
Zoya dan mamahnya hanya diberitahukan negara tempat tinggalnya, dan juga sebuah foto yang ia duga adalah ayah kandungnya.
Lantaran di foto tersebut adalah seorang pria yang usianya mungkin 30thn, pria tersebut begitu mirip dengan dirinya, apalagi matanya sama-sama berwarna biru, dan rambut sama-sama berwarna coklat keemasan.
Ia dan mamahnya terkejut, setelah mendengar perkataan sang Daddy, bahwasanya sang ayah kandungnya yang sudah melecehkan mamahnya itu sempat ingin bertanggung jawab pada sang mamah, setelah satu Minggu kejadian buruk yang dialami sang mamah.
Namun naas pada saat ia berada di pesawat yang tengah menuju ke Indonesia terjadi kecelakaan, sehingga pesawat yang ditumpangi terjatuh ke dasar laut.
Setelah mendengar penjelasannya dari sang Daddy, Zoya tak lagi penasaran dengan ayah kandungnya.
Dan ia sudah mengikhlaskan apa yang telah terjadi dengan dirinya dan juga mamahnya, yang terpenting ialah, dirinya masih bisa bersama dengan mamahnya dan juga Daddy nya, meskipun bukan Daddy kandung.
Namun kebahagiaan itu tak berakhir lama, disaat ia kembali ke Indonesia. Setelah lulus dari sekolah menengah atas di USA.
__ADS_1
Ya, sang Daddy memang menyuruhnya untuk sekolah di luar negri pada saat ia masuk ke sekolah menengah pertama, dikarenakan sang Oma nya ingin ia tetap berada di USA, menemaninya di usia senja, apalagi semenjak kehilangan sang suami, Omanya memilih untuk tetap tinggal di rumah mereka yang berada di USA.
Namun sayang pada saat dua Minggu dirinya menuju ujian kelulusan, Oma nya sudah tiada, dikarenakan sakit yang selama ini diderita.
Jadi sebab itulah, ia tinggal sendiri di USA. Dan hanya ditemani oleh salah satu pelayan dan juga satu orang supir, yang memang ditugaskan untuk menjaga Zoya oleh sang Daddy.
Beberapa hari setelah ia kembali dari USA, ia dikejutkan dengan kabar bahwa kedua orangtuanya beserta sang adik laki-lakinya mengalami kecelakaan, setelah pulang dari acara pesta yang mereka hadiri.
Dan dari situlah awal mula penderitaan Zoya di muali, ia di usir dari rumah yang dulu ia tempati bersama keluarganya, oleh sang paman dan juga istri beserta anak mereka.
Dan yang lebih parahnya lagi, ia dijual oleh pamannya dengan alasan untuk membayar hutang sang paman.
Kembali ke Nares dan Zoya.
__ADS_1
Setelah menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya kepada semua orang yang ada di sana, tidak lantas menghentikan pernikahan antara dirinya dan juga Nares.
"Kami termasuk saya pribadi, cukup prihatin atas apa yang nak Zoya alami. Namun maaf, kami tidak bisa menghentikan pernikahan ini, karena kami tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Selepas salah atau tidaknya, dan kami tidak ingin orang-orang akan menganggap jika kami tidak menikahkan kalian, kami takutnya orang lain akan melakukan perbuatan zina tanpa rasa takut. Dikarenakan kami tidak bertindak dengan tegas, karena pernah memaafkan kalian tanpa ada pertanggung jawaban dari kalian," jelas pak RT.
Nares dan Zoya pun sama-sama menghela nafas mereka dalam-dalam.
"Baiklah jika memang harus seperti itu, saya siap menikah dengannya," ucap Nares dengan sungguh-sungguh.
"Baik, tapi sebelum itu. Apa saya boleh tau nama ibu kandung anda nak Zoya?" Tanya pak Budi.
"Naman mamah saya, ialah Anggi Anggraini."
"Baik, kalau begitu apakah anda siap nak..."
__ADS_1
"Nareswara Syahputra," jawab Nares, memberitahukan nama lengkapnya.