
Setelah beberapa menit berdiri disana...
Serena lalu menyetop taxi yang membawanya pergi ke makam sang Mami...Serena tak tau bagaimana caranya untuk menceritakan semua yang dia rasakan sekarang selain Mami...
Sepanjang jalan Serena hanya menangis dan menangis.....hingga akhirnya ia sampai di makam yang sunyi di sore hari...
Serena turun dari sana...dan menatap makam ibunya dari jauh...
Langkah Serena tertatih-tatih ketika dia masih merasakan nyeri di tubuhnya akibat penyatuan paksa Marco padanya...
Rasanya Serena ingin mati saja...sudah hancur dan tak pernah bisa bangkit lagi...rasanya seperti dunianya gelap di depan matanya...Serena menjatuhkan tubuhnya di sisi makam ketika ia sudah sampai di depan makam Mami Flow..
''Mami....''
Tangis Serena pecah..airmatanya jatuh di depan makam yang bertuliskan Flower Ocean...
''Mami.....aku tidak sanggup lagi Mami...'' tangis Serena pecah disana...wajahnya tertunduk menghadap tanah dan terus menumpahkan semua perasaan hancurnya.,.
Untuk apa lagi dia hidup..bagaimana dia menatap hidup dan masa depannya jika apa yang dia liat hanya kegelapan...padahal Serena begitu menginginkan menjadi seorang model terkenal dan seorang desainer hingga membanggakan ibunya namun...semua hancur ketika dia harus bertemu Marco pria kejam itu..sungguh Serena begitu membenci pria kejam itu...
''Mami benar...dunia ini sangat kejam Mi....aku tidak tahan lagi....bagaimana hidupku tanpa dirimu...bagaimana bisa Mami meninggalkan aku seperti ini...aku tak punya siapapun Mami...''jerit Serena dengan putus asa...Serena memang putus asa dan tak tau harus berbuat apalagi..Serena merasa ia tidak punya alasan untuk hidup lebih lama lagi tidak...Serena menundukan kepalanya dan terus menangis..
**********
Marco meminta supir berhenti di sebuah tebing yang tinggi agar dia bisa menikmati sunset di sore hari...
Marco kembali menatap selimut yang seakan menuduhnya dan ketika dia membuang pandangan....mata Marco berhenti melihat sesuatu yang menarik perhatiannya,..pria itu lalu mendekat dan meraih sebuah benda di bawah sofa mobil dan mengambilnya..
''Ponsel milik Serena...''
Marco terdiam ketika melihat layar ponsel yang di hiasi foto selfi Serena yang begitu cantik menatap camera....
Hening....
Marco penasaran apa isi ponsel seorang Serena Ocean, putri Flower Ocean yang dia lindungi setengah mati..
Di gambar awal....Marco melihat banyak foto selfi Serena dalam berbagai gaya bag foto model....
__ADS_1
Tanpa sadar Marco tersenyum sendiri....
Lalu ia melihat lagi foto yang lain sampai Marco melihat foto selfi kebersamaan Serena dan Flower mereka menatap camera dengan senyuman yang terukir indah di wajahnya...
Serena begitu cantik dan memang dia dan Flower memiliki kemiripan yang cukup besar...
Marco lalu membuka lagi foto yang lain sampai lembaran terakhir...sebagaian besar berisi foto selfi Serena dalam berbagai gaya...sungguh gadis yang cantik menurut Marco...
gadis perawan yang cantik...
Aaah.....Serena.....dia sudah merindukan gadis itu....ketika ada bunyi telp masuk...Marco menatap waspada...ketika di layar ponsel terbaca dengan nama
Malaikat tampanku...?
Siapa dia....? Siapa malaikat yang di maksud Serena...astaga dia sudah punya kekasih....tapi bagaimana mungkin...pria bodoh itu akan segera tau kalau Serena adalah miliknya..
Marco tersenyum dingin...siapa yang berani mendekati gadis bekasnya..tidak..Marco tidak akan pernah membiarkannya...
Marco mematikan ponsel milik Serena dan menyimpannya di dalam saku jasnya dan kemudian meminta supirnya untuk kembali ke tempat tadi dia menurunkan Serena..mungkin saja dia masih ada disana...?
