
Ruangan tempat Qin Chen berada di sebut sebagai Ruang Kosong, dimana hanya ada Qin Chen sendirian disana. Tempat tersebut cukup jauh dari tempat keluarganya berada, sehingga Qin Chen tidak akan membahayakan keluarganya.
Qin Chen telah melepaskan keberadaan dirinya yang dapat mencakup jarak yang tak terbatas dalam segi pengamatan apapun. Keberadaan Qin Chen sudah cukup memancing kedatangan dewa-dewa lainnya.
Diantara langit yang kosong, Qin Chen melayang sedikit melihat ke atas. Qin Qui hanya duduk diam melihat Qin Chen sekarang ini, dan bahkan pikiran Qin Chen membuat Qin Qui terbingung-bingung.
"Laut Kekosongan begitu dingin, tempat ini cocok untuk Pertarungan panas yang akan terjadi sekarang." Qin Chen bergumam sendiri melihat sekitarnya setelah dia selesai mengamati apa yang ada di sana.
[Sebentar lagi, ada banyak Prajurit Dewa Penjaga Dimensi akan datang ke tempat Tuan berada sekarang.]
Saat pemberitahuan Qin Qui terdengar, Langit menjadi mencekam oleh Aura hebat, seolah-olah Langit telah dibawah kendali Dewa Tertinggi!
Krakk! Krakk! Krakk!
Kekosongan mengalami retakan langit di sana, hembusan kehampaan tercipta menciptakan distorsi Ruang dan Waktu.
Rumble!
Guncangan hebat membuat Qin Chen sedikit terkejut merasakan kehadiran yang hampir menyamai Supreme God!
Boom!
Sesaat setelah melihat retakan, ledakan besar menggema dan menggelegar di Langit yang mengguncang Langit dan Bumi maupun seisinya!
Qin Chen terhempas kebelakang dan dapat bertahan dari ledakan besar yang menyamai ledakan Dimensi kecil! Luka sayatan seperti pedang di sekujur lengan nya dapat terlihat, namun dengan Instan dapat dipulihkan kembali!
Sebelum Qin Chen melihat ke langit, langkah kaki di atasnya menekan Qin Chen dengan hebat! Gravitasi di sekitar Qin Chen semakin berat! Qin Chen menahan segalanya di pundaknya!
Sedikit mendongak ke atas, tiba-tiba Qin Chen melihat Prajurit dengan sayap malaikat, memiliki tubuh cukup tinggi dibandingkan Qin Chen, mata kuning keemasan cerah menatapnya dengan niat membunuh.
Prajurit Ilahi Dewa Penjaga Dimensi, Jendral Pertama Kesatria Suci, Zhu Cai Bai!
Bang!
Dentuman momentum kekuatan besar yang menguasai ribuan Multi Langit maupun Dimensi terkecil terpancar keluar menekan Qin Chen yang hanya menguasai beberapa Alam Semesta yang ada!
"Qin Chen ... Atas nama Jendral Pertama Kesatria Suci, Zhu Cai Bai. Menyerah lah, dan serahkan nyawamu hidup atau mati padaku dan kau dapat masuk kedalam penjara tanpa batas selamanya denganku tenang." Zhu Cai Bai berbicara dengan tenang kepada Qin Chen tanpa beban sedikitpun.
__ADS_1
Qin Chen yang mendengar hal tersebut lalu menanggapinya. "Percuma saja, sekalipun kau Dewa Tertinggi di hadapanku, aku tidak akan tunduk dan menyerah pada siapapun. Sekarang, majulah dan jangan banyak bicara!"
Qin Chen membalasnya dengan nada yang terdengar kesal mendengar perkataan Zhu Cai Bai sebelumnya. Di kekosongan, momentum Zhu Cai Bai membesar dan memberikan Gravitasi semakin berat.
Duarr!
Langit yang Qin Chen injak kini hancur berkeping-keping, celah Kekosongan terlihat jelas di bawah sana. Siapapun yang masuk ke dalam, maka tidak akan ada yang dapat selamat dari kekuatan Ruang dan Waktu Mutlak ini!
"Mahkluk begitu bodoh hingga menentang aturan Dunia dan membuat Dewa Penjaga Dimensi murka atas tindakan yang kau buat sekarang ini."
Qin Chen menggerakkan sedikit kakinya.
Bang!
Krakk!
Kedua momentum kekuasaan saling bertabrakan dan menciptakan retakan kekosongan. Qin Chen melepaskan Domain Dewa miliknya, Domain tersebut mencakup satu daerah berbeda maupun sama.
