
Setelah semuanya selesai, Matteo masih menatap mata Miley yang memerah, gadis itu masih menangis bahkan ketika semuanya sudah berakhir...
Pria itu menatap mata gadis yang baru saja dia sentuh....pemandangan ketika Miley menangis membuat Matteo tak mampu berkata apapun, selain dia baru sadar kalau sentuhannya sedikit kasar tadi hingga menimbulkan tanda di sekitar tubuh Miley yang mulus..
''Apakah kau masih merasakan sakit..'' suara Matteo terdengar lembut di telinga Miley...
Ia tak tau bagaimana caranya menghentikan tangisan gadis di depannya yang terlihat begitu tersiksa...dia sudah salah mengira, terlalu salah mengira jika Miley adalah gadis bebas yang dengan mudah melakukan hubungan bebas. namun memang Matteo tidak tau apa alasan Miley hingga gadis ini mampu berpikir untuk menyerahkan kesuciannya..
''Menyingkirlah dariku..''desis Miley terlihat sinis...
Matteo mengalah lalu bergerak turun dari atas tubuh Miley namun dia berbaring di sampingnya sambil menatap mata Miley yang memerah...
''Mengapa kau masih menatapku...cih..''
Miley lalu membalikan tubuhnya ingin membelakangi Matteo namun,...Miley terkejut ketika Matteo menarik tubuhnya hingga tenggelam di dalam pelukan posesifnya..
Dan....
Tangisan Miley pecah saat itu juga...ia berusaha meronta namun tak bisa, pelukan Matteo terlalu kuat dan tubuhnya terlalu lelah..
Miley hanya sanggup menumpahkan semua rasa sakitnya di dalam pelukan erat Matteo...
Bagi Matteo perasaan ini aneh...mereka adalah orang asing yang di pertemukan dengan dramatis, lewat penyatuan gairah yang sama sekali tidak di sangka oleh Matteo..pria itu mengusap punggung Miley apapun dia lakukan demi membuat gadis malang ini tenang..yah...gadis yang telah dia rampas kesuciannya secara tidak terduga..
Sedangkan bagi Miley, ia juga tak tau harus bahagia atau justru sedih..dia bahagia karna akhirnya Miley bisa mempermalukan orangtua yang berniat menjualnya, rencana mereka di pastikan batal dan Miley tak sabar untuk melihat wajah orang tua yang telah tega ingin menghancurkannya itu..namun di samping itu..Miley begitu hancur menyadari dia bukan seorang gadis yang suci lagi..semua telah habis tersisa dan baginya dia tak tau apa yang harus dia lakukan kedepannya...menghancurkan orang tuanya sama artinya ia menghancurkan dirinya sendiri...ia pasti tak akan bisa melanjutkan kuliahnya dan harus rela mencari uang di usianya yang bahkan masih muda..namun inilah yang terbaik baginya..
Miley berusaha menghibur dirinya sendiri...yah...tak masalah baginya jika Miley harus bekerja paruh waktu demi mencari uang..tidak masalah baginya..
Nafas Miley akhirnya menjadi teratur..tubuhnya yang lelah meminta istirahat hingga matanya mulai tertutup....hingga Matteo sadar jika Miley telah tertidur dalam tangisnya..pria itu membeku di tempatnya...ia sungguh tak menyangka kalau malam ini dia telah menodai seorang gadis yang bahkan masih muda..
Bagaimana ini.....??
**************
Pagi Hari.....
''Pakai ini...aku baru membelinya untukmu..''ucap Matteo mengulurkan sebuah baju baru yang masih terbungkus plastik..dia meminta anak buahnya mengambil dari butik.
Miley yang baru saja membersihkan dirinya mengangguk dalam diam..dia lantas melangkah ke kamar ganti dan segera menggantinya..sementara Matteo sudah memakai pakaiannya dari tadi..pria itu menunggu kedatangan Miley yang akhirnya keluar dari ruang ganti..
__ADS_1
Mereka saling menatap.....
''Miley tentang kejadian semalam....''
''Tenang saja....aku baik-baik saja...''
''Aku akan mengantarmu...''