**********
karna Mark sudah mencari gadis itu ke segala arah namun dia tidak menemukan Serena..tentu saja hal ini membuatnya sedih luar biasa....bahkan dia sampai di makam ibu Serena namun gadis itu tak ada disana..
Mark mulai cemas dan berpikir untuk menghubungi polisi....
namun mobilnya berhenti ketika menemukan Serena berdiri di depan gerbang rumahnya...
Mark menghela nafas lega...pria itu mengusap wajahnya dengan kasar, matanya berkaca-kaca menahan haru..dia takut kehilangan Serena..dia takut sekali..
Mark membuka pintu mobil dan berlari mendekati Serena yang tampak pucat...
''Serena...mengapa tidak masuk...mengapa aku hanya berdiri di luar...''
Serena pun mengangguk..
''Aku sudah melihatmu dan aku pamit Mark...terimakasih atas semua yang kau berikan...padaku..tapi aku tak bisa tinggal bersamamu disini..''ucap Serena tak mampu menahan airmatanya..
__ADS_1
Deg!!!
Jantung Mark berdebar kencang ketika dia menyadari perkataan Serena sungguh membuatnya hancur....ini di luar dugaannya..Serena semarah ini kepadanya hanya karna dia berjalan bersama Elena...?
''Selamat tinggal Mark.''
Serena melangkah pergi meninggalkan Mark yang masih bingung dengan sikapnya..pria itu menoleh dan mengerang...apa yang di pikirkan gadis ini...baiklah kalau dia memang cemburu maka Mark berjanji kalau dia tak akan pernah dekat dengan Elena atau gadis manapun asala Serena tetap tinggal...pria itu kemudian berlari mengejar Serena dan meraih lengannya untuk berbaik..
Deg!!!!
Serena terpaksa berbalik dan menyentuh tubuh Mark..airmatanya menetes...pria itu tampak panik ketika Serena ingin pergi..
''Serena....jangan pergi, apa kau marah karna melihatku bersama Elena...dengarkan aku dia hanya temanku saja tidak lebih..aku mohon jangan pergi Serena..''
''Lepaskan aku Mark...''
''Tidak....aku tidak akan pernah melepaskanmu...''ucap Mark dengan mata yang basah..
Keduanya bertatapn tajam...
''Aku menyukaimu Serena..''
Deg!!!!!!
Serena benar-benar terkejut dengan ucapan Mark yang begitu dalam kepadanya tenntu saja...ucapan itu sanggup membuat Serena semakin hancur....jika saja dia tidak bertemu Marco...jika saja dia tidak menjadi bodoh karna rasa cemburu....dan bisa sedikit waspada..mungkin dia tak akan melakukan kecerobohan dengan naik ke mobil Marco...sekarang bagaimana...bagaimana Serena megatur hatinya....kalau dia juga menyukai Mark namun ingatan kalau Marco telah merebut kesuciannya membuat Serena seketika merasa dia tidak pantas mendapat cinta siapapun termasuk Mark..
''Jangan menjawabku sekarang Serena.,..aku tak pernah ingin memaksamu...aku hanya ingin kau tidak menyerah Serena..ingat kalau apa yang ibumu inginkan...kau harus membersihkan namanya dengan kau sukses Serena..dan jika sampai saat itu kau tidak mencintaiku maka tak masalah...aku bisa menjadi kakakmu...Serena..''ucap Mark semakin mempererat pelukannya....
Hingga Serena tak mampu menahan tangisnya....membiarkan Mark memeluk tubuhnya dengan erat..
Oh...seandainya saja...seandainya saja dia bisa menerima cinta Mark seorang malaikat baginya yang tampan dan begitu baik padanya..mungkin Serena akan menjadi gadis yang paling berbahagia....tapi bahkan sekarang dia kehilangan rasa percaya dirinya...
Pelukan itu terlepas dan Mark mencoba menghapus airmatanya...
''Bisakah kau berjanji untuk tidak meninggalkan aku dan Molly.....Serenaku...''bisik Mark dengan mata berkaca-kaca
Serena membeku di tempatnya...
__ADS_1
''Mark.......aku.....''