
[Terkonfirmasi, garis keturunan Tuan. Kaisar Iblis Qin Nan!]
Qin Chen terdiam beberapa saat kemudian mulai bergerak.
'Qin Qui, tidak, tunggu. Biarkan aku menyelesaikan masalah ini.'
"Ayah? Siapa kau?" Tanya Qin Chen.
Qin Nan tertawa, ia tidak tahu harus berkata apa lagi disana. Ayah yang ia dambakan benar-benar tidak mengingat putranya sendiri, bahkan dia saja mengingatnya meksipun terpisah jutaan tahun lamanya.
"Memang sakit mendengar perkataan seperti ini langsung oleh seseorang yang aku anggap ayah." Qin Nan sambil tertawa kecil, ia tidak senang dengan hal ini.
Tiba-tiba, Qin Nan melesat dari tempat duduknya mengarah ke arah Qin Chen. Tangan kanannya mendorong memberikan pukulan keras tepat pada perutnya.
Bang!
Terhempas!
Menghantam dinding Istana dengan tubuhnya membuat retakan besar, Qin Chen tidak melawan. Ia melihat tatapan matanya marah bercampur kesedihan mendalam mengikis hatinya yang lunak.
"Keparat! Kemana saja kau selama ini, Ayah! Apa kau melupakan kami semua, haa!" Qin Nan mengeluarkan suara keras kepada Qin Chen, nadanya mengandung kesedihan dan kebencian terhadap Qin Chen.
"Selama ini ... Selama ini kami bertahan dari kerasnya Dunia tanpa ada satupun keluarga! Aku berusaha keras menjaga mereka semua hingga dewasa, kemana saja kau! Kenapa kau datang kemari! Apa kau ingin membunuhku! Ayah! Katakan padaku, apa aku masih putramu atau tidak!"
Hembusan angin begitu besar menghantam Qin Chen, tubuhnya tidak terlihat terluka. Namun, matanya terbuka setelah menutupnya begitu lama, melihat ke arah Qin Nan yang berbicara kepadanya.
Apa kehidupanku sebelumnya menyebabkan banyak penderita? Berapa banyak lagi yang harus tersakiti! Andai ingatan ini kembali, mungkin aku dapat mengubah keadaan dan kejadian mengerikan mereka menghilang.
Qin Chen bergumam sendiri di dalam hatinya, memikirkan bahwa ingatan Qin Chen yang menghilang dan membawa banyak kesakitan bagi orang-orang yang pernah hidup dengannya di kehidupan lainnya.
Turun kebawah, Qin Chen berjalan mendekatinya. Qin Nan menggertak giginya beberapa kali, emosional miliknya terus melahap Jiwa-Jiwa-nya.
Menarik pedang dari celah langit, Pedang Iblis Neraka muncul di tangannya, emosinya meluap melepaskan serangan ke arahnya!
__ADS_1
Srash!
Menembus daging dan tulang, pedang panjang mencap tepat pada jantung. Qin Chen tidak merasakan apa-apa di tubuhnya, bahkan darah keluar begitu banyak tidak mempengaruhi kesadarannya.
Merangkul tubuh Qin Nan, Qin Chen membisikkan sesuatu padanya. "Maafkan Ayah. Ingatan Ayah menghilang dan tidak mengingat apapun, namun ayah dapat merasakan bahwa kamu adalah putra kandung ayah."
Qin Nan menggertak kesal, ia tidak dapat menahan emosi ini terus-menerus. Mendengar perkataan tersebut Qin Nan menyangkalnya karena semua itu adalah kebohongan! Benaknya.
Mendorong Qin Chen kebelakang, Qin Nan tidak percaya mendengarnya! Dalam benaknya hanya emosi yang mengendalikan dirinya, Qin Chen menyadari hal tersebut.
"Menjauhlah! Kau hanya berbicara omong kosong! Aku dapat melihat semuanya dengan jelas disini! Kau bahkan datang ke Alam Neraka untuk membunuh putramu sendiri, ayah!"
Qin Chen terdiam, dia mencabut pedang yang berada di tubuhnya. "Siapapun kamu dalam ingatan yang hilang, kamu tetaplah putra kandungku. Waktu memang menyakitkan memisahkan kebahagiaan sebelumnya, namun semuanya telah direncanakan oleh takdir dulu ...
Sekarang, takdir telah menghilang. Tidak ada lagi kesakitan dan kesedihan seperti dulu, Qin Nan. Aku sangat sulit untuk berbicara, apa aku pantas disebut Ayah? Atau tidak! Semuanya masihlah tanda tanya, aku hanya dapat melakukan apa yang seharusnya ku lakukan ...
