Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 068 - Menepati Janji dan Wilayah Sekte!


__ADS_3

Waktu berjalan begitu cepat, gelapnya malam berubah menjadi mentari pagi hari yang bersinar. Semangat baru telah kembali lagi, Qin Chen semalaman tidak tidur karena dia menjaga Permaisurinya.


Tubuh Qin Chen menjadi kasurnya, bahkan mereka berdua baring di lantai bukan di tempat tidur. Namun tidak masalah, selama dia bahagia, maka Qin Chen bahagia.


Setelah pagi, Qin Chen dan Permaisuri pergi keluar dari ruangan bersama-sama. Sepanjang jalan, Permaisuri tidak mengatakan apapun, apa dia malu? Atau hal lainnya?


"Xuayin, apa yang ingin kamu cari sebelumnya? Ini telah pagi, aku dapat membantumu." Tanya Qin Chen, karena dia ingin menepati janjinya semalam.


"Itu ... Ikut aku, aku akan menunjukkan sesuatu ... " Tangan Qin Chen dibawa oleh Permaisuri ke tempat yang tidak diketahui oleh Qin Chen.


Dibawa ke suatu tempat dimana itu adalah Ruang bawah tanah milik Istana Phoniex. Qin Chen tidak tahu kalau Istana Phoniex memiliki Ruang bawah tanah, namun dari segi pembangunan. Ruangan ini tempat rahasia miliknya.


"Ini adalah Ruang bawah tanah, dimana pusat Istana Phoniex berada. Aku membawamu kesini untuk menunjukkan sesuatu, dengan begitu kamu akan paham apa yang sedang aku cari selama ini." Ujar Permaisuri.


"Baiklah, aku akan melihat apa yang sebenarnya kamu cari, hingga membuatmu kesusahan." Balas Qin Chen.


Berjalan menuju pintu besar dibawah sana, tiba-tiba pintu tersebut terbuka lebar dengan suara-suara kuno. Cahaya putih muncul dan menyinari ruangan, Qin Chen masuk kedalam bersama dengan Permaisuri.


Qin Chen melihat cahaya keemasan di langit, cahaya itu perlahan turun kebawah dan hanya menampilkan bayangan saja. Terlihat seperti apel, namun dengan warna emas.


"Ini adalah Golden Apel. Dalam catatan Surga, Golden Apel hanya akan muncul satu kali setiap triliunan tahun lamanya. Aku telah mencari Golden Apel di seluruh Semesta kecil dan besar, namun hasilnya nihil." Jelas Permaisuri.


Mendengar hal tersebut, Qin Chen berjalan mendekati dan memperhatikan semuanya. Memang itu adalah Golden Apel, dimana seorang kultivator yang mengkonsumsi Golden Apel dapat menjadi Dewa dalam sekejap.


Sebagai contoh, seorang kultivator fana mendapatkan Golden Apel, saat dia mengkonsumsi Golden Apel. Maka kekuatan yang ia dapatkan menjadi tahap Alam Surga awal.


Namun dengan Fondasi yang tidak stabil dan rapuh. Karena itu, Golden Apel juga dikenal sebagai Buah Bencana. Dimana dapat meningkatkan kekuatan secara instan menjadi bencana kultivator, dan dapat membunuh diri sendiri.


"Kenapa kamu membutuhkan Golden Apel?" Tanya Qin Chen, tentu saja Qin Chen penasaran, kenapa dia begitu ingin mendapatkan Golden Apel jika tahu dampak yang akan diterima.


"Aku membutuhkannya untuk meningkatkan kekuatanku menuju Alam besar. Ini juga demi kepentinganku dan Alam Surga, aku telah lama berhenti di setengah langkah menjadi Deity, namun Energi dalam diriku begitu padat sehingga kekuatanku dapat bersaing dengan Alam Deity Puncak."

__ADS_1


Penjelasan Permaisurinya masuk akal, namun mendapatkan Golden Apel tidaklah mudah. Jelas ini menguntungkan Qin Chen, karena dia memiliki caranya sendiri untuk mendapatkan Golden Apel.


[Harga, 999 Oktiliun Poin Tukar.]


Besar dan mengejutkan Jiwa Qin Chen. Ini pertama kalinya dia menggunakan Poin Tukar sebesar ini hanya untuk membeli satu barang saja. Karena harganya begitu Fantasi, Qin Chen ingin mendapatkan imbalan yang Fantasi.


"Aku dapat menemukan Golden Apel, namun apa yang kamu berikan padaku sebagai balasannya?" Ucap Qin Chen sedang bernegosiasi dengan Permaisurinya.


