Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Putriku


__ADS_3

Rive masih terlihat marah, dia mendekati pria yang terluka di kakinya dan menariknya mendekat...


''Beraninya kau ingin melukai putriku...''desis Rive dengan gertakan gigi..


''Aaa...aaampun tuan...sa..sakit sekali..''


''Pergi dari sini atau kau tak akan pernah aku lepaskan..''


Sementara Rive berbicara, kesempatan itu di gunakan Miley untuk beranjak pergi dari tempat itu...Miley ketakutan dan mencari cara untuk menghindar dari tuan Rive yang terlihat marah..


Gadis itu berlari dengan cepat di atas trotoar dan terus berlari dengan kekuatan penuh...dan Rive tidak menyadarinya sedikitpun kalau Miley telah melarikan diri...


Ketika preman itu tertatih-tatih pergi, Rive baru menyadari kalau Miley telah berlari jauh..pria itu mengerang...ia lalu masuk ke dalam mobil dan segera mengejar Miley yang sudah jauh...


Miley berusaha semakin cepat melarikan diri dari sosok Rive yang mengejarnya, hingga sampai di ujung jembatan gadis itu kehilangan kekuatannya dan tubuhnya jatuh terguling di aspal...Miley merintih kesakitan..sementara mobil di belakangnya berhenti..


Rive keluar dari sana..''


''Jangan mendekat tuan Rive..aku mohon ampuni aku..''jerit Miley dengan airmata yang menetes di wajahnya..


''Kau terluka..''


''Tidak aku baik-baik saja..''


Rive tidak perduli kata-kata Miley, ia mendekat dan meindai keseluruhan putrinya dan menjadi tenang...Anna tidak berdarah.


Miley gemetar ketika Rive mendekatinya..tubuh pria itu lantas tersungkur sejajar dengan Miley...hingga mata mereka saling memenjara..Rive menghela nafas...putrinya yang dulu tak pernah bisa lepas darinya sampai usia 3 tahun..bahkan Rive turun tangan sendiri untuk mengganti popok dan juga memandikan dan mengajak bermain..dulu Syakira masih lupa ingatan jadi Rive yang seringkali menghabiskan waktu untuk mengasuh Anna, bahkan rasa sakit ketika ia kehilangan Anna masih sangat ia rasakan,...


''Apa kau baik-baik saja Anna..''


Hening.....


''Anna...''ulang Miley yang masih bingung..


''Yah...kau adalah Anna Morgan...putriku kandungku..''ucap Rive dengan suaranya yang bergetar sedih.


Miley merasa bingung, namun airmatanya kembali menetes menggenangi wajahnya..


''Tidak mungkin,....''suara Miley menjadi serak..


Rive akhirnya tak sanggup menahan perasaannya, pria itu meraih tubuh Miley yang sebenarnya bernama Anna di dalam pelukannya..

__ADS_1


Hening....


''Anna....''ulang Miley dengan mata yang basah ketika dia segera sadar siapa Anna...oh Tuhan..apakah tuan Rive adalah..


''Kau adalah putriku...kau putri Daddy nak...''ucap Rive tak mau melepaskan pelukan..


''Lepaskan aku tuan...apa yang kau ucapkan ini...aku sungguh tak bisa mengerti...tuan Rive...''


Rive akhirnya melepaskan pelukannya, dan keduanya kembali bertatapan..Miley membiarkan perasaannya mengambil kembali pikirannya...airmatanya menetes disana...menyadari dia merasakan perasaan akrab yang tak biasa...hatinya menghangat dengan cepat ketika pria ini bicara,...


Tuan Rive sangat membenci dirinya sebelumnya...dan hal itu cukup membuat Miley berpikir keras....


''Daddy dan Mommy minta maaf tidak mengenalimu sayangku..''ucap Rive mengusap airmatanya..


Sementara Miley terdiam,...apakah benar tuan Rive dan nyonya Syakira adalah orang tuanya..bagaimana mungkin...


Miley menggelengkan kepala menghindar ketika Rive mengulurkan tangannya..semua informasi ini terlalu mengejutkannya hingga Miley mencoba menolak kenyataan..


''Tidak mungkin..''


Rive berdiri saling menatap dengan Miley...bahkan mereka mempunyai tinggi yang hampir sama..Miley mewarisi gen sang Daddy..


