Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Menikah


__ADS_3

Mattew dan Anna baru saja selesai mengucapkan janji suci di hadapan Pendeta dan keluarga besar juga undangan yang hadir disana...rasa bahagia dan haru memenuhi keduanya..


Mattew mengecup bibir Anna gadis yang teramat di cintainya...keduanya menatap penuh rasa haru..


''Terimakasih istriku Annastaysa...aku mencintaimu..''


Anna mengangguk dengan lega....


''Terimakasih Mattew...kau membuatku bahagia...aku juga mencintaimu..''


Riuh tepuk tangan memenuhi ruangan, semua keluarga berbahagia..tak ada yang melewatkan senyuman dan tawa...gelas yang terangkat bersulang demi kebahagiaan sang pengantin..


Serena dan Marco, lalu Rive juga Syakira saling memeluk dengan rasa haru yang menguar..pernikahan kedua anak mereka sekaligus menyatukan kedua keluarga yang bersahabat itu..


''Demi kebagiaan anak-anak kita..''ucap Serena dan Marco memeluk Rive dan Syakira..


''Demi kebahagiaan anak-anak kita..ucap Rive di amini Syakira yang sungguh melimpah kebahagiaan,...karna bagaimana pun anaknya sudah di temukan dan jodohnya adalah anak dari sahabatnya sendiri,...hal itu membuat Syakira bahagia sekali.....


Hal yang sama juga di alami oleh Nala dan Nathan mereka memeluk Amanda sebagai ucapan selamat datang sebagai anggota keluarga...


''Selamat atas pernikahan kakak kita.''ucap Nala memeluk Amanda yang saat itu sedang menggandeng Arron di sisihnya..


''Tentu..selamat untuk kita..''ucap Amanda menatap Nala dan Nathan bersamaaan.


Sementara pandangan Arron dan Nathan saling memejara sebentar,...


''Terimakasih kau membawa kekasihku dari rumah..Nathan..''


''Jangan berterimakasih...hubungan kami adalah saudara sekarang..''ucap Nathan melirik Amanda dan Nala yang menjadi gugup..


''Aku akan menikahi Amanda secepatnya..''


Nathan tertawa..


''Amanda adalah anak bungsu..kau mungkin akan sedikit kesulitan meminta restu tapi...aku harap kau berhasil..''ucap Nathan lalu melangkah meninggalkan Amanda dan Arron.


Pria itu mengeraskan wajahnya...


''Sudahlah..jangan dengarkan dia Arron...dia adalah saudaraku ingat..''


''Yah..karna itu aku sangat menahan diri Amanda..''


''Sudahlah...bagaimana kalau kita berdansa saja..''


''Baik..''


Arron menarik tubuh Amanda ke lantai dansa..bersama kedua pengantin yang berbahagia...sementara dari jauh..Nathan memalingkan wajahnya cemburu...mengambil beberapa gelas minuman beralkohol dan meneguknya dengan cepat..


sementara Arron terlihat bahagia..


''Sayangku...kau cantik sekali malam ini..''bisik Mattew bangga..


Di kehamilan Anna membuat wajahnya lebih bercahaya..


''Aku cantik karna anak-anak kita..''

__ADS_1


''Yah...aku juga berpikir seperti itu..''balas Mattew tak melepaskan senyumnya..ia menatap mata Anna yang bening..betapa beruntungnya dirinya menemukan wanita yang cantik dan baik...


''Lihatlah disana,....adik-adik kita..'' ucap Anna mengalihkan perhatian..


Ada Amanda dan Arron yang sedang berdansa,....juga ada Nala dan Dava yang terus saja berdebat meski sedang berdansa...


Mattew tertawa...


''Bagaimana dengan Nathan...dia berdiri sendirian..'' tunjuk Mattew sedikit iba..


''Dia memang seperti itu..penyendiri...dia susah untuk jatuh cinta...Mommy yang bilang begitu...''


''Benarkah...mungkin cintanya sudah jatuh pada tempat yang salah..''tebak Mattew ketika ia menghubungkan tatapan Nathan pada Amanda dan tersenyum..


Ia menyerahkan sepenuhnya pada takdir...lagu pun berhenti dan tiba saatnya Mattew dan Anna melemparkan bunga ke arah tamu yang di pilih dan belum menikah..


"Kakak ayo kesana..''ucap Nala menggoda Nathan..


''Tidak....''


''Ayolah..kita bertiga harus maju...''


''Kita bertiga..''ucap Nathan dengan penasaran..


''Tuh...Amanda sedang memanggil kita...''


Nathan lalu mengarahkan tatapannya pada Arron yang masih mencoba menahan langkah Amanda...pria itu tersenyum..


