
Istana Surga
Besoknya, Qin Chen duduk di Tahtanya dengan alisnya berdenyut beberapa kali melihat di hadapannya ada Chi Wuyao berdiri melihat Qin Chen yang tengah duduk dikelilingi tiga wanita cantik disampingnya.
'Sial! Kenapa jadi seperti ini?! Ketahuan selingkuh, dan sekarang dia datang ke Istana disaat mereka bertiga berkumpul di sampingku!'
'Tidak baik! Chi Wuyao semakin cantik dan menggoda, ini membuat beberapa aspek bergairah melihatnya saja!'
Qin Chen tidak salah pilih soal wanita, karena Chi Wuyao saat tumbuh besar lebih menggoda dibandingkan saat terakhir kali bertemu di Alam Bawah.
Sekarang, dihadapannya seorang kakak cantik membuat Qin Chen kesulitan berbicara. Jika hanya berdua, Qin Chen dapat dengan bebas berbicara dan menggodanya, namun sekarang berbeda.
Tiga istrinya mengamati Qin Chen dengan niat membunuh tersembunyi dibawah kelopak matanya.
"Tuan Chen?" Chi Wuyao bersuara memanggil Qin Chen disana, mereka bertiga langsung meliriknya.
"Benar ... Aku Qin Chen, lama tidak bertemu Iblis kecil." Qin Chen membalasnya dengan logatnya sendiri dan dengan nama yang sering Qin Chen gunakan memangilnya.
"Ah! Ternyata itu benar-benar anda ... Saat mendengar berita pernikahan Raja Surga dan Ratu Surga mengejutkan saya. Saya tidak berharap bahwa itu anda, karena tidak dapat hadir, saya mengucapkan selamat atas pernikahan anda." Chi Wuyao membungkuk memberikan selamat kepada mereka bertemu.
"Terimakasih banyak." Ucap mereka berdua bersamaan.
"Sama-sama, karena saya telah melihat anda, saya pamit undur diri. Tidak baik disini berlama-lama, jadi saya akan kembali." Pada saat itu, Chi Wuyao memutar tubuhnya dan melangkah untuk keluar.
Qin Chen terdiam beberapa saat, lalu berbicara sebelum Chi Wuyao benar-benar keluar dari Istana. "Apa kamu memikirkan perkataanku sebelumnya?" Tanya Qin Chen.
Chi Wuyao beberapa saat diam, dan berhenti. Mereka bertiga dapat melihat bahwa Chi Wuyao menahan dirinya. "Tidak ... Perkataan sebelumnya seperti mitos, hanya sebuah kenangan yang terungkap dan tidak dapat dipastikan menjadi kenyataan. Saya tidak ingin menganggu anda, jadi selamat tinggal Tuan Chen."
__ADS_1
Dia melangkah pergi meninggalkan tempat tersebut, Qin Chen tidak bergerak untuk mengejarnya. Bagaimanapun, semuanya akan baik-baik saja karena takdir bertemu dan berpisah sudah biasa.
"Apa kamu yakin tidak mengejarnya? Bagaimanapun, dia adalah wanita yang kamu miliki. Walaupun aku masih marah, namun sudahlah. Seorang Raja dapat memiliki Permaisuri dan selir, jadi aku tidak keberatan." Mu Xuayin dengan nada sedikit marah kepadanya.
"Cepat kejar sebelum terlambat, kami tidak akan marah lagi." Ucap mereka berdua mendorong Qin Chen.
"Kalian yakin? Aku dan dia hanya memiliki janji masa lalu, meskipun sekarang dia marah, dia hanya akan membenciku saja tidak kalian bertiga."
"Sudah sana jangan banyak bicara atau kami akan berubah pikiran." Balas mereka bertiga dengan kesal.
Qin Chen hanya tersenyum tipis lalu melangkah mengejarnya. Selama Qin Chen hidup di sekitar mereka, mereka tidak keberatan dengan semuanya.
Meskipun semuanya tampak seperti ini, namun Qin Chen adalah sosok tak berbentuk dan misterius bagi kehidupan dan fenomena itu sendiri.
Kehadirannya membawa kehidupan dan kekacauan, keberadaannya selalu misterius dan tak terungkap. Sehingga, dia menjadi satu-satunya Objek misterius di seluruh Alam di luar Ruang dan Waktu.
