Takdir Cinta Nina

Takdir Cinta Nina
curahan hati


__ADS_3

Gila yahhh, baru kenal beberapa hari, ketemunya juga masih bisa dihitung dengan jari, tapi sudah menimbulkan keadaan yang tidak mengenakkan. Di luar nalar sebenarnya. Masalahnya dimana, masahnya apa, aku sendiri ga tau apa.


"Na, kemaren malam pulang sama siapa?"


"Sama kak Rizon" jawabku singkat


"Kayaknya tuh anak suka deh sama kamu???" Tambah Endah mulai menggoda.


"Jangan ngaco kamu"


"Beneran... kamu ga merasa dari sikapnya ke kamu tuh beda banget. Apalagi pas acara di kandang, bela-belain lohhh nemenin kamu. Pas aku bilang kamu lagi sakit dan lagi diantar sama kak Ayu, dia kuatir banget dan langsung ninggalin acara." Jelas Endah panjang lebar tanpa kuminta.


"Terus kenapa aku ninggalin kamu dan berangkat duluan itu juga dia yang minta, ga percaya??? Lihat nie chat dari dia"


"Endah, ntr kk mau brangkat bareng Nina, kamu ntr di jemput sama Hery ya...


nanti kk suruh jemput sama Hery...


thx yaghhh😁😁😁"


Antara senang dan bingung dengan apa yang terjadi benar-benar ga ngerti. Satu sisi sikap awalnya yang manis, perhatian, chat itu, dan sikap dinginya waktu mengantarkanku pulang.


"apa arti semuanya" geramku dalam hati.


***

__ADS_1


Apapun itu, kembali kurenungi tujuanku datang ke kota ini. Berusaha menepis segala fikiran-fikiran yang akan merusak moodku.


"ting" getaran hp diatas meja tandanya ada pesan masuk.


"adek"


Hanya kata itu, dari nomor tak bernama. Sembari aku ngecek foto profile dan status


"bukankah itu roti coklat yang kemarin dia kasi. Itu kejadian kemarin" fikirku membaca status "smoga lekas sembuh"


Dan sudah kupastikan itu adalah kak Rizon. dan yang pasti Endah adalah biangnya memberikan nomorku padanya.


Dengan sedikit ragu aku membalas chat nya.


me : *i**ya kak*


me : gpp kak, Nina juga minta maaf ya


R-b : kakak yang slh, ga tau kmrn kok emosi.


me : emang emosi kenapa kak? kk lagi ada masalah.tau gitu kan kemarin ga usah nganter pulang. kk berantem yaghh???


Aku berfikir mungkin dia berantem sama kak Ayu karna mengantarkan aku pulang? Kalo emang seperti itu ngapain dia maksa buat nganter. Hp ku kembali bergetar


R-b : iya dek, lagi berantam sama hati... kk pusing bener2 nyesel... smua diluar kendali

__ADS_1


me: yang sabar kak, smua pasti ada jalan keluarnya... minta maaf yagh uda mengacau diantara kalian.🙏🙏🙏


Balasku merasa bersalah. Fix mereka (kak Rizon dan kak Ayu) berantem dan mungkin itu ga lain adalah karena aku.


R-b : diantara kalian???


Hanya itu isi chat nya. Dan aku bingung mau balas apa.


Sementara itu aku mengingat ada cucian di kamar mandi yang sudah aku rendam dan dengan segera aku menuju kamar mandi (anak kos apa-apa harus sendiri)


Hari ini memang di niatin buat nge BaBu, karena pasti mulai senin besok perkuliahan pasti sudah padat. Belum lagi bakalan ada praktikum. Endah yang tampak santai memanggilku yang masih sibuk dikamar mandi.


"ada telpon" teriaknya dari pintu depan.


"kak Rizon nie" lanjutnya


"bilang nanti aku telpon balik, lagi nanggung"


Sie bawel Endah pun berlalu dengan telponnya.


"mau apa dia, pake acara nelpon segala...ahhh palingan juga mau curhat." fikirku sambil tetap dengan urusan kamar mandi.


***


Ga terasa hampir 2 jam aku berurusan sama yang namnya bersih-bersih dan ahirnya kelar. Rasanya enteng dan lega setelah semua bersih dan akupun langsung membersihkan diri dengan mandi.

__ADS_1


***


Capek melanda dan rasanya enak setelah aku merebahkan tubuh. dan tanpa aku sadari terlelap dalam tidur.


__ADS_2