awal menemukannya.


Saat pertama kalinya, Chu Chunhua memang tergoda, namun saat dia mengetahui sebenarnya. Chu Chunhua langsung berubah pikiran dan tidak ingin tinggal disini lama-lama lagi.


Sekarang, dia berani tinggal disini cukup lama karena telah mengetahui kebenaran Alam Violet ini. Sedangkan Qin Chen, dia masih baru dan belum mengetahui sama sekali.


Chu Chunhua lalu berbicara, sebenarnya ingin membiarkannya dan melihat reaksi Qin Chen nantinya. Setelah memikirkannya berkali-kali dan nanti kena marah Qin Chen, lebih baik dia mengatakannya.


"Kamu boleh kagum untuk sekarang, tapi kamu akan menyesal jika kamu melihat lebih lama lagi Alam ini. Jadi, sebagai istrimu yang berpengalaman yang cantik dan juga baik denganmu. Aku ingin mengatakan bahwa Dunia ini hanyalah Ilusi yang membuatmu masuk kedalam jebakan maut." Dengan sedikit menggoda Qin Chen, Chu Chunhua menjelaskan sedikit tentang Dunia ini.


"Ilusi? Tapi aku tidak melihat adanya tanda-tanda bahwa ini adalah Ilusi? Bisa kamu jelaskan?" Balas Qin Chen, dia benar-benar tidak melihat adanya ilusi di Dunia ini.


"Benar, sekarang yang kamu lihat adalah kenyataan, namun sebentar lagi kamu akan melihatnya." Chu Chunhua membawa Qin Chen berjalan masuk lebih dalam ke tempat Hewan tersebut berada.


Saat mereka berdua memasuki jalan antara bukit bebatuan tinggi, maupun rerumputan yang bergoyang dibawah. Qin Chen melihat kanan dan kiri, semakin dia jauh dari tempat sebelumnya, Qin Chen semakin merasakan hawa yang sulit di jelaskan.


Suasana ini membangkitkan rasa takutnya di Bumi. Sekitarnya begitu gelap, dan hanya ada cahaya bulan menyinari bumi, Qin Chen seolah-olah melihat hantu ada dimana-mana.


Mendekati Chu Chunhua untuk melindunginya sekaligus menghilangkan rasa takut itu, Qin Chen mengawasi sekitarnya. Meskipun dia Dewa, namun trauma di masa lalu selalu menghantui dalam imajinasinya.


Chu Chunhua memiringkan kepalanya, dan tertawa melihat Qin Chen yang seperti ketakutan. "Hahaha ... Apa kamu takut, sayang? Jika benar, bagaimana bisa orang sepertimu yang tidak takut Aturan maupun Dewa sekarang takut dengan jalan seperti ini? Mereka pasti akan muntah darah melihatmu."


"Apa kamu meremehkanku? Aku tidak takut, ini hanyalah trauma masa lalu yang terus ikut dalam imajinasiku. Bayang-bayang dari kehidupan sebelumnya selalu ikut denganku." Balas Qin Chen mengangkat kembali martabat dirinya sebagai Dewa Tertinggi di hadapan istrinya.


"Baik-baik, aku paham. Aku akan memberikanmu sebuah Sihir yang dapat kamu gunakan dalam melakukan apapun." Balasnya yang membuat Qin Chen terbingung-bingung.


Qin Chen mengerutkan keningnya, dimana ujung jari Istrinya telah berada di antara kening Qin Chen. Seketika itu juga, sebuah kilatan cahaya masuk kedalam kepalanya dengan mengalir tersusun rapi di dalam pikirannya.


"Apa ini?" Tanya Qin Chen.

__ADS_1


"Itu? Itu adalah Sihir Pembalik versi Tertinggi. Kamu dapat membalikkan rasa takut milikmu ke sisi lain dirimu. Dengan begitu, kamu tidak akan merasakan takut ataupun trauma masa lalu. Jika kamu dapat memahaminya lebih tinggi, kamu dapat membalikkan ketiadaan di bawah telapak tanganmu." Chu Chunhua dengan suara sedikit bercanda namun sebenarnya adalah kenyataan.


