Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Menghukum


__ADS_3

Matteo menarik lengan Miley dengan sedikit paksa menuju mobilnya namun gadis itu melawan,...


''Matteo lepas..kau mau membawaku kemana..''


''Mungkin kerumahku..aku akan mengenalkanmu sebagai kekasihku di depan orang tuaku..''


''Apa.......''


Miley terkejut dan menjadi panik...gadis itu menatap sekelilingnya dan mulai ketakutan...masalahnya dengan orang tuanya saja belum beres..mengapa malah terjebak bersama Matteo..


''Aku tidak mau lepas........''


Miley melakukan sesuatu yang tidak terduga, gadis itu segera menendang tepat di daerah inti milik Matteo hingga pria itu mengerang...


''Oh...tidak...maafkan aku...tapi aku harus pergi..''


Miley berlari meninggalkan Matteo yang mengerang, pria itu tak menyangka Miley menendang miliknya...Matteo tersungkur di aspal..butuh beberapa waktu untuk bangun kembali sementara Miley sudah meneyop taxi dan meninggalkan tempat itu..


Sial...........


''Awas kau Miley...kau pikir bisa lari dariku...''geram Matteo menggertakan gigi..


**********


''Maafkan aku tuan..putriku sedikit terlambat,....''ucap Benyamin dan Margareta membungkuk di hadapan pria yang akan melamar Miley,...


Pria tua berusia 50 tahun itu tersenyum tak sabar...dia menunggu barang antik yang akan membuatnya nikmat..yah...ketika tau putri Benyamin adalah seorang gadis cantik yang penting dari semua itu adalah dia gadis perawan...dia menyukai perawan dan tak sabar ingin bertemu dengan Miley..


''Sudah hampir satu jam dan mengapa putrimu belum kembali..''ucapnya dengan tak sabar..


Benyamin melirik istrinya, membawanya sedikit jauh dan berbisik...


''Apa kau sudah menelfon Miley...dia sudah menghabiskan uang 300 juta milik kita...dimana dia sekarang..''tanya Benyamin mulai kesal..


''Sabar dulu sayang, jangan pelit dengan uang 300 juta...karna ketika dia menikah kau akan menerima berpuluh Milyard jadi bisakah kau bersabar suamikui..''bisik Margaret mencoba menenangkan suaminya...walau dia sendiri juga gelisah dan takut..


Bagaimana kalau Miley melarikan diri....''


''Baiklah kita tunggu saja...''


''Ehm....tuan Baron...bisakah menunggu sebentar....Miley masih di jalan....tapi sebentar lagi akan kembali..''


''Baiklah aku akan menunggu...''


Mereka pun menjamu Baron dengan berbagai hidangan mahal dengan harapan malam ini juga Miley akan di bawa....bau uang sudah mulai menggoda Benyamin dan Margaret...


Tak berapa lama kemudian...terdengar bunyi mobil memasuki gerbang...senyum bahagia tergambar jelas di wajah keduanya...

__ADS_1


''Miley pulang...''ucap Margaret dan Benyamin bersamaan..


Hati Baron berdebar kencang...ia menatap mata Benyamin dan Margaret bergantian..


''Malam ini juga aku akan membawa Miley pergi...''ucap Baron dengan senyuman tak sabar..


''Baiklah..tuan Baron sesuai kesepakatan kita..maka Miley boleh tuan bawa asalkan tuan membayar di muka.''


''Uang bukan masalah....tenang saja aku akan membayarnya..''balas Baron dengan mata berbinar.


Tak lama kemudian...


Pintu ruang tamu terbuka dan tampak Miley kembali namun dengan tampilan berbeda..dia memakai dres super mini dengan memperlihatkan kaki jenjangnya yang mulus...


Senyum Margaret, Barron dan Benyamin memudar tak kala melihat Miley datang seperti gadis yang sedang mabuk..


''Miley........apa yang terjadi denganmu....''


''Ayah.....ibu...selamat malam....dan siapa pria tua ini...apakah orang tua kalian..''ucap Miley bersedekap tajam.


''Miley...apa yang terjadi...tuan Baron adalah calon suamimu...jaga sikapmu..'' teriak Benyamin lantang..


''Sssstttt......jangan berteriak padaku tuan Benyamin yang terhormat..''


Deg!!!!!


Hening..


''Apa maksudmu Miley...mengapa kau bersikap kurang ajar pada ayahmu..''jerit Margaret mulai terbakar emosi..


