
Novel baru yah.....Next
❤️❤️❤️
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Syakira membuka matanya dan rasa pusing langsung menyerang kepalanya dengan sangat kuat, matanya terbuka lebar ingatannya terkumpul jelas sekarang hingga ia kembali menangis..
''Anna........Anna.....''tangis Syakira pecah saat itu juga hingga Serena, Amanda juga Nala menghampirinya untuk menenangkan gadis itu..
''Syakira....Mommy...''ketiganya mencoba membujuk Syakira namun, wanita itu tidak menghentikan tangisnya..
''Syakira....tenanglah, semua sedang mencarinya...Anna akan segera di temukan..''bujuk Serena ikut menangis..
Syakira menggeleng hancur,...
''Bagaimana aku bisa tenang, Anna sudah ada di dekatku tapi aku bodoh dengan tidak mengenalinya...Syakira tak bisa memaafkan dirinya...pandangannya jatuh pada Nala yang sedang menangis..
Amarah Syakira bangkit dengann cepat melihat putri keduanya...bagaimana bisa dia melahirkan anak yang sangat licik ini...semua yang terjadi karna Nala..karna gadis ini maka Anna sakit hati dan pergi...
''Semua gara-gara kau Nala...apa kau puas sekarang, kau bukan hanya membuat Anna salam bahaya..kau telah menghancurkan hati kami orang tuamu...bagaimana bisa kau sejahat itu..''
Nala menangis dia mendekati Syakira dengan tatapan hancur...tak pernah Mommy menunjukan kemarahan seperti ini seumur hidupnya..
''Mommy....''
Nala ingin mendekat namun, sekuat tenaga Syakira menghempas tubuh Nala hingga gadis itu terdorong ke belakang...
''Jangan tunjukan wajahmu di depanku sebelum kakakmu kembali....ingat itu Nala..berdoalah agar putri pertamaku kembali....kalau tidak maka kau akan benar-benar menerima hukuman berat dariku...apa kau dengar..keluar dari sini..''
Nala menggeleng..
''Mommy...maafkan aku...aku mohon...''Nala meneteskan airmatanya namun terlambat..
Syakira teramat marah hingga tak ingin menatap wajahnya..sementara baik Serena atau Amanda tidak bisa ikut campur..semua marah karna tindakan Nala yang keterlaluan..
''Mommy.........''
''Pergi sekarang juga Nala...aku benar-benar tak ingin melihat wajahmu..''ucap Syakira begitu hancur....
Serena mendekati Nala...dan berbisik,
''Sebaiknya kau pergi dulu Nala...Mommy mu masih syok sekarang jadi beri Mommy waktu agar bisa tenang....Amanda temani Nala....''ucap Serena..
__ADS_1
''Baiklah Mommy...ayo Nala..kita pergi...''ajak Amanda membawa Nala keluar dari ruang perawatan karna Syakira benar-benar marah..
Setelah kepergian Nala, Serena mendekati Syakira dan menuntunnya untuk minum air...
''Tenanglah Syakira..yakinlah kalau Anna akan di temukan..''ucap Serena..
Syakira menggeleng, kedua tangannya menutup wajahnya dia teramat sedih saat ini..bagaimana bisa dia tenang, dimana Anna..dia tidur dimana, Syakira takut sekali kalau ada orang jahat...atau apa saja yang akan mencelakai putrinya..
''Aku tak bisa memaafkan diriku....aku tak bisa bertahan kali ini Serena..dia berada di depanku tapi aku sama sekali tidak mengenalinya..meski aku merasakan perasaan lain tapi aku mengabaikannya..apa aku layak di sebut seorang ibu....tidak...aku ibu yang buruk...aku sangat buruk..''isak Syakira masih terus menangis..
Serena memeluk Syakira dan mengusap punggungnya,..
''Kau tau kalau doa seorang ibu sangat besar kuasanya...kau yang melahirkannya Syakira..jika kita tak bisa menjangkaunya jangan lupa..berdoa saja..Tuhan akan menuntun Anna kembali...''bisik Serena lembut..
''Baik...aku akan berdoa...aku akan minta ampun karna aku tidak mengenali anakku sendiri...semoga Anna kembali..''bisik Syakira penuh harap..
''Tentu...dia pasti kembali Syakira..''
*********************
Sementara....
Nala dan Amanda berdiri di taman rumah sakit dan saling menatap..
Amanda tersenyum sedih, dia juga kesal tapi..mau bagaimana lagi semua sudah terjadi dan Amanda hanya berharap kak Miley atau Anna akan kembali....