Mendengar saja membuat Qin Chen bingung, kenapa dia memberikan kemampuan tersebut? Begitu percaya kah dia dengan Qin Chen sekarang ini.


Qin Chen mengerutkan keningnya karena bingung, dia bahkan tidak tahu kalau ada kekuatan seperti ini di Dunia. Meskipun dia dapat membalikkan seluruh langit dan bumi di bawah telapak tangannya. Namun ketiadaan? Ini mengacu pada tidak memiliki kepentingan, ketertarikan, nilai, relevansi, atau kelebihan.


Dimana tidak ada satupun kehidupan maupun penciptaan di sana, disana hanya ada himpunan kosong yang tidak berisikan elemen-elemen apapun.


Dengan kemanapun itu, kenapa istrinya memberikannya kepada Qin Chen? Ini masih tanda tanya bagi Qin Chen yang sekarang mencoba bertanya.


"Apa kamu yakin memberikan kemampuan ini padaku? Kita baru saja kenal, bagaimana jika aku meninggalkanmu disini, ataupun membunuhmu? Tidak akan ada yang tahu." Tanya Qin Chen, dia sedikit memberikan niat tajam kepadanya untuk menguji tingkatan istrinya.


Dalam benaknya, mana mungkin Qin Chen dapat meninggalkan seseorang yang telah terikat oleh dirinya.


Chu Chunhua mengangkat alisnya, dia lalu melihat ke arah Qin Chen dengan wajahnya yang tidak memiliki ekspresi. Seperti dia telah mengetahui Qin Chen lebih dari siapapun.


"Kamu meninggalkanku? Apa bisa kamu melupakan wanita secantik dan seseksi diriku ini? Bukan? Sayang." Sambil menggoda Qin Chen, dia menjawab perkataan Qin Chen sebelumnya.


Jawaban Chu Chunhua meluluhlantakkan bagian dalam diri Qin Chen hingga hancur tanpa tersisa sedikitpun. Begitu manis sampai-sampai Qin Chen memalingkan wajahnya kesamping.


"Uhuk ... Itu sepertinya tidak mungkin." Qin Chen menariknya kedalam pelukannya dan berjalan kedepan menuju tempat Hewan itu berada.


Mereka tidak terbang karena Chu Chunhua tahu bahwa monster maupun iblis di Dunia ini begitu kuat. Jika mereka terbang, secara otomatis akan di kejar-kejar oleh para Monster dan lainnya.


Sepanjang jalan, Qin Chen telah melihat banyak keajaiban dan tempat-tempat yang belum pernah dia lihat sebelumnya. Alam Violet benar-benar berkah keajaiban namun menakutkan.


Selama perjalanan berlangsung, Qin Chen memfokuskan pikiran miliknya untuk mempelajari kemampuan yang diberikan oleh Sang Istri kepadanya.


Dalam rentang waktu sesingkat mungkin, Qin Chen mempelajari segalanya mulai dari awal hingga Tertinggi dia pelajari. Tidak membutuhkan waktu lama bagi Qin Chen, dia telah berhasil mempelajarinya.


Pembalik, kemampuan ini adalah kemampuan dimana pengguna dapat membalikkan apapun yang ada di dunia maupun sesuatu yang disembunyikan oleh Dunia. Termasuk ketiadaan dapat di balik.


Serangan fisik, Serangan Spritual dan serangan lainnya. Qin Chen dapat membalikkan serangan tersebut ke arah penyerang, bahkan dapat membalikkan sesuatu yang mungkin tidak Qin Chen sadari.


Setelah beberapa jam berlalu, Qin Chen telah mempelajari kemampuan tersebut tanpa bantuan Qin Qui dalam waktu beberapa menit saja. Sekarang, Qin Qui hanya bersantai di dalam diri Qin Chen menunggu Qin Chen memberikan perintah.


***


Di tempat Qin Chen, mereka berdua memasuki zona Badai Guntur di Wilayah tersebut. Dimana mereka tengah memasuki Wilayah Pertama atau Lapisan Pertama dari Alam Violet untuk sampai ke tempat Hewan tersebut.