Tangisan Miley pecah saat itu juga, ia menangis keras di tengah malam....untuk beberapa saat mereka berdua menangis sampai akhirnya Miley menggigit bibirnya menahan rasa sakit di hatinya...jadi mereka orang tuanya, yah....orang tua macam apa yang kejam pada anakknya sendiri...bagaimana mungkin tuan Rive tidak mengenalinya atau bersikap baik..tentu..mereka tidak terlalu mengharapkan Anna karna bagaimana pun sudah ada Nala dan Nathan..lagi pula ikatan batin itu telah terputus 15 tahun lalu...tak pernah ada gunanya lagi bukan...


''Jadi aku adalah anakmu tuan Rive...baiklah aku sudah tau segalanya jadi..tuan bisa pulang..''


Miley berbalik dan hendak melangkah..


''Anna...''


''Aku bukan Anna namaku Miley.....''


''Kau adalah putriku Anastasya...mengapa kau malah ingin pergi...''


Miley menoleh dengan tatapan dingin...


''Aku sudah tau kebenarannya...bukankah itu cukup.....airmata Miley menetes...15 tahun aku menderita apakah kalian tau itu...aku di siksa orang tua angkatku bahkan hampir di jual tapi kalian tidak mencariku aku tau sekarang mengapa...kalianlah yang membuangku kalian tidak menginginkan aku bukan...''teriak Miley dengan rasa sakit..


Rive membeku....ia mendekati Miley yang berdiri menantangnya...


Pria itu menggeleng....

__ADS_1


''Kau tidak tau bahkan airmata kami sudah berubah menjadi darah...Mommy mu sangat terpukul dan harus mendapat perawatan mental karna dia nyaris gila ketika kau di culik dari kami...jangan pernah berkata seperti itu anakku..kau menyakiti hati kami...yah...kau harus mendengar kebenaran agar kau bisa memilih...jangan pernah pergi sebelum kebenaran itu terbuka di hadapanmu karna kau akan menyesal Anna...''


Anna memalingkan wajahnya masih marah..meski airmatanya mengalir dia masih menolak dekat atau di sentuh Rive..terlalu banyak rasa sakit yang dia terima selama 15 tahun ini dan sebaiknya penjelasan tuan Rive masuk akal karna dia tak akan pernah bisa memberi maaf...


''Anna.....kau mau mendengar segalanya bukan....''


Anna menoleh...


''Baiklah aku akan mendengar semuanya tuan Rive...sampai saat itu aku tak mau siapapun memaksaku tinggal....''


Rive mengangguk mengerti...lalu menatap Anna dengan hati yang lega...Syakira pasti akan bahagia mendengar Anna sudah di temukan..


''Daddy akan menghubungi Mommy mu lebih dahulu karna dia pingsan ketika mendengarmu di temukan..''


Anna melonggarkan tenggorokannya, dia ingin marah namun tak bisa membayangkan wajah Nyonya Syakira membuat hatinya nyeri...


''Baiklah....aku akan menunggu...''


Rive lalu mengambil ponsel dan menelfon....pria itu sengaja membuat speaker di telp agar Anna mendengarnya...


Rive : Hallo sayang..coba tebak...


Syakira : Katakan sesuatu agar aku tidak menjadi gila Rive....hatiku sakit sekali...aku merindukan putriku..( Menangis di telp )


Rive : ( Menghela nafas....) Tuhan mendengar doa kita Syakira,...kau bisa tenang sekarang karna aku..menemukan putri kita..


Rive dan Anna saling menatap....


Rive : Syakira......Syakira.....


Syakira : Rive,....tolong bawa kembali putriku aku mohon..aku merindukannya,....aku sangat merindukannya...


Anna memejamkan matanya ketika airmata bening itu menetes...


Rive : Aku sedang membujuknya, Anna salah paham....


Syakira : Rive....kau lah saksinya betapa tersiksanya kita berdua selama 15 tahun ini....aku mohon, aku tak bisa hidup tanpa putriku...aku mohon..bawa dia pulang Rive...apa dia marah pada kita Rive, seharusnya malam itu kau tidak menemaniku melahirkan dirumah sakit..bagaimana sekarang Rive...Anna membenci kita..?


Anna mendekati Rive dan meminta ponselnya dia ingin bicara...


Rive pun memberikannya pada Anna....gadis itu menghela nafas.......

__ADS_1


__ADS_2