Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Menutupi


__ADS_3

Marco menoleh tajam ia terkejut dengan ucapan Serena soal Mark...


''Aku tau kalau dia pasti salah melihat ...dokter Mark ku ada disini bersamaku ...mana mungkin keluar negri ..''ucp Serena tersenyum..


Marco mengangguk meyakinkan ucapan Serena yah....kalau begini itu artinya posisinya mulai tak aman lalu bagaiman sekarang....Marco tak ingin kehilangan Serena ...


''Tentu saja ada banyak orang yang mirip di dunia ini.....mungkin dia memang salah lihat sayang...tak mungkin aku ada dua orang....jangan percaya hal yang tak masuk akal..''ucap Marco menatap Serena dengan tajam.


Gadis itu menoleh......


''Aku mengerti....ya sudah....bagaimana kalau kita pergi saja...aku lapar sekali...''


'Kita akan ke apartemenku saja Serena ...kebetulan aku sedang ada pekerjaan jadi aku perlu berkonsentrasi...kau tidak keberatan bukan..''


''Yah baiklah aku belum pernah ke arpartemenmu.''ucap Serena antusias..


Bulan tanpa alasan Marco ingin membawa Serena ke apartemen miliknya karna di apartemen segala sesuatu bisa dia kontrol sedangkan dirumah dia tak bisa melakukan apapun.... bukan tanpa alasan... Marco takut jika ada yang datang dan memberitahu kebenaran pada Serena bahwa dia bukanlah Mark...tidak dia belum siap jika cinta Serena yang indah berubah jadi benci..Mark tak bis membiarkan wanita ini berpikir kalau dirinya adalah Marco yang selama ini dia benci.tidak...Marco tak akan rela....


''Apa kau lapar sayang...''

__ADS_1


''Hum.....aku ingin memasak.... Tao mungkin kau tak punya semua bahan...''


Mendengar hal itu Marco tertawa...beruntung dia sudah meminta Fred mengisi.kulkas jadi Serena tak akan keluar dari apartemen untuk sementara....


''Aku telah belanja tadi....sebelum menjemputmu.''


'Benarkah....''


''Yah....bisakah kau meminta libur Serena....aku sedang tidak enak badan dan ingin mengembangkan istirahat dirumah.''


Serena mendekatkan wajahnya dia tampak khawatir...


''Jangna lupa aku seorang dokter Serena aku bisa mengatasi diriku sendiri namun tetap saja aku ingin istirahat bersama denganmu.''


Serena tersenyum malu...apakah Mark sedang menggodanya ya ampun....


sepanjang jalan mereka tampak bercanda...yang tidak Serena sadari mobil milik Mark meluncur ke luar kota tentu saja dia tak menyadari hal itu karna hari sudah malam dan gelap....


Sementara ketika akhirnya mobil sampai di sebuah apartemen di luar kota...Serena akhirnya turun dari mobil namun ponselnya terjatuh lagi....

__ADS_1


dan Marco menyadarinya...ketika ponsel milik Serena menyala dan ada sebuah panggilan baru dari nomor yang tidak di ketahui....apakah ini dari luar negri....


Apakah Mark yang menelfon...? jemari Marco mengepal tidak...dia tak akan pernah membiarkan serena tau kebenaran karna serena adalah miliknya bukan milik Mark...


Pintu mobil di ketuk rupanya Serena yang mengetuk kaca mobil dan Marco harus buru-buru menyembunyikan ponsel Serena di dalam saku jasnya lalu segera keluar....


''Mengapa lama sekali di dalam mobil....astaga kau membuatku lama menunggu....''


''Maaf aku mencari cincin dan bunga yang tadi aku letakan di mobil....apakah aku sudah pikun....aku mencarinya namun tak ada...''


''Mungkin kau menyimpannya di dalam apartemen.''tebak Serena tersenyum...


Marco mengusap wajahnya dengan kasar ..


''Yah.....aku lupa jika aku telah menyimpannya di apartemen...''pria itu mengusap wajahnya dengan gugup ketika Serena kembali mendekatinya...


''Ayo kita masuk Mark....'bisik Serena mengalungkan tangannya di lengan Marco dan menyadarkan kepalanya....


Deg....

__ADS_1


Jantung Marco kembali berdebar.....


__ADS_2