''Ayo Nala....''ucap Nathan menarik adiknya ke tengah ruangan...


Arron berusaha menahan Amanda agar tidak pergi...


''Aku hanya ingin memeriahkan acara kakakku...''ucap Amanda pelan.


''Tapi kau sudah punya kekasih, untuk apa ikut acara seperti itu..''ucap Arron tidak mengerti...


''Tapi aku ingin sekali mendapatkan bunga itu mungkin saja setelah aku dapat kita bisa menikah secepatnya..


Arron hanya menggeleng, ia tak kuasa menahan Amanda yang ingin pergi...dan akhirnya melepaskan pegangannya..


MC mulai mengumpulkan mereka di tengah ruangan lalu musik segera di mainkan..


Nathan mengambil tempat di belakang Amanda..bukan tanpa alasan..dia tau betapa berambisinya Amanda ingin mendapatkan bucket bunga itu dan Nathan akan berusaha meraihnya lalu memberikannya kepada Amanda...


''Semua siap........''teriak MC dengan suara yang mendominasi ruangan..


''Siap.............''


Mattew dan Anna sama-sama menggengam tangan dan bucket bunga dengan erat..


''Satu......Dua....Tiga....''


Teriakan MC sekaligus membuat Mattew dan Anna sama-sama melemparkan bucket bunga di dalam tangan mereka ke arah tamu..


Amanda menyipitkan matanya..ambisinya jelas, dia harus mendapatkan Bucket bunga dan hal itu membuat Amanda melompat tinggi di udara..di saat yang sama Nathan pun melompat karna tubuh Amanda dan Nathan sama tinggi di luar dugaan..

__ADS_1


Keduanyalah yang justru mendapatkan bucket bunga tersebut..karna memang mereka melompat asal, maka Amanda tidak memperhitungkan bagaimana dia akan jatuh...


''Aku dapat...........''jerit Amanda namun tubuhnya goyah dan mau tak mau dia jatuh dengan posisi yang tanpa terduga..


Nathan memeluknya dan mereka jatuh bersama...bukan hanya itu...entah bagaimana bisa, bibir Nathan malah menempel di bibir Amanda yang tampak syok..meski hanya sebentar namun mampu membuat sekeliling mereka syok...


Ruangan menjadi riuh dengan tepuk tangan..di antara kerumunan, berdiri seorang Arron yang terbakar amarah..siapa yang tidak marah..di depan matanya Amanda malah berciuman dengan pria lain...dan pria itu adalah Nathan..


Arron melonggarkan tenggorokannya lalu melangkah meninggalkan ruangan dengan hati yang panas..


Sementara Nathan segera menguasai keadaan dengan menarik Amanda bersamanya..lalu tersenyum seolah memang benar itu hanya insiden saja...


''Apa kau baik-baik saja..'' tanya Nathan dengan suara cemas..


''Tidak...aku tidak baik-baik saja,...''Amanda tak mampu menyembunyikan rasa malu..


''Jangan pikirkan semua ini hanya kecelakaan kecil.....''bujuk Nathan dengan lembut.


''Kecelakaan kecil,...''ulang Amanda..


''Yah...jadi ayo..kita akan menerima hadiah..''


Semua bertepuk tangan dan mengerti ini hanya sebuah kesalahan...sementara Mattew dan Anna saling menatap dengan pikiran yang sama..mereka merasa lucu dengan kebetulan ini..


Hadiah pun di berikan pada keduanya dengan ucapan bahagia..


Acara pun di lanjutkan meski, Amanda sedikit sedih karna Arron memutuskan untuk pulang meninggalkan pesta..


Mungkin dia akan meminta maaf setelah ini...


dan berharap Arron mengerti.....dia tak bisa mengendalikan keadaan...


Di akhir acara..


Mattew menggenggam tangan Anna dan menatap semua tamu yang hadir...


''Terimakasih karna semua keluarga dan sahabatku sudah mendukung hubungan kami selama ini...semua ini sangat berarti untuk perjalanan rumah tangga kami ke depan..terimakasih..''


Semua terpuk tangan mengiringi kebahagiaan Mattew dan Anna...keduanya bertatapan dengan tajam..


''Aku mencintaimu Anastasya...


''Dan aku juga mencintaimu Mattew..''


Keduanya berciuman sebagai simbol penyatuan cinta mereka..


TAMAT..


*****************


Hai....bagi yang penasaran kisah cinta Nathan-Amanda-Arron dan juga Nala dan Dava di Novel baru yang berjudul


Kau Harus Menjadi Milikku


__ADS_1


Terimakasih....semuanya.....


__ADS_2