Supreme God System 2

Supreme God System 2
Chapter 080 - Membunuh Perampok dan Pil Surgawi Yin!


__ADS_3

Alam Neraka


Ada banyak ras yang bersembunyi di dalam Neraka. Namun, Alam Neraka selalu menonjolkan ras iblis, meksipun begitu tidak menutup kemungkinan ras lainya tidak akan berdiam diri.


Iblis, Vampir, Monster, dan masih beberapa ras lagi belum diketahui. Alam Neraka merupakan pusat orang-orang yang memiliki dosa besar di Duniawi maupun Surgawi, semua Mahkluk Hidup yang berdosa akan masuk ke dalam Neraka.


Sejak pertama kali Langit dan Bumi diciptakan, Alam Neraka dan Alam Surga saling bermusuhan. Mereka saling berperang untuk mempertahankan ataupun memperebutkan kekuasaan agar Dunia benar-benar damai atau hancur.


Kaisar Iblis merupakan Penguasa Alam Neraka, sampai sekarang Penguasa Alam Neraka selalu berganti setiap jutaan tahun sekali dimana Penguasa sebelumnya telah naik ke Alam yang lebih tinggi.


Sejak Kaisar Iblis pertama menjadi Deity, Alam Neraka membuat Aliansi dengan Alam Transenden untuk menghapus keberadaan Dewa di Alam Surga, hingga sampai sekarang sudah banyak generasi berusaha melakukan tugasnya, namun tidak satupun dari mereka berhasil.


Sekarang, generasi ke-89 Kaisar Iblis telah mempersiapkan pasukan besar-besaran untuk menghapus keberadaan para Dewa di Alam Surga.


Ditempat Qin Chen berada, ia sedang berdiri di samping Du Ling Zu yang bersamaan membunuh dua perampok yang berusaha merebut bahan herbal miliknya.


Sontak hal tersebut membuat semuanya mundur kebelakang, bagaimana bisa pengelihatan mereka di alihkan dengan mudahnya. Mencoba melihat tempat awal mereka berada, perlahan tubuhnya menghilang menjadi cahaya.


"Siapa yang menyuruh kalian!" Tanya Du Ling Zu.


"Kau tidak berhak mengetahui klien kami, meksipun kau cukup kuat. Namun kami ada dua belas orang, ucapkan selamat tinggal pada Dunia ini!" Sahut salah satu orang berpakaian serba hitam.


"Sombong!"


Du Ling Zu melesat kedepan menggunakan pedang di sebelah kanannya, mengayunkan membelah Bumi menjadi dua bagian. Menghindar serangan tersebut kesamping, namun naasnya, Qin Chen tiba-tiba berada di sana dengan kepalan tangannya.


Bang!


"Kuekkkk!"


Satu mati, sisa 11 orang lagi yang masih hidup. Mereka berdua bekerja sama dengan insting masing-masing. Apa mereka akan sinkronisasi sama atau malah saling tolak belaka disana.


Dari depan, Du Ling Zu mengayunkan pedangnya kelangit, ditahan dengan tongkat emas di tangan orang tersebut. Dentuman besar menyebabkan gelombang getaran di sekitarnya.


Dari atas langit, Qin Chen turun kebawah dengan hantaman kaki kanannya ke bumi. Ledakan besar menyebabkan tanah bergerak lagi dan lagi, dua orang mati dalam sekali serangan disini.


Pemimpin tersebut mulai pucat melihat mereka berdua dapat dengan mudah mengalahkan bawahannya. "Siapa kau bocah! Tidak, di Wilayah ini tidak ada seorang bocah seperti kau memiliki kekuatan Ilahi!"

__ADS_1


Suaranya terdengar gugup, namun sebenarnya dia ketakutan. Qin Chen tersenyum tipis, ia lalu membalasnya. "Tebak, siapa aku di Neraka ini." Ujarnya.


Qin Chen kembali maju kedepan menghindari setiap serangan dari bawahannya. Kilatan dan cahaya menghujaninya, namun tidak ada satupun yang dapat mengenainya. Du Ling Zu sama halnya, namun dia menolaknya dengan menebas semuanya.


"Tinju Qi Murni!"


Bang!


"Kuekkkk!" Mata Pemimpin terbuka lebar saat kedua belas tulang rusuknya di hancurkan oleh Qin Chen sendiri.


Terhempas kebelakang menghantam pepohonan, Pemimpin perampok mengeluarkan seteguk darah dari dalam mulutnya, itu membuat semuanya menjadi lebih mudah.


"Satu tumbang, sisa hanyalah bawahan tidak berguna."


"Apa!"


"Bunuh bocah itu sekarang! Berani memprovokasikan kita, maka siap akan konsekuensinya!"


Du Ling Zu dengan cepat kehadapannya sambil membawa pedang di tangan kanannya. Menebas kepala orang yang banyak bicara sebelumnya. Seperti membelah langit, begitu baik dan sempurna tanpa suara sedikitpun.