''Bukankah lelah jika harus terus bersandiwara..tak ada orang tua kandung yang akan menjual anaknya sendiri...dia pasti sudah gila ketika melakukannya..''sindir Miley ketus..


Baron berdehem..ia menatap Miley yang seolah berbeda dari yang dia liat dulu..saat ini tampilan Miley tak lebih dari seorang gadis liar yang sudah tercemar..


''Cukup..cepat kemari dan beri salam pada tuan Baron...''


''Untuk apa ayah..opss..tuan Benyamin...apakah karna kau takut kehilangan uangmu..yah...jangan menipu tuan Baron aku bahkan bukan seorang perawan..''desis Miley jujur..


Mendengar ucapan Miley, sontak Baron bangkit berdiri dia tidak terima di bohongi...


''Apa maksudmu dengan kau bukan seorang perawan..'' Baron mengepalkan tangannya dia bahkan sudah memberi banyak uang demi gadis perawan.


Miley tertawa seketika, gadis itu menatap mata kedua orang tuanya..dengan tajam..


''Aku bukan putri kandung mereka, dan aku bukan anak yang baik..aku bahkan sering tidur dengan banyak pria...''


''Jangan percaya kepadanya tuan Baron sekarang bawa dia saja...''ucap Benyamin putus asa..

__ADS_1


Miley menatap dengan kecewa..padahal dia sudah bilang kalau dirinya bukan perawan, namun lihatlah para manusia serakah ini mereka bahkan tidak perduli padanya...airmata Miley menetes di wajahnya..


''Bukankah kalian sangat jahat padaku....''


Margaret dan Benyamin saling menatap..


''Meski aku bukan anak kandung kalian...tapi setidaknya kalian punya hati....''isak Miley begitu sedih..


''Anak tidak tau diri...yah..kau bukan anak kami karna itulah saatnya kau berbakti...jadi menyerahlah dan jadi milik tuan Barron...''


''Benyamin....jangan lupa aku tidak menerima gadis yang sudah hancur...jika Miley tidak suci maka kalian tidak akan pernah lolos dariku..''


Benyamin mendekati Barron dan bersujut di hadapan pria tua itu dan meraung takut kehilangan semua sumber uangnya, sementara Margaret mendekati Miley dan sesaat kemudian..


Plak!!!!!!


Miley terkejut ketika wajahnya di tampar dengan kuat hingga gadis itu terpental ke belakang...


Darah segar membasahi pinggir bibirnya..


''Anak tak tau diri,...yah...benar kau bukan anak kandung kami...kau tau bagaimana asal usulmu...''


Airmata Miley menetes sakit hati...


Margaret mendekatinya dengan tatapan membunuh...


''Ibu........''


''Suamiku bilang kau adalah bayi hasil selingkuhan dan kau tau dia menemukanmu dimana..di dekat jembatan..kau hampir mati Miley...bukankah kau harus bersyukur kau mendapatkan hidup baik dengan kami merawatmu....''


''Yah....apa bedanya kau dan ibu kandungku...aku tau kalian berdua tak mau rugi karna telah membesarkanku cuma-cuma...kalian bahkan tidak pernah memberi pelukan padaku...aku mengerti sekarang..baiklah...di antara kita tak ada hubungan apapun nyonya Margareta,....Miley bangkit berdiri dan menatap Margaret dengan tajam lalu dia mendekati Barron yang terlihat geram pada keluarga ini..


''Tuan Barron..jika tuan tidak percaya padaku,..aku bisa memberikan sedikit bukti padamu..''


Barron menatap Miley dengan rasa marah...


''Katakan semuanya..''


Miley kemudian menatap mata Baron dengan tajam..


''Aku tidak pernah ingin membohongi anda, karna aku juga korban disini tapi aku bukan seorang gadis perawan seperti yang mereka bilang..''


Usai berkata...Miley membuka sedikit kancing dresnya dan memperlihatkan tanda kemerahan bekas ciuman yang di lakukan Matteo semalam..beruntung pria itu meninggalkan banyak tanda di tubuhnya..


''Aku bahkan baru merayakan pesta semalam dengan kekasihku..aku tak tau mengapa hanya demi uang mereka berbohong..''


''Miley...tutup mulutmu.......''

__ADS_1


''Diam....beraninya kalian menipuku..''teriak Barron marah..


Deg!!!!


__ADS_2