"Apapun!" Dengan jelas dan lantang mengatakan apapun di depan Qin Chen.


Mendengar pernyataan seperti ini, Qin Chen menelan tiga kali air liurnya sendiri. Tidak, jiwanya sudah tidak kuat menerima godaan ilahi seperti ini, ini seperti keindahan Ilahi tanpa tanding menyerahkan dirinya sebagai bayarannya.


Mata Qin Chen sedikit nakal, melirik kebawah ada gunung. Menggelengkan kepalanya, dia tidak boleh seperti ini, demi menempati janjinya Qin Chen akan memberikan Golden Apel.


"Baiklah, aku hanya bercanda sebelumnya. Aku hanya ingin kamu memberikan aku Wilayah untuk Sekteku saja, itu sudah lebih dari cukup." Ujar Qin Chen.


'Qin Qui, belikan aku satu Golden Apel.'


[Baik, Tuan.]


Setelah membeli Golden Apel, Qin Chen menarik tangannya dan memperlihatkan telapak tangan kanannya di depan pacarnya. Tiba-tiba cahaya kecil muncul di atasnya, menutup telapak tangan.


Permaisurinya langsung terkejut, bagaimana bisa Golden Apel berada di tangan Qin Chen. Ini seperti keajaiban, namun ini benar-benar melampaui keajaiban itu sendiri.


"Bagaimana bisa kamu memiliki Golden Apel?" Permaisuri begitu terkejut melihat semua ini, pikirannya sedikit kacau.


"Tidak sulit, dengan ini janjiku sudah aku penuhi bukan?" Balas Qin Chen.


Permaisuri tertegun, ia mengambil Golden Apel di tangan Qin Chen. Menyimpannya di dalam penyimpanan, setelah semua masalah selesai Permaisuri melihat ke arah Qin Chen dengan tatapan serius.


"Aku akan memberikan hadiah, tapi tidak sekarang. Sekarang, aku akan mengantarmu ke tempat dimana Wilayah yang bagus berada." Balas Permaisuri.

__ADS_1


Tangannya ditarik lagi keluar dari ruangan, apa yang sebenarnya di dalam ruangan itu? Sebenarnya, ada banyak harta tersembunyi di dalam sana, namun sebenarnya hanya memunculkan Golden Apel.


Permaisurinya membutuhkan Golden Apel agar di dapat menerobos Alam besar dimana dia akan di promosikan menjadi Deity. Dengan begitu, kekuatannya akan bertambah kuat puluhan kali dibandingkan sebelumnya.


Setelah keluar dari sana, mereka berdua terbang dengan kecepatan tinggi menuju dimana wilayah yang akan diberikan Permaisuri untuk Qin Chen.


***


Hamparan dataran tinggi dan hutan terpampang di sana, Qin Chen melihat semua ini di luar eksperimennya. Menara Agung, Puncak Sekte, Gunung Pedang, semuanya berimajinasi di dalam benaknya dan ingin ia buat sesuai apa yang Qin Chen bayangkan.


"Sempurna!" Ucap Qin Chen.


"Apa benar? Karena ini adalah Wilayah terluas di Alam Surga, namun penuh dengan gunung dan lain sebagainya."


"Tidak-tidak, ini sangat sempurna ... Terimakasih banyak, Xuayin." Balas Qin Chen dengan lembut.


Mendengar pujian Qin Chen, wajahnya memerah dan menundukkan kepalanya. Kadang-kadang sifatnya sering berubah, namun itulah ciri khasnya, tidak dapat di jelaskan menurut kata-kata dan hanya bisa menyaksikan secara langsung.


Qin Chen merencanakan langsung pembangunan seperti apa yang bagus, kali ini dia ingin pembangunan dilakukan oleh orang-orang di kota, dengan begitu akan ada banyak orang yang akan masuk ke dalam Sektenya.


"Xuayin ... "


"Ya, ada apa?"


"Mari kita kembali, aku telah mendapatkan rancangan Sekte. Setelah itu, aku akan mencari orang yang hebat dalam hal pembangunan." Ujar Qin Chen.


"Baiklah, aku akan mencari orang itu untuk membantumu mendirikan Sekte Abadi."


Hanya sebentar disana, karena Qin Chen telah mendapatkan banyak rancangan pembangunan. Sekaligus, tempat itu benar-benar sempurna untuk didirikan sebuah Sekte Abadi besar.


Terbang bersama menuju Istana Phoniex, Qin Chen melihat wajah Permaisuri begitu senang hari ini hanya dapat tersenyum. Sekte Abadi, Qin Chen akan memilikinya!

__ADS_1


...


*See You Again :)


__ADS_2