
Sebelum pergi ke Vila, Matteo harus makan siang dengan keluarga paman Rive...yah, sebagai penyambutan setelah itu Matteo akan langsung ke lokasi..yah..dia tak sabar lagi menyadari Miley sudah menuju ketempat itu bersama temannya..Matteo sudah mengatur segalanya agar Miley tidak curiga pada siapapun...Matteo akan datang ke pesta Valentin itu memakai topeng yah..thema kostum mereka haruslah memakai topeng..
ketika Matteo sedang memperbaiki jasnya di depan cermin, pintu kamarnya di ketuk pelan dan Matteo langsung menoleh, dia tersenyum ketika beberapa saat kemudian seorang gadis muncul disana dengan wajah cemberut..
''Ayolah..masih ada waktu untuk aku ganti baju..''
'No...tidak ada kesempatan sayangku, kau masih sangat kecil...bagaimana kalau kau mulai membangun hubungan pertemanan dengan Nathan dan Nala..''ucap Matteo hanya pasrah ketika Amanda mendekatinya dan memeluknya dari belakang..
''Kakak...aku akan berteman, tentu saja...lalu berapa lama kakak akan ada di vila..''
''Rahasia...''
''Kejam sekali..''desis Manda mencibir..
Matteo lalu menarik tubuh Manda dan menatap matanya dengan tajam....
''Katakan kau ingin sesuatu..''
''Tidak....''
''Gadis baik...''
''Tidak aku bukan gadis baik..'' sangkal Manda kesal.
Matteo terkekeh melihat tingkah Manda..
''Bagaimana jika kakak pulang, kakak akan mengantarmu membeli apapun yang kau mau...''
''Bagaimana dengan gantian..kakak membujuk Mommy dan Daddy untuk menginjinkanku mengikuti pesta di sekolah..''
''Baiklah....''
Mata Amanda berbinar,..
''Wow....kau benar-benar kakakku yang tampan...''jerit Amanda memeluk Matteo..
''Tenang saja,...kakak sedang senang kali ini...jadi apapun yang kau mau akan kau dapatkan..''
''Yes....aku mencintaimu kakak, oya..mengapa aku lupa..semua orang menunggumu di meja makan..''
Matteo hanya tersenyum..
''Itu semua karna dirimu...ayo...''
Matteo merangkul Amanda untuk keluar dari kamar...
*********
''Namanya Matteo, dia masih kuliah sambil belajar di perusahaan..''ucap Marco bangga memperkenalkan Matteo pada keluarga Rive ketika makan siang...
''Kau tampan sekali...kau juga mirip Daddymu..''
''Itu terlalu berlebihan paman Rive....''Matteo tersenyum..
''Tapi kau memang benar-benar tampan, padahal aku dan Daddy mu sudah merancang perjodohan antara dirimu dan juga putri paman yang bernama Anna...''suara Rive tercekat di tenggorokannya...
Rasa sedih dan haru mulai menguar...hingga mengundang kesedihan, Matteo pun berdehem...
''Sekarang segalanya sudah canggih, aku akan menemukan putri paman dan juga bibi....aku berjanji jadi...sampai saat itu datang tolong jangan sedih....aku juga berjanji kalau memang Anna di temukan maka aku bersedia di jodohkan..''
Deg!!!
Ucapan Matteo sungguh di luar dugaan ke empat orang tua itu, mereka saling memandang dengan pandangan haru dan bahagia....
__ADS_1
''Matteo jangan memaksakan diri.''
''Tidak....setiap hari Daddy selalu menceritakan tentang paman di sela waktu jadi aku pikir...pasti sangat indah jika kita menjadi sebuah keluarga besar..''
Syakira meneteskan airmatanya dia menatap mata Matteo...
''Aku menjadi lebih bersemangat mendengar ucapannmu anakku...jadi bibi akan lebih kuat dari sebelumnya....karna kau akan menjadi menantuku..''ucap Syakira penuh harap..
Semua yang ada di ruang makan menjadi tertawa,..Serena berkaca-kaca dia senang Syakira sudah lebih baik dari sebelumnya..
''Bagaimana kalau kita memulai persiapannya dari sekarang...''ucap Serena memberi usul..
''Momm......Anna belum ketemu...''ucap Matteo kembali membuat suasana menjadi riuh..
Sementara Amanda, menatap Nathan dan Nala...
''Bagaimana kalau kita membuat baju mulai dari sekarang..''
Nathan menatap Amanda dengan senyuman..
''Aku setuju...''