Gravitasi yang sebelumnya menekan Qin Chen, kini dia terlepas dari Gravitasi tersebut. Manipulasi Gravitasi telah di musnahkan oleh Qin Chen seorang.
Bang!
Sekali lagi momentum kekuatan Qin Chen dapat dirasakan oleh orang-orang yang berada jauh kisaran Ratusan bahkan kelipatan begitu besar kecepatan cahaya dari tempat Qin Chen berada sekarang.
Swushh!
Kedua sosok keberadaan Tertinggi melesat melebihi Ruang dan Waktu saling bertemu di titik keluar mereka berdua dan memberikan pukulan penuh energi besar mengalir dari dalam dirinya!
Qin Chen dam Zhu Cai Bai bertemu, dan kedua tangan saling membentur menciptakan badai distorsi Ruang dan Waktu yang dapat menghancurkan era dan keberadaan mahkluk hidup yang ada di sekitarnya!
"Kau cukup hebat disini, namun pengalamanku selama jutaan tahun lebih tinggi dibandingkan siapapun di Dunia ini!" Zhu Cai Bai berbicara dengan nada dingin dan sakan mengancam Qin Chen agar tidak menang.
"Jangan banyak bicara, aku atau kau yang mati sekarang!"
"Sangat menarik!" Balasnya dengan penuh kegembiraan begitu dalam mendengar perkataan Qin Chen.
Mereka berdua melesat menghilang dari pandangan setelah memberikan dentuman besar yang menghempaskan segalanya!
__ADS_1
Di segala tempat, mereka berdua tidak terlihat sampai tiba-tiba dimana mereka berdua meluncur seperti roket!
Swushh!
Serangan kasar terlepas menyerang Zhu Cai Bai! Sama halnya dengan Zhu Cai Bai yang menyerang Qin Chen. Begitu kasar, namun begitu mengagumkan!
Kilatan cahaya dan kilauan cahaya saling menyerang satu sama lainnya. Dari tempat Qin Chen membawa bayangan Kaisar Naga yang melegenda kuno, dan Zhu Cai Bai membawa bayangan manusia dengan banyak tangan di belakangnya!
Berseteru!
Boom! Boom! Boom!
Tidak dapat dihindarkan serangan mereka berdua benar-benar mengabaikan Ruang dan Waktu, tempat, maupun keberadaan di sekitarnya! Siapapun yang terlibat akan masuk ke dalam kekacauan Abadi tak berujung!
Qin Chen terlempar jauh kebelakang akibat ledakan besar ini. Awalnya tampak gelombang ledakan membentuk lingkaran sempurna di langit yang terus membesar dan menciptakan warna ungu, hitam dan kuning begitu sempurna!
Di bawah ledakan besar menyebabkan kehancuran besar-besaran, material langit dan materi lenyap tanpa bekas sedikit di hadapan Qin Chen! Semuanya telah di eliminasi dengan sekali serangan!
Ledakan tersebut mulai redup dengan percikan-percikan menyerupai listrik dapat terlihat disana. Perlahan mengecil dan seketika menghilang dari pandangan mata mereka semua!
Qin Chen dan Zhu Cai Bai saling menatap satu sama lainnya, mereka memberikan isyarat yang berbeda-beda namun semuanya tertuju pada satu titik ketentuan yaitu, menang atau kalah!
Siapa yang akan menjadi pecundang dan siapa yang akan menjadi pemenang!
"Qin Chen, tak menyangka kekuatan yang kau miliki sangat mengesankan. Namun jangan salah sangka, aku sebelumnya belum serius menghadapi kekuatan tersebut." Zhu Cai Bai memuji kekuatan Qin Chen, walaupun begitu bekas luka di tangannya dapat terlihat jelas bahwa dia terluka.
Qin Chen tertawa menanggapi hal tersebut dan membalasnya. "Begitukah? Maka, mari kita lanjutkan!" Dengan nada sombong membalasnya, ini menjadi titik awal kemurkaan Sang Jendral Pertama Kesatria Suci Zhu Cai Bai!
Wajahnya menjadi masam setelah mendengar balasan dari Qin Chen, dia sedikit menunduk menatap Qin Chen dengan tajam. Mangsanya telah terkunci dan tidak akan dilepaskan begitu mudah meskipun banyak musuh yang menghadang!
"Qin Chen, matilah!"
***
*See You Again :)
satu dulu, besok atau lusanya baru seperti biasa 🙏🙏
__ADS_1