__ADS_1


Dibawah Badai Guntur yang besar, angin dan hujan membasahi bumi dan kekuatan fisik mereka harus mendominasi agar tidak terhempas oleh derasnya kekuatan Lapisan Pertama.


Chu Chunhua berlindung di belakang Qin Chen dengan memegang tangannya. Sementara itu, Qin Chen berjalan kedepan menahan Badai tersebut dengan pertahanan berlapis-lapis, namun tetap merasakan dorongan dari depan.


'Sial! Apa-apaan badai ini, kenapa begitu begitu kuat hingga dapat mendorong mundur.'


[Jawab Tuan. Badai ini adalah Badai Kehancuran yang pernah di ciptakan oleh Dewa Tertinggi di masa lampau. Badai ini sebelumnya digunakan untuk membersihkan para Dewa dan menjadi tempat pelatihan fisik terbaik untuk mendorong potensi tertinggi.]


'Jadi begitu, pantas begitu kuat bahkan aku sedikit terdorong.'


Dengan guntur-guntur di langit, pantas menjadi Badai Kehancuran. Qin Chen melihat kebelakang, dimana istrinya menunduk sambil berjalan berpegangan pada tangan kanan Qin Chen.


Qin Chen memikirkan tentang Chu Chunhua yang berjalan sendirian di Dunia ini? Tapi bagaimana dia dapat lolos, ini masih menjadi pertanyaan dan kapan itu terjadi?


Membakar diri Qin Chen dengan Nyala Api Phoenix, tiba-tiba hawa panas mulai muncul dan dapat dirasakan oleh Chu Chunhua m kehangatan di sekitarnya diciptakan dan pola Sihir melingkar di bawah kakinya untuk mempertahankan bendungan panas.


Chu Chunhua langsung melihat ke arah Qin Chen yang menghadang Badai sambil melindunginya. Dia senang dan bahagia memiliki suami sepertinya. Perhatian dan masih banyak lagi keunggulan Qin Chen di dalam benaknya.


Sedangkan Qin Chen, dia mulai merasakan tubuhnya terasa ringan setelah mengeluarkan hawa panas tersebut. Berjalan dengan langkah kaki semakin cepat dibandingkan sebelumnya, Qin Chen membuat banyak perubahan.


[Pemberitahuan, ada tiga lapisan yang perlu Tuan lewati. Pertama Badai angin dan hujan beserta guntur, kedua Badai Petir, dan terakhir, Badai Gravitasi.]


Saat mendengar pemberitahuan Qin Qui, Qin Chen semakin terkejut dan masih melanjutkan perjalanan. Apapun yang menghadang, hajar mereka sampai paham siapa yang paling Tiran di Dunia ini.


Setelah beberapa jam terlewatkan, mereka berdua telah berhasil melewati Lapisan Pertama Alam Violet.


Sementara itu, di hadapan mereka terdapat Lapisan kedua yang harus mereka lewati. Di sana ada Badai Petir paling menakutkan di Dunia muncul.


Satu langkah memasuki badai tersebut, Qin Chen dapat merasakan kematian terpancar keluar. Dia dengan cepat sadar akan bahaya, lalu melindungi Istrinya dengan pelindungan miliknya.


Mereka berdua masuk kedalam badai petir yang paling mengerikan sepanjang sejarah pada Dewa dan Iblis.


Dalam badai, Qin Chen menarik seluruh petir masuk kedalam dirinya. Tidak ada satupun Petir keluar keluar dari tarikan tubuh Qin Chen. Chu Chunhua menjadi bingung dengan kekuatan Qin Chen semakin gila sekarang.


Dibawah pengaruh kekuatan petir, Qin Chen mendapatkan banyak pengalaman dalam kekuatan petirnya.


Chu Chunhua tertawa kecil melihat Qin Chen sekarang ini, dia tertawa lepas tanpa ada sedikitpun penghalang disana. Mendengar hal tersebut, Qin Chen tersenyum puas dengan hasilnya.


Qin Chen telah mendapatkan hadiah terbaik dibandingkan kekuatan besar sebelumnya. Senyumannya membuat Qin Chen semangat dibandingkan apapun yang ada di Dunia Violet ini.

__ADS_1


...


*See You Again :)


__ADS_2