Semua kembali tertawa....dan suasana yang tegang mencair...sementara Matteo sungguh-sungguh bahagia melihat Bibi Syakira dan paman Rive bisa tersenyum kembali...dia berjanji akan membantu pencarian....
************
''Berhenti dulu Nan....''ucap Miley ketika mereka melewati minimarket...
''Ada apa Miley..''
''Aku ingin membeli sesuatu, sebelum ke vila aku ingin kita menyumbang dan membagikan makanan..''ucap Miley membuka pintu mobil di ikuti Nana di belakangnya,..
Miley dan Nana,.melangkah menuju minimarkan...
''Selamat siang..''sapa Miley pelan.
Miley mengigit bibirnya...
''Ehm...aku ingin membeli isi dari minimarket ini,...''
''Apa...........''uang penjaga toko itu tak percaya...termasuk Nana yang membeku...
Ia menajamkan tatapannya sekali lagi..
'Nona...jangan bercanda..''
''Pakai kartu emas ini...''
Miley mengulurkan sebnuah kartu emas pada petugas itu lalu menunggu, dan petugas itu akhirnya menyerah dan melakukan semua yang di perintahkan Miley...
''Berapa nilainya semua yang ada di minimarket ini.''
''Sekitar 100 juta...''
''Baiklah lakukan pembayaran sekarang...''
''Baik nona..''
Nana menarik lengan Miley menjauh dan menatapnya dengan tajam..
''Apa yang kau pikirkan ini Miley...''
''Tenang saja....kau boleh mengambil makanan untuk di bawa ke Vila,...''
__ADS_1
Nana menghela nafas....
''Miley...ada apa denganmu..''
Miley menyimpan kembali kartu emas itu dan mengawasi ketika para petugas mulai menyusun dalam dus-dus untuk di sumbangkan pada anak jalanan dan beberapa panti asuhan..
Miley berkaca-kaca....yah...dia akan memberi pelajaran berharga bagi Benyamin dan Istrinya...beraninya mereka melakukan ini kepadanya..lihat saja,...mereka akan kehilangan uang namun tidak akan mendapatkan apapun...
''Nana...ayo...kita akan ke mini market lainnya..''
''Miley...ya ampun apa yang terjadi dengan kepalamu..''jerit Nana tak mengerti mengapa Miley bersikap sangat aneh....namun Nana hanya mampu mengikuti kemauan Miley..
**********
Sampai malam harinya mereka kemudian sampai di Vila...dari jauh tampak tawa beberapa orang di dalam...Miley menatap Nana..
''Apa kau yakin ini semua adalah temanmu..''
''Tentu....ayo masuk Miley..''
''Baiklah...''
Mereka lalu melangkah masuk dengan mengenakan masing-masing topeng yang menutupi sebagian wajah...
''Jauh juga dari kota....''ucap Miley sedikit segan..
Ini benar-benar pertama kalinya dia jauh dari rumah...dan rasanya adalah ia sangat bebas...
''Ayo masuk Miley...kau akan senang di dalam...'
Nana membimbing Miley masuk ke dalam Villa..dan langsung terhubung dengan banyaknya pasangan yang berdansa...
Nana membimbing Miley untuk naik ke lantai dua....
''Nana....ada banyak orang..''
''Tentu saja ini pesta..namun tenang saja..di lantai dua tidak sepadat di bawah..''
''Baiklah...''
Mereka pun naik tangga dan benar sana..di lantai dua hanya ada beberapa pasangan dan seorang pria yang duduk di sofa single...dia sendirian dan tanpa pasangan...
Matteo menunggu dengan senyuman kemenangan, Nana berhasil membujuk Miley memakai gaun yang indah dan membuatnya terlihat seksi...
''Hai...teman-teman...''sapa Nana...
Pandangan mata Nana tertuju pada Matteo..pria itu berdiri dan mendekati Miley dengan langkah yang pelan...tatapan matanya begitu tajam di balik topeng....
Sementara Miley menjadi gugup sendiri...dia menoleh pada Nana dan mencoba untuk meminta prtolongan karna dia merasa sedikit takut dengan pandangan pria ini..
Matteo mengulurkan tangannya pada Miley....
''Apakah....kita bisa berdansa..''
Miley menjadi enggan untuk berdekatan dengan Matteo..
''Tidak....aku rasa aku mengenalmu..''desis Miley waspada...
Tak lama kemudian topeng itu terbuka seiring tawa yang memenuhi ruangan...
Matteo tersenyum dingin ketika topeng itu lepas dari wajahnya...
''Ingatanmu sangat tajam Miley,...''
__ADS_1
''Oh tidak.....jadi ini kau......pria mesum.....''jerit Miley histeris.....