''Tidak perlu....aku akan pulang sendiri karna aku punya beberapa urusan...''ucap Miley dengan ketenangan.
Matteo mendekatinya dan menyentuh wajah Miley dan dia baru menyadari betapa mudanya gadis ini....ketika melihat wajah paginya..
''Aku minta maaf karna aku meragukan kalau kau masih Virgin..''
''Tak masalah ini juga mauku...aku akan baik-baik saja..sampai jumpa Matteo..''
Miley lalu melangkah melewati Matteo seolah dia tanpa beban di hatinya...tentu saja hal itu membuat Matteo kembali heran..gadis itu bahkan tidak meminta sesuatu darinya..ini aneh..apakah dia menderita penyakit langka dan akan meninggal dan sebelum meninggal mungkin saja dia ingin merasakan bagaimana rasanya bercinta..Matteo melangkah mengejar Miley yang sudah turun ke lantai satu...
Gadis itu memesan taxi online agar menjemputnya namun taxi itu belum datang....ia berdiri di depan Vila dengan tatapan kosong...
Sementara Matteo keluar dari Vila..dia mendekati Miley dan menahan lengannya..
''Aku juga akan pulang, aku akan sekalian mengantarmu...''ucap Matteo sedikit memaksa..
Di tengah perjalanan, Miley hanya diam sambil memandang keluar jendela, pikirannya melayang memikirkan bagaimana dia harus memulai semuanya dari awal, dia pasti akan di usir dari rumah..dimana dia akan tinggal...lalu apakah semua akan baik-baik saja..
''Apakah kau masih merasa nyeri...''tanya Matteo menatapnya.
''Aku baik-baik saja..''balas Miley berusaha tersenyum...
''Baiklah tapi aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu Miley....kita telah tidur bersama...aku di besarkan di keluarga yang bertanggung jawab jadi aku tak bisa melepaskanmu setelah apa yang terjadi di antara kita Miley...jadi aku akan terus terang padamu kalau aku..........''
''Berhenti di depan minimarket itu Matteo..''pinta Miley dengan wajah yang gelisah..
Matteo menurut dengan menepikan mobilnya..baru saja mematikan mesin mobil Matteo di buat terkejut ketika Miley turun dari mobil dengan cepat dan melangkah keluar dan menjauh...
Gadis ini sangat unik,....
''Miley...tunggu...''
__ADS_1
Matteo segera keluar dari dalam mobil dan mengejar Miley yang melangkah di trotoar jalan..
''Miley tunggu sebentar..''
''Ada apa,.....'' tanya Miley dengan nada polos..
''Bagaimana bisa kau bersikap santai...apakah kau tidak mendengar ucapanku tadi di mobil...''
Miley menggeleng...
''Maaf...tapi jika tidak penting aku harus pergi...''
Miley kembali melangkah namun kali ini Matteo menarik tubuh Miley hingga gadis itu tak bisa meronta..
''Apa maumu..''jerit Miley heran..
''Aku sudah bilang kalau aku tak akan melepasmu..''
Miley memijit pelipisnya...apa yang di inginkan pria ini ya ampun menggapa dia memaksa..?
''Baiklah kau ingin tanggung jawab apa....''
''Jadilah kekasihku aku serius....''
''Tidak...aku tak mau...''
''Tidak mau apa kau sudah gila....kita sudah...''
''Tetap saja aku tidak mau menjadi kekasih siapapun....sekarang lepas....aku buru-buru Matteo..''
''Jawab dulu..jadilah kekasihku atau aku tak akan melepasmu..''desis Matteo mengancam..
Miley menghela nafas,...matanya berkaca-kaca....bahkan dia merasa tak pantas bersama siapapun, dia akan menjadi tunawisma mungkin akan tidur di jalan setelah ini jadi...ucapan Matteo sungguh membuatnya bingung....
''Lepas atau aku berteriak..''jerit Miley meronta..
Namun Matteo kembali menariknya kali ini menariknya menuju mobil..
''Ikut aku sekarang Miley.....''desis Matteo memaksa..
__ADS_1
Oh tidak...