''Ketika aku pertama kalinya melihat kak Anna...aku melihat ketulusan di dalam dirinya, dia baik cantik dan anggun seperti Mommy Syakira...aku tak pernah menyangka jika kau membencinya Nala..''ucap Amanda menunjukan rasa kesal pada Nala..
Nala memejamkan matanya ketika airmata bening itu menetes dari wajahnya, ia tak terbiasa menerima kebencian dari Mommy...mungkin juga Daddy dan kak Nathan..sejak kecil dia adalah putri yang di banggakan..meski Nala sudah berusaha menunjukan bahwa dirinya adalah yang terbaik tapi di mata Mommy selalu saja merindukan kak Ana...dan kak Ana....hingga hal itu membuat Nala kesal..kehadirannya seperti pengganti saja..bahkan tak jarang, Mommy dan Daddy salah menyebut namanya menjadi Anna..
''Aku hanya ingin di akui keberadaanku..aku hanya ingin kasih sayang yang utuh aku..''
''Itu perasaan egoismu Nala..''
''Apa...''
''Di usia 3 tahun kak Anna hilang...entah hidup macam apa yang telah kak Ana jalani sampai saat ini,,tak ada yang tau..setiap kesakitan yang di alami kak Ana...dan kau bisa-bisanya kau iri dengan kakak kandungmu sendiri Nala...aku sungguh tak mengerti..''
Nala menoleh tak terima...ia juga berhak membela dirinya..
''Yah..kau bisa marah padaku kau bisa mengatakan itu dengan mudah tapi kau tidak berada di posisiku sekarang jadi kau tidak tau perasaanku..''ucap Nala tak terima..
Amanda menggeleng...ia mendekati Nala dan bersedekap...sangat menyesal sikap Nala yang tidak ingin di salahkan.
''Aku juga punya kakak Mattew..jika aku punya sifat dengki dan iri sepertimu mungkin saja kedatangan kak Anna yang akan menjadi kakak iparku akan aku tentang habis-habisan...aku mungkin akan bersikap licik tapi....aku tidak sepertimu Nala....sadarilah bahwa nasibmu beruntung dan tidak mengalami nasib seperti kak Anna..tapi jika kau tetap keras kepala mungkin saja kau akan mengalami hal yang buruk...apa yang kau tabur maka itulah yang akan kau tuai Nala...''
__ADS_1
Amanda lalu melangkah meninggalkan Nala sendirian...ia kembali menangis keras bagaimana bisa semua perhatian kini tertuju pada kak Anna saja..lalu bagaimana dengannya..apa semua orang akan menyalahkan dirinya...
Begitukah...?
Nala memejamkan matanya dia sungguh sedih saat ini...tak ada yang mengerti perasaannya...
*************
Miley tertidur di atas rerumputan bersama Cindy kelelahan tengah berjualan, tiba-tiba terdengar suara ribut hingga Cindy membangunkan Miley dari tidurnya dengan menggoncangkan tubuhnya..
''Miley bangun...bangun Miley...gawat preman-preman itu datang..''ucap Cindy ketakutan..
Miley terbangun dengan rasa pusing di kepalanya, di usapnya matanya dengan punggung tangannya dan benar saja kalau ada banyak preman yang mendekati mereka..
Miley segera berlari namun seorang pria berhasil menangkap tangannya..
''Kau gadis baru...kau cantik sekali bagaimana kalau..''
Bug!!!!!
Miley menendang milik pria itu dengan sepatunya hingga pegangannya terlepas...
''Dalam mimpimu..''jerit Miley berusaha lari keluar dari jembatan dan beberapa pria tetap mengejarnya..
Miley teramat ketakutan dan tidak memperhatikan posisi larinya hingga dia menabrak sebuah mobil yang terparkir...
''Tolong..........tolong aku..''jerit Miley menangis,...
Para pria itu sudah mendekatinya dan menarik tangannya, namun seseorang dari mobil keluar dari dalam mobil, sambil membawa pistol ia menembak kaki salah satu preman itu..
Duar.............
''Aaarrrggh........'' preman itu tersungkur di aspal kesakitan.
Pria itu mendekat dan membuat Miley gemetar..
ia semakin ketakutan....apalagi melihat senjata di tangan pria itu..
''Tuan Rive..jangan bunuh aku....please...aku tak akan pernah muncul dalam keluarga Antonio dan nyonya Syakira...aku tak akan mengganggu lagi..aku mohon jangan bunuh aku...'' isak Miley memohon,...
Keduanya bertatapan tajam.....
Miley ketakutan sekali melihat tuan Rive mendekatinya masih memegang pistol..apakah tuan Rive masih mengejarnya karna tidak menyukainya...
Mata Rive memerah....matanya berkaca-kaca....
__ADS_1