***
Saat bertemu, dia bahkan tidak mengucapkan apapun dan hanya mengatakan hal omong kosong.
"Jadi begitu ... Selama ini, aku hanya mengejar sebuah dongeng yang belum tentu itu kenyataan. Begitu ... Jadi begitu ... Semuanya terasa hampa sekarang, kenapa aku melakukan semua ini?" Gumamnya.
Chi Wuyao melangkah tanpa tujuan, dia mengambil langkah demi langkah penuh penyesalan. Aura iblisnya bocor menyebabkan beberapa orang ketakutan merasakan aura miliknya.
"Selama periode hidup dan mati, aku membongkar pasang pikiran untuk sampai disini. Bahkan mengucapkan kata apa kamu baik-baik saja, tidak ada."
Qin Chen dari kejauhan melihatnya, seluruh langit langsung Qin Chen selimuti dengan Formasi Besar untuk melindungi ketakutan bagi rakyatnya.
__ADS_1
Qin Chen menghampirinya, berjalan disampingnya membuat Chi Wuyao bingung dan diam.
"Ah! Hari di surga begitu bagus ... Apa kamu mau minum bersamaku? Aku akan membayarkan untukmu." Ucap Qin Chen dengan santainya.
Chi Wuyao diam dan tidak berbicara, mereka melangkah ke kota di lihat banyak orang-orang di sekitarnya. Bahkan, mereka semua memberikan hormat kepada Qin Chen karena dialah mereka mendapatkan berkah sejati.
Setelah beberapa waktu, mereka tiba di kedai yang menyediakan minuman terbaik di surga. Qin Chen duduk bersama Chi Wuyao disampingnya menikmati minuman tersebut berdua.
Qin Chen meliriknya yang hanya diam, dia lalu berbicara. "Selama Era Kekacauan Besar, Surga dan Bumi mengalami banyak peperangan sepanjang masa, kehidupan di dunia benar-benar dalam keadaan tidak baik."
"Saat tiba di Surga, aku mengalami hibernasi yang tertidur abadi selama 5.000 tahun lamanya di puncak gunung agung. Selama periode itu, kekuatan dari Alam Tertinggi terus menyerang Surga."
"Setelah beberapa tahun berlalu, aku baru dapat merendahkan peperangan ini dan membuat semua orang menikmati kehidupan dan fantasi surga. Negeri Fantasi bagi Dunia yang dimana hanya ada tanah yang diberkahiku." Jelas Qin Chen sambil menikmati minuman itu.
Tidak ada suara dari Chi Wuyao, Qin Chen lalu melanjutkannya. "Setelah itu, aku menikah dengan Ratu Surga karena kami telah terikat hubungan sebelum bertemu denganmu di Alam Bawah. Kami bertemu di Alam Rendah saat aku masih lemah, dan sekarang aku telah cukup kuat."
"Sementara itu, di Alam Immortal aku terikat takdir dimana menikahi wanita lain. Begitulah Takdir-ku, tidak jauh dari kata dasar-dasar pelajaran."
"Karena semuanya sudah seperti ini, aku sekarang memiliki tiga istri. Satunya adalah wanita yang aku kenal dikehidupan sebelumnya, sehingga kami bertemu kembali di sini dan berkumpul kembali."
"Walaupun begitu, ancaman besar masih menginvasi dunia dan hanya meninggalkan waktu saja. Setelah itu, perang besar akan terjadi dan menentukan kehidupan dan kematian seluruh makhluk di seluruh alam." Qin Chen menjelaskan semuanya tanpa menyembunyikan apapun lagi.
Menikmati minuman sambil duduk bersama, Chi Wuyao lalu bersuara. "Lalu, apa untungnya kamu menceritakan ini semua?"
Qin Chen terdiam, lalu sedikit tersenyum. "Tidak ada, aku hanya ingin bercerita saja ... Sekaligus mencari tahu apa kamu tentang perkataanku di Alam Bawah dulu. Apa kamu masih mengingatnya sampai sekarang?"
"Ya ... Karena itu adalah tujuan aku hidup sampai sekarang ini untuk menemukan seseorang itu. Sayangnya, saat bertemu dia mengabaikan semuanya, seolah sebelumnya hanyalah sebuah mitos yang hanya dapat dikenang." Chi Wuyao mengertak giginya saat mengatakan dia di samping orang yang dia sebutkan dalam katanya.
__ADS_1
...
*See You Again :)