
Pagi-pagi sekali gerbang sudah digedor sama yang namanya Yani, gadis gendut lucu dan penuh percaya diri yang asalnya sama denganku tapi sudah beda kabupaten.
Saat itu aku sedang membenarkan tali sepatu di depan kamar, jadi belum sempat rame aku sudah membukakan pintu gerbang untuknya.
"Endah belum bangun" ucapnya seraya menuju pintu kamar Endah yang masih tertutup. Dan tiba-tiba Yani kaget karna sosok Endah langsung membuka pintunya.
"kirain belum bangun"
"udahhh lahh, lagi semangat nehhh"
"tau lahhh yang pengen cepat ngeliat kecengan" balas Yani mencibir
"tauu aja dirimu,,,hayo brangkat"
"mami, brangkat dulu yaghhh" pamitku sambil teriak kearah rumah mami yang sudah bangun sejak subuh tadi.
"iyaaa sayang, hati-hati...yang semangat yaghhh"
"siappp mami"
Kami pun berlalu sembari menutup gerbang lagi.
Pagi yang lumayan dingin, melangkahkan kaki dengan semangat pagi.
Gedung jurusan sudah lumayan ramai dengan teman-teman seangkatan, beserta panitia yang sedang bersiap-siap.
"udah siap semangat hari ini" tiba-tiba suara disampingku lumayan mengejutkan.
"ehhh kakak, bikin kaget aja" yang ternyata adalah Rizon dengan santainya.
__ADS_1
"kakak panitia juga? jangan galak-galak yaghhh!!!"
"ga ada galak galak, ini cuma acara keakrapan aja kok" jawabnya sambil tersenyum nyengir membalas ucapanku.
"udah pada ngumpul tuhhh, sana gih'' suruhnya seraya berjalan beriringan.
***
Panitia membacakan agenda kegitan hari ini. Dari rangkaian acara lumayan asik. benar kata kak Rizon ini cuma sekedar pengenalan jurusan dan keakraban dengan kakak tingkat.
Dimulai dari pembukaan dan deretan yang masih dalam ceramah dari bebagai petinggi dijurusanku.
Tepat jam 10 kami diarahkan menuju kandang, dimana tempat itu merupakan wadah untuk tempat penelitian.
namanya kadanga dalam fikiranku tempatnya bau dan kotor tapi ternyata diluar apa yang aku bayangkan.
Luas, teduh oleh pepohonan yang besar-besar, yang pasti indah, tepatnya aku betah berlama-lama di tempat itu. Dan tiba-tiba...
"kamu kenapa???Novi teman satu kelompok denganku langsung menahanku, di ikuti pasangan mata yang serentak menoleh ke arahku. Belum bisa menjawab pertanyaan Novi, Kak Ayu sebagai salah satu panitia memapahku menuju ruangan yang dinamakan base camp nya anak-anak peternakan.
" kamu belum sarapan yagh" tanyanya langsung.
"udah kak, cuma ga tau nie tiba-tiba kok sakit banget.
"muka kamu pucat, masih kuat? sembari menyerahkan botol air mineral buatku.
"makasi kak..."
"Ya udah kamu istrahat di sini dulu. kalo rasa-rasa ga kuat kasi tau yahhh. kakak mau cek kesana dulu."
__ADS_1
"iya kak" balasku seraya kak Ayu meninggalkanku.
Masih menahan sakit yang luar biasa sambil menutup mata aku berbaring, berharap sakitnya mereda.
"Kenapa harus sakit sekarang siee..."
"Pasti karna kamu ga disiplin" jawab seseorang yang mungkin mendengar ritihan kecilku.
Suara itu ga asing di telingaku.sontak aku langsung membuka mata.
"Kakak... kok di sini?"
"Tadi kak Ayu ngasi tau kalo ada anak baru yang sakit, trus kakak lihat-lihat adek ga ada diantara teman-temannya. Makanya langsung kesini"
"Adek???langsung kesini???
"Maksudnya???"
Ada rasa duggg di dada mendengar kata-kata kak Rizon barusan, entah apa makna dibalik perhatian itu yang pasti aku ga mau terlalu ge-er karna ujungnya nanti ga enak.
"Kok bengong? Ga suka kakak di sini?"
"Hhmmm ga kok kak, cuma di sana kan kakak juga ada tugas."
"Ada banyak orang kok disana" jelasnya sembari membenahi duduk bersandar di tembok.
"Nie ada makanan kecil, palingan kamu tadi ga sarapan yah? Seraya menyodorkan sebungkus roti padaku.
"Ga kok kak, tadi udah sarapan, cuma mungkin capek aja. Beberapa hari terahir ini kan lumayan menguras tenaga. Nina sering kalo kcapean pasti ulu hatinya suka sakit" jelasku tanpa diminta.
__ADS_1
" ya udah, pejamin aja matanya biar nanti bisa lanjut ikut kegiatan"
antara bahagia di perhatikan dan takut kalo jadinya baper kututup mata tapi tidak tidur.