
Agenda hari ini urusan daftar ulang. Untung ada Fitri yang duluan mengijakkan kaki di kota ini. Satu keuntungan buatku, karena dengan berbaik hati dia mau menemaniku urusan daftar ulang.
Sepanjang perjalanan kami hampir ga ada diamnya. Teman baru dan cerita baru sambil berjalan santai tanpa terasa kami sudah sampai.
"Kampus yang cukup luas dan gedung yang lumayan megah. Suasana yang sangat asri dengan pepohonan yang besar dan rindang membuat suasana menjadi adem di tengah teriknya matahari.
"Mau daftar ulang juga??? sapa seseorang yang sama sekali aku tidak kenal.
"iya" jawabku singkat dan senyum seadanya
"duluan yagh... " sambil aku menghindar karna memang aku ga begitu bisa terlalu basa basi dengan orang yang belum aku kenal.
Kesannya sie sombong tapi memang itulah aku. Kesan pertama yang mungkin orang lain tidak suka.
***
Urusan daftar ulang selesai, aku dan Fitri memang rencana ga langsung pulang. Berhubung ada teman ahirnya kami menyusuri jalanan kampus yang sambil mengamati gedung-gedungnya. Itung-itung pengenalan lingkungan lah.
Tanpa kami sadari jalan lumayan jauh, karna kaki juga rasanya lumayan pegal. Tapi terbayarkan dengan pemandangan yang sangat luar biasa.
Hamparan laut biru yang sangat indah menjadi santapan mata saat berada di bagian depan kampus yang merupakan daerah ketinggian.
"kalo begini bakalan betah nie" gumamku dalam hati...
Suka dengan alam, itulah aku.
__ADS_1
***
Sambil duduk santai kami masih bermalas-malasan beranjak untuk melanjutkan perjalanan.
"kamu suka laut juga Nin?" Fitri
"bangettt... pokoknya yang berbau alam bikin betah sebetah-betahnya" jawabku antusias
"berarti nanti bisa ikutan Mapala dong" (mahasiswa pecinta alam) salah satu kelompok kegiatan mahasiswa.
"liat ntar dehhh" aku sedikit ragu.
Tujuan utama Kuliah, kalo ikutan yang gitu-gitu masalahnya pasti butuh dana kalo ada acara-acara dan untuk saat ini memang harus benar-benar perhitungan, karna kondisi keuangan ortu masih belum begitu membaik.
"boleh, kita masih banyak waktu disini untuk menikti suasana indah ini" sambil aku beranjak dari dudukku.
Beragam wajah manusia kami lewati. Berbagai gaya dan yang pasti beraneka ragam budaya yang berbeda. Ada yang serius, bercanda, dan ga sedikit memandangi kami yang sedang berjalan, bahkan ada yang usil juga menggoda. Mungkin beberapa menyadari kalau kami penghuni baru di kampus ini.
***
Ibu dan ibu kosku masih duduk santai dengan secangkir teh dan camilannya saat aku dan Fitri sampai di kos.
"Gimana urusannya, sudah beres, ada yang kurang ga berkasnya?" tanya ibu ngeborong butuh jawaban.
"udah beres bu...tinggal tunggu jadwal aja buat acara orientasi kampus.
__ADS_1
"ya dah, makan dulu gih. Ibu udah beliin buat makan siang"
"mau mandi dulu bu, gerah baget"
Ibu hanya mengiyakan jawabanku.
Fitri yang juga keliatan capek langsung masuk ke kamarnya setelah ijin kekamar dulu sama ibu dan ibu kos.
***
Capek rasanya kaki dengan perjalanan keliling kampus yang lumayan menguras tenaga juga.
"hari-hari ku akan seperti ini"
"kampus-kosan-dan lainnya"
"mudah-mudahan semua bisa terlewati"
aku mulai bicara dalam hati, mengingat kondisiku kuliah dengan keadaan yang tidak mendukung.
Ada ketakutan "apakah nanti akan bisa melewati hari demi hari dengan sebatang kara di kota yang asing ini???"
"apakah nanti dukungan materi dari orang tua akan lancar???"
Banyak hal yang terngiang di benakku sambil berbaring dengan mata terpejam...
__ADS_1