
Siang itu sesuai jadwal, seorang desainer terkenal yang menjadi langganan Serena Antonio di datangkan kerumah untuk mempersiapkan acara pertunangan dan pernikahan yang akan terjadi pada Mattew dan Miley/Anna...tentu saja Serena sangat bahagia karna dia sudah tau kebenaran kalau Miley adalah Anna putri sahabat suaminya yang kini menjadi sahabatnya karna itu Serena sengaja melibatkan Syakira pagi ini untuk memilih gaun yang pantas untuk putrinya sendiri..
''Bagaimana menurutmu Syakira warna ini terlihat cocok untuk Miley kita..''ucap Serena antusias..
Syakira menatap Miley yang sedang berdiri pasrah sedang di ukur untuk membuatkan gaun pertunangan dan pernikahan..
''Aku menyukai pink dan putih...aku tak tau Miley suka atau tidak...tapi jika dia mau dia bisa memilih sama seperti yang aku inginkan..''ucap Syakira menunjuk sebuah contoh kebaya modern yang elegan..
Serena mengangguk puas, setidaknya Miley akan memilih pilihan ibunya...
''Dia pasti akan suka...bagaimana kalau kita bertanya..''
''Baiklah...''
Serena mengangkat wajahnya dan menatap Miley yang terlihat murung..
''Miley..kemarilah sebentar..''
''Baik Momm...''
Miley mendekat dan sesaat kemudian duduk di depan kedua wanita asing di depannya namun ironisnya mereka tampak sudah lama mengenal...tak ada rasa canggung sama sekali..
''Kau menyukai warna apa.....pilihlah..''
Miley meneliti beberap pilihan warna kebaya yang terlihat di majalah..
''Aku menyukai pink dan putih,..jadi aku..''
''Selera kita sama Miley...astaga Mommy Syakira senang sekali..''ucap Syakira dengan mata berkaca-kaca..
''Apa...''
Wajah Miley menjadi pucat,....melihat Mommy Syakira...tidak...dia harus bersikap sopan dengan memanggil kata Nyonya..apalagi kata-kata tuan Rive seakan menari di dalam pikirannya..
''Jadi nyonya Syakira juga menyukai pink dan putih..''ucap Miley bersikap sopan..
Serena dan Syakira saling menoleh...bukankah semalam Miley memanggil Syakira dengan sebutan Mommy mengapa siang ini berbeda lagi...?
''Mengapa kau tidak memanggil Mommy pada Mommy Syakira..semalam..''
''Aku minta maaf....aku sungguh minta maaf Mommy Serena..mata Miley berkaca-kaca ia menatap mata Syakira yang sedih tapi dia harus menguatkan diri..mereka bukan ibu dan anak..dia bukan Nala atau Nathan..tapi aku harus tau batasan,....nyonya Syakira bukan ibuku...jadi sepertinya kami harus sadar..''
''Tapi Miley tak mengapa...''
__ADS_1
Kata-kata Serena menguap ketika Syakira menyentuh jemari sahabatnya..
''Tak mengapa...akulah yang bersalah...aku terlalu memaksakan keadaan,...airmata itu akhirnya menetes di wajah Syakira dan hal itu membuat Miley teramat bersalah..entah mengapa hatinya begitu nyeri...''
''Aku minta maaf Nyonya Syakira..bukan maksudku...''
''Tidak mengapa...jangan merasa tidak enak padaku...kenyataannya memang kau bukan anakku...jadi aku berjanji akan menahan diriku..lalu apa yang kau pilih Miley..''
Miley sungguh merasa kedatangannya di keluarga ini membuat masalah baru...hal itu membuatnya sungguh sedih dan tidak enak..sepertinya Mattew harus berpikir ulang untuk menikahinya...
''Aku memilih warna Pink dan putih..''
''Warnanya bagus sekali kan..''ucap Syakira berusaha mencairkan suasanya..
Sedangkan bagi Serena ia merasa tak sabar, rasanya bibirnya ingin sekali mengatakan segalanya kalau sebenarnya memang Syakira dan Miley ibu dan anak...jadi mereka tidak akan sengsara seperti ini...mungkin dia harus membujuk Mattew agar mengatakan semuanya saja..dia tak tega melihat Syakira sedih seperti ini...
''Yah....pilihan yang bagus...'' balas Miley menundukan kepalanya..
''Eehm...bagaimana kalau setelah fitting baju kita pergi bersama saja...mungkin makan sesuatu..''
''Maaf Mommy Serena tapi aku dan Amanda akan keluar ke tempat kerjaku...aku belum pamit dan bos ku pasti akan kecewa karna aku pergi...''ucap Miley memberi alasan..
''Mungkin lain kali kita bisa pergi bersama..''ucap Syakira menghibur.
Setelah fiting gaun selesai..Syakira juga tak ingin pulang dirumahnya di depan...sedangkan dari semalam, Rive dan Nala sama sekali tidak menunjukan wajahnya...di rumah ini hanya terlihat Nathan yang menyumbang pikirannya, hal itu membuat Syakira cukup kesal..karna mereka bersikap aneh...
Amanda dan Miley keluar dari lift setelah mengambil tas dan menuju halaman depan rumah...mereka berpapasan dengan Syakira yang hendak pulang.
''Moommy Syakira..sudah mau pulang...''sapa Amanda..
''Yah sayang, saatnya makan siang sekarang..nanti malam ayo kita mengadakan barbaque di taman bagaimana...''usul Syakira menatap Miley yang tidak tertarik.
''Baiklah sudah lama kita tidak melakukannya..kak Miley bagaimana kalau kita beli sesuatu sepulang dari Cafe..''
''Baiklah....Amanda ayo kita beli sesuatu..''sambung Miley tersenyum..
''Baiklah kalian berdua hati-hati..''ucap Syakira bahagia..
''Yah..tentu saja..''
Amanda dan Miley langsung masuk ke dalam mobil dan meninggalkan tempat itu...sementara Syakira masuk ke dalam rumahnya..dan langsung di sambut Rive dan Nala di belakangnya..
''Ada apa dengan wajah kalian berdua..''
__ADS_1
Syakira melangkah acuh menuju ruang tamu dan di ikuti ayah dan anak itu di belakangnya..
''Kita harus bicara Syakira..''
''Tentu saja..sambil makan bagaimana...aku lapar sekali setelah menemani Miley mencoba gaun untuk pertunangannya..dia cantik sekali...entah mengapa aku merasa dia mirip denganku..''ucap Syakira tersenyum sendiri..
Hal itu membuat Rive merasa cukup membiarkan Syakira melakukan hal yang berlebihan..
Syakira duduk dan mulai mengambil makanan sementara Rive duduk di depannya, sedangkan Nala hanya mengintip dari balik pintu ruangan...tentu dia senang Daddy membelanya..
''Katakan ada apa Rive..''
''Kurasa kedekatanmu dengan gadis itu sudah terlalu berlebihan Syakira..''
''Memangnya kenapa..aku menyukai gadis itu aku merasa dekat...aku...''
''Jadi perasaan dekatmu itulah yang membuat hancur hati Nala...bahkan aku baru tau ternyata kau menghukum Nala karna gadis asing itu..dia..''
''Cukup.....jangan mengaturku Rive lagi pula apa yang telah di katakan Nala kepadamu hingga kau berteriak padaku...dia mengadu...astaga anak itu..''
''Syakira jawab pertanyaanku apakah kau benar-benar menganggap Miley sebagai Anna...aku