Jatuh kebawah dengan darah muncrat ke segala tempat, Qin Chen melihat hal tersebut menghitung mereka. Dengan cepat kedepannya, tangan kanannya di kepalkan sebesar kepala.


Menjatuhkan mereka dengan beberapa kali pukulan pelan. Qin Chen tidak ingin dicurigainya, karena perjalanan miliknya masihlah jauh. "Sepertinya sudah beres, apa kamu tahu siapa mereka semua?"


"Jika melihat simbol di tangan, mereka merupakan perampok kelas tinggi yang dibawah perlindungan Istana Iblis Surgawi." Ujar Du Ling Zu.


"Apa mereka mencoba menggagalkan pembuatan Pil Surgawi Yin?"


"Mungkin saja, mengingat kedua kubu saling bermusuhan sangat lama. Pada akhirnya, Istana Iblis Surgawi menunjukkan taring untuk menyerangnya."


"Jadi begitu, baiklah. Apa kita bisa melanjutkan perjalanan menuju Wilayah Kaisar Iblis?"


"Ya."


Setelah mengalahkan para perampok kelas tinggi, mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju akademi. Sepanjang jalan hanya mengobrol biasa, hari berganti malam namun mereka tetap berjalannya di dinginnya malam.


***

__ADS_1


Paginya tiba, mereka masih dalam perjalanan. Jaraknya sangatlah jauh, mungkin membutuhkan waktu setidaknya lima hari baru sampai di perbatasan. Qin Chen tidak tidur maupun makan, ia mengimbangi Du Ling Zu sekarang ini.


Mereka berdua berhenti sejenak di bawah untuk beristirahat, Du Ling Zu beristirahat sambil meningkatkan kekuatan miliknya dengan bermeditasi. Sama halnya dengan Qin Chen, namun Qin Chen seperti orang tidur.


Namun sebelum mereka melakukannya, Qin Chen bertanya tentang berapa lama mereka akan sampai. "Du Ling Zu, berapa lama lagi untuk sampai di Wilayah Kaisar?"


"Seharusnya tinggal 4 hari lagi dari sekarang. Apa Tuan Chen buru-buru untuk kesana?"


"Tidak, aku hanya ingin cepat sampai saja. Tidak lebih dari itu."


"Baiklah, sebentar lagi kita akan melanjutkan perjalanan ini."


Setelah satu jam terlewatkan, mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju Wilayah Kaisar Iblis. Dibawah mereka ada banyak Iblis menyerang kota, tidak jelas apa motif penyerangan sekarang ini.


Melihat ada benda di leher mereka, sepertinya mereka dikendalikan oleh Kaisar Iblis melalui benda di leher tersebut.


Menuju Kota selanjutnya adalah Kota ilusi, ada banyak larangan maupun Hukum yang mengandung Sebab dan Akibat ajaib paling mengerikan di Surga dan Bumi.


Pergi dengan kecepatan tinggi, mereka berdua akhirnya telah tiba di kota ilusi. Melihat dari langit, kota tersebut seperti tidak digunakan lagi oleh penduduk Kota. Namun, itu adalah Ilusi yang dibuat oleh Hukum tersebut. "Meskipun dilihat dari sini seperti Kota terbengkalai, namun sebenarnya ada banyak cara yang masih tinggal di kota tersebut." Ucap Qin Chen yang melihat Ilusi tersebut.


"Benar, ada banyak kejadian akhir-akhir ini membuat banyak orang berpindah tempat agar tetap hidup."


"Jadi begitu, sangat masuk akal dengan alasan tersebut. Apa kita akan menginap disana? Lalu besok melanjutkan kembali perjalanan kita menuju Wilayah Kaisar."


"Ya, jika dilanjutkan sekarang. Wilayah Istana Iblis Surgawi akan menangkap kita, lebih baik pergi besok agar pengelihatan lebih jelas dan dapat bertarung jika memang."


Qin Chen mengangguk paham, mereka berdua turun kebawah. Pergi menuju penginapan untuk menginap, dan besok melanjutkan perjalanan menuju Wilayah Kaisar. Bahan-bahan herbal berada di dalam kereta, ditinggalkan karena aman.


Qin Chen dan Du Ling Zu berada di ruangan terpisah. Meksipun baru saja bertemu, mereka sudah sangat dekat dan bahkan banyak berbicara akhir-akhir ini.


Qin Chen melihat Peta Dunia melalui sistem, memang benar akan sampai 4 hari lagi. Itupun jika memang tidak mendapatkan halangan lain seperti di rampok. Sudah satu hari terlewatkan, Qin Chen memikirkan Alam Surga sekarang ini apa mereka baik-baik saja?


Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Qin Chen tidur untuk beristirahat setelah merasakan Energi Iblis masuk kedalam ruangan dimana Du Ling Zu sedang bermeditasi.


...


***See You Again :)

__ADS_1


Crazy Up**!


__ADS_2