Menjaga keluargaku yang sekarang, termasuk ibumu, istri ayah. Mereka adalah yang berarti, meksipun kehilangan nyawa sekalipun, aku akan melindungi mereka."
Qin Chen tertegun, matanya kembali serius seperti sediakala membunuh banyak musuh yang kuat!
"Ayah akan menyelamatkan, meksipun nyawa akan menjadi taruhannya! Dimana dia sekarang, ayah akan menyelamatkan!" Balas Qin Chen dengan serius.
"Dimensi Tanpa Batas, Wilayah Void Tak berujung. Pusat Alam dengan sekujur tubuh Di ikat oleh Rantai Void!" Ucap Qin Nan.
Qin Chen tidak mengetahui Dimensi tersebut, kemampuan miliknya belum dapat melihat keluar Dimensi 12 Alam Tertinggi! Ini disebabkan karena kekuatan Qin Chen masih dibatasi oleh Hukum peningkatan!
"Luar batas Alam Tertinggi! Berikan Ayah waktu beberapa tahun untuk meningkatkan kekuatan Ayah. Sekarang, Ayah belum dapat secara paksa keluar Dimensi Alam Tertinggi, setelah ayah mencapai Puncak Alam Surga, ayah dapat dengan paksa keluar Dimensi Alam Tertinggi." Balas Qin Chen.
Benar, bukan dia takut dengan musuh atau kekuatan dirinya belum cukup kuat. Melainkan, kerumitan Alam Tertinggi beserta Hukum, Aturan dan Konsepnya belum di ketahui!
Di atas Alam Tertinggi, kekuatan Supreme God seperti semut dimata para Dewa di luar Dimensi Alam Tertinggi!
"Apa aku dapat mempercayai perkataanmu, ayah!"
__ADS_1
"Surga dan Bumi menjadi saksi sumpah ayah, jika ayah melanggar. Maka ayah siap mendapatkan hukuman kesengsaraan!"
Satu jari menunjuk langit, Qin Chen bersumpah di atas Surga di bawah bumi, bahwa dia akan menepati janjinya apapun yang terjadi kedepannya!
Masalah lain berdatangan, Qin Chen semakin siap menghadapi kenyataan ini. Musuh lama di kehidupan lainnya mulai bermunculan, apa Qin Chen dapat melakukannya sendiri?
2 Ranah lagi! Setelah mencapai Puncak Alam Surga, aku dapat dipromosikan atau melepaskan diri dari Alam Surga naik ke Alam Tertinggi! Dengan begitu, aku dapat secara paksa keluar dari Alam Tertinggi dengan banyak konsekuensi!
Menjadi buronan para Dewa!
"Aku akan percaya, namun hanya 3 tahun! Tiga tahun aku memberikan waktu! Aku tahu Alam Tertinggi sangatlah sulit, ditambah di luar Dimensi Alam Tertinggi terdapat Dimensi tak terhitung jumlahnya dan tak terbatas Wilayahnya!
Para Dewa di sana jutaan bahkan miliaran kali lebih kuat dibandingkan Supreme God! Apa kamu yakin dapat mengalahkannya, Ayah!"
"Ya, ayah akan kembali membawa ibumu. Selama kamu percaya, maka ayah dapat melakukannya."
"Baiklah, aku akan memegang janjimu."
Setelah Qin Chen berhasil melepaskan pedang tersebut, Qin Chen menyembuhkan lukanya. Lalu dia kembali berbicara dengan Qin Nan di hadapannya. "Qin Nan, bisakah kau menarik mundur pasukanmu untuk tidak menyerang Alam Surga, ini adalah permintaan dari Ayah."
"Untuk apa? Alam Surga dan Alam Neraka telah lama berperang sejak pertama kali Langit dan Bumi diciptakan, aku hanya melakukan apa yang seharusnya di lakukan."
"Jika ini berlanjut, kau akan melukai adik-adikmu di Alam Surga. Ayah datang kesini untuk menghentikan perang ini, dan mengubah sejarah kedua Alam untuk berdamai. Qin Nan, ayah hanya ingin kamu berdamai dengan Alam Surga ...
Tidak ada kata merendahkan disini, ayah ingin kedamaian antara Dua Alam, dengan begitu maka Aturan kedua Alam akan semakin meningkat."
"Maaf, ayah. Untuk hal ini, aku menolaknya karena aku telah bekerja sama dengan Alam Transenden untuk menghapus keberadaan Alam Surga."
Qin Nan awalnya terkejut mendengar adik-adiknya, namun ia tahu bahwa adik kandungnya tidak ada di Alam Surga maupun Dimensi ini, melainkan Alam lainnya tengah memimpin wilayah masing-masing.
...
*See You Again :)
__ADS_1