Takdir Cinta Pengacara Tampan

Takdir Cinta Pengacara Tampan
Episode 13


__ADS_3

Nares pun berdecak melihat istri kecilnya itu, sudah berapa lama ia tidur di sofa dengan tv yang masih nyala.


Tak lama Nares pun mulai mencari keberadaan ponsel miliknya, ia mulai mencari di kamarnya yang mulai sejak semalam sudah ditempati oleh orang asing.


Eh ralat, bukan orang asing, namun orang asing yang sudah menjadi istri sirinya itu. Sudah mencarinya di kamar, namun tak menemukan ponselnya itu, Nares pun mencoba mencarinya di ruang tv.


Disaat Nares tengah asik mencari ponselnya di laci yang ada di ruangan tersebut, tiba-tiba Zoya terbangun dari tidurnya, karena terusik oleh suara yang ditimbulkan boleh Nares.


Disaat Zoya membuka matanya, ia dikejutkan oleh keberadaan Nares dihadapannya, yang seperti sedang mencari sesuatu di kolong sofa tempat ia tiduri.


"Kakak, kakak sedang apa?" tanya Zoya.


Mendengar suara Zoya, seketika Nares berhenti mencari ponselnya di kolong sofa.


"Kamu sudah bangun?" Bukannya menjawab, justru Nares balik bertanya kepada Zoya, dan hanya di jawab anggukan oleh Zoya.


"Aku sedang mencari ponselku yang kemarin tertinggal disini, tapi aku lupa menaruh nya dimana. Padahal aku sudah mencari dikamar dan dimana-mana tapi tetap tidak ketemu," ucap Nares, Nares pun kembali mencari ponsel miliknya, kali ini ia mencari di laci nakas yang ada di samping sofa.


"Ponsel," gumam Zoya, yang tidak bisa di dengar oleh Nares yang berada di sampingnya.

__ADS_1


Seketika ingatannya kembali pada malam hari, waktu ia menonton drama kesukaannya, ia tak sengaja melihat sebuah ponsel di atas nakas.


Zoya pun mengambil ponsel itu, dan mencoba untuk menghidupkannya, siapa tau ponselnya mati, pikirnya.


Ia pun menekan tombol on yang ada di samping, seketika ponsel itu menyala, yang artinya ponsel itu masih berfungsi dan tidak mati, apalagi baterai nya masih penuh.


Pada saat menghidupkan ponsel, Zoya melihat gambar wallpaper yang ada di ponsel itu, digambar itu adalah seorang wanita cantik yang ayu memakai hijab, dengan wajah yang natural dengan senyum yang sangat manis.


Zoya yakin wanita tersebut adalah istri sah dari suami sirinya itu, pantas saja Nares sangat jatuh cinta pada istri pertamanya itu, orangnya saja sudah cantik apalagi hatinya.


Seketika Zoya merasa bersalah sudah hadir di tengah-tengah keluarga yang sangat harmonis ini.


Setelah mengingatnya, Zoya pun langsung pergi ke kamarnya dan mengambil ponsel milik Nares yang ia taruh di laci lemari.


Setelah mengambilnya ia pun keluar dan menemui suaminya itu, di sana ia melihat bahwa suami sirinya itu tengah duduk di sofa, serta memejamkan matanya, lalu tangannya di lipat di dada.


"Kak," panggil Zoya, setelah berada di hadapan Nares.


Mendengar suara Zoya yang tengah memanggilnya, Nares pun membuka matanya dan melihat ke arah Zoya yang sedang menyodorkan sebuah ponsel ke arahnya.

__ADS_1


"Ini kan ponselku, darimana kamu menemukannya?" tanya Nares, setelah mengambil ponsel miliknya.


"Maaf ka, sebenarnya semalam aku tidak sengaja melihat ponsel ini ada di atas nakas. Yasudah kau ambil dan aku taruh di laci lemari yang ada di kamar," jawab Zoya.


"Yasudah kalau begitu terima kasih."


"Tapi maaf ka sebelumnya, pasti foto yang dijadikan wallpaper, pasti itu istrinya kakak ya? Maaf, bukan maksudnya aku lancang membuka ponsel Kakak, kau hanya ingin memastikan apakah ponsel itu masih hidup atau tidak, jadi yasudah aku menyalakannya dan tidak sengaja melihat wallpaper," jelas Zoya dengan panjang lebar.


"Tapi benar ko aku hanya melihat wallpaper yang ada di ponsel kakak, selebihnya aku tidak lihat," jelasnya lagi.


"Ya, dia memang istriku, tak apa. Yasudah aku harus bekerja."


"Oh ya, aku sudah memesankan kamu makanan, kamu belum makan, kan?"


"Iya ka, terima kasih," jawabannya.


"Yasudah kalau begitu aku pergi dulu, assalamu'alaikum," ucap Nares.


"Wa'alaikum salam," jawab Zoya.

__ADS_1


__ADS_2