Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Ternyata Hanya........


__ADS_3

Nathan terkejut ketika wajahnya di basahi oleh percikan air es, pria itu membuka matanya tiba-tiba dan membeku ketika dia sadar kalau Nala berdiri di depannya dengan kesal..


''Nala....''


''Mengapa kau tidur di sofa...astaga, aku sedang lelah jadi..kau menambah pekerjaanmu saja..''


''Amanda....''


''Amanda sudah tidur di kamarnya, bukankah kau mengantarnya tadi....ingatanmu parah...''


Nala melangkah begitu saja meninggalkan Nathan yang membeku di tempatnya....bukankah dia dan Amanda mereka tidur bersama..bagaimana mungkin malah sekarang dia tidur di sofa..?


Ingatan Nathan terbang pada kejadian semalam, ketika ia habis mengantar Amanda...dia lelah dan melangkah ke dalam rumah lalu berbaring sambil memainkan ponselnya..dia berada di sofa....apakah semua kejadian itu hanyalah mimpi baginya...??


Hanya Mimpi......?


Nathan mengerang kesal tentu saja..ia berharap kalau kejadian itu nyata malah mimpi...? Pria itu mengusap wajahnya dengan kasar lalu memejamkan matanya..bagaimana mungkin itu hanya mimpi...?


Nathan lalu bangkit berdiri dan melangkah menuju kamar,....


dan mengunci dirinya disana..


***********


Sementara...


Amanda duduk di kamarnya sekali lagi dia menatap ponselnya, terutama pesan yang di kirim Arron semalam..


''Kau di pecat...''ucap Amanda dengan nada sedih...


Di liriknya jam di tangannya dan menghela nafas....ini sudah tengah malam...mengapa hatinya menjadi tidak tenang sekarang, dia sendiri dirumah dan semua keluarganya sedang berada di Hotel....apa yang harus di lakukan Amanda....?


Mengapa Arron harus memecatnya, astaga dia kejam sekali.....


Amanda lalu berbaring kembali di ranjang dan memejamkan matanya....mencoba untuk melupakan semua isi chat Arron..yang membuatnya tak bisa tidur...apakah karna ia meminta Nala untuk menggantikannya di Cafe karna itu Arron marah...?


ah....lebih baik tidur saja...


************


Pagi harinya..


Amanda sudah bergerak turun dari lift dan melangkah terburu-buru menuju halaman rumah dan menuju kediaman Nala...disana sudah ada Nathan yang baru saja keluar..


Mereka berpapasan...


''Nathan....''


Nathan membeku..mimpi itu mengapa terasa nyata...bahkan setiap detiknya dia masih mengingat dengan jelas semua sentuhannya di tubuh Amanda..mengapa malah sekarang dia menjadi menyesal sendiri...mengapa itu tidak nyata..


''Amanda...''


''Dimana Nala....''


''Ada di dalam..dia baru saja bersiap..''


''Baiklah..terimakasih infonya Nathan...''ucap Amanda tersenyum dan melangkah melewati Nathan begitu saja..


Pria itu membalikan tubuhnya dan masih sempat mencium aroma harum yang membuatnya candu dari tubuh Amanda..gila..gadis ini terlalu indah..


Sementara Amanda langsung berlari ke kamar Nala dan menyadari Nala sedang bersiap..


''Nala..selamat pagi..''


''Hai...Amanda...''sapa Nala dengan hangat..


''Yah......aku kemari karna ingin mengatakan sesuatu kepadamu..''


Nala mengangguk..

__ADS_1


''Katakan........''


''Jadi aku akan kembali ke cafe...apa kau tidak keberatan,..''ucap Amanda dengan sedikit senyum..


Hening...


Nala kemudian tertawa lega..


''Yes....aku tidak harus melihat pria es itu kan..dia sangat kasar...aku tak cocok bekerja dengannya...jadi aku putuskan untuk....memintamu kembali bekerja..aku bahkan berkelahi dengan pelanggan.''ucap Nala kesal..


''Hahaha...astaga kau melakukannya..''


''Yah..dan Arron marah sekali, meski dia tidak menunjukan kekerasan padaku, tapi dia diam sepanjang hari...dan pada akhirnya aku mendapat hukuman untuk membersihkan cafe...''


Keduanya tertawa.....


''Arron memang pria yang sabar..''


''Tapi aku tak tahan..rasanya aku ingin...''


''Please....jangan...''ucap Amanda memohon..


Nala menyipitlan matanya...


''Apa kau menyukai Arron..''


Amanda berdehem..


''Akku...sebenarnya...''


''Cinta bertepuk sebelah tangan, atau jangan-jangan dia belum sadar akan perasaannya..''tebak Nala..


''Ssst...hentikan Nala...tidak benar..aku tak pernah..''


''Aku mengerti sekarang...bagaimana kalau aku membantumu mendapatkan cintanya.''ucap Nala..


Amanda mengigit bibirnya..


''Baiklah.....aku akan mendukungmu...''ucap Nala tersenyum..


''Aku harus pergi ke sekolah Nala...lalu aku akan langsung ke Cafe..''


''Tapi ini hari libur...mengapa kau mau ke sekolah..''


''Apa...''jerit Amanda tidak terima...


******************


Cafe....


Arron baru saja turun dari tangga dan terkejut melihat Amanda mendatanginya....pria itu bersedekap, sedikit gugup awalnya...


''Arron...''


''Amanda......'' seru keduanya bersamaan..


''Ehem......Amanda, apa kau mau memesan sesuatu..silahkan duduk..''ucap Arron terlihat dingin..


Hari masih pagi..Cafe belum buka, karna memang masih terlalu pagi...Amanda menatap mata Arron....


''Apakah kau serius dengan isi chatmu padaku..''


''Duduklah dulu...mau minum apa..biar aku pesankan..''ucap Arron lembut..


Amanda akhrinya menyerah lalu duduk di salah satu sofa...dan mencari menu..


''Aku ingin beberapa minuman dingin, dan roti panggang...''


''Minuman dingin sepagi ini..''ucap Arron mengambil segelas susu hangat dan roti..membawanya pada Amanda yang sedang duduk..

__ADS_1


Gadis itu menatap tersinggung...


''Mengapa kau membawa apa yang tidak aku sukai..mengapa tidak bertanya dulu..''


Hening.......


Arron menatap segelas susu hangat dan roti...lalu tersenyum..


''Karna aku ingin kau mendapatkan yang terbaik bagimu, dan bukan hanya keinginanmu yang pada akhirnya membuatmu sakit...seperti minum es...bukankah terlalu pagi..''


''Sayangnya Versi terbaikmu dan aku berbeda,...aku sudah cukup mendapat kasih sayang dari Daddyku dan kakak lelaki jadi aku tak butuh perhatian kekanakan seperti ini...aah...aku lupa kau sahabat kakakku jadi kau adalah kakak bagiku bukan...'' tanya Amanda dengan mata berkaca-kaca..


Hening lagi..


Arron membeku melihat airmata yang menumpuk di mata Amanda...pria itu memalingkan wajahnya..pesona Amanda terlalu kuat untuk dia tolak..


''Kenyataan akan lebih menyakitkan bukan..Amanda...di mataku kau tetaplah seorang gadis kecil...aku minta maaf..''


''Tidak.....mengapa kau minta maaf....segelas susu dan roti ini sangat enak..kebetulan aku belum sarapan,..jadi terimakasih..''


Amanda mengambil roti dan mulai makan tanpa bicara lalu menghabiskan segelas susu yang di berikan Arron kepadanya...hatinya sakit sekali...oh..bagaimana ini..tetap saja..di mata Arron dia adalah gadis kecil....


Sementara....


Arron hanya menatap Amanda dengan dalam sampai gadis ini memasukan roti hingga mulutnya penuh lalu mengunyahnya seolah ingin menghukum dirinya..pria itu mengeraskan wajahnya...


''Terimakasih...aku sudah kenyang, aku tau kau pasti tak akan meminta bayaran kan...kau menganggapku adik..aku harus pergi..''


Amanda berdiri dan siap melangkah..


''Siapa bilang itu gratis...''suara dingin Arron menembus pendengaran Amanda hingga dia menoleh..


''Baiklah aku akan membayarnya..''


Amanda mengambil uangnya dan meletakannya hati-hati di atas meja..lalu bersiap melangkah namun..kali ini..lengannya di tarik paksa hingga tenggelam di dalam pelukan Arron...pandangan mata mereka saling memenjara...


''Aku tidak butuh uangmu Amanda Antonio..''desis Arron menggertakan gigi..


''Lalu apa maumu...'' jerit Amanda gugup..


*****************


Nala baru saja keluar dari gerbang namun tiba-tiba mobilnya di hadang beberapa mobil mewah lalu beberapa pria mendekati mobilnya..memecahkan kaca dan menarik Nala keluar..


''Cepat keluar Amanda...tuan kami ingin bicara..''


''Amanda...aku bukan Amanda...hey...''


Terlambat bagi Nala karna tubuhnya di masukan ke dalam mobil dengan pintu yang tertutup rapat..



******************************


Haiii........


Jadi sesuai dengan janji Author pada bab 100 ada 10 komentar kalian dan awalnya memang Amanda/Nathan pemenangnya tapi kan karna yang lain mungkin sedang sibuk buka puasa jadi terlambat ngasi komentar..


Jadi...setelah menunggu komen kalian semalam dan sudah Author hitung..


Ada 6 readers yang memilih pasangan : Amanda/Arron


Dan ada 4 readers yang memilih..


Arron/Nala..


Jadi otomatis pemenangnya adalah....


Arron dan Amanda yang menjadi Cople..Author itu harus adil yah..jadi bagi yang sudah memilih Nathan/Amanda maaf yah..kalian gak banyak ngasi komen....tapi mereka pernah bersatu kok meski lewat mimpi...

__ADS_1


Terimakasih semuanya yang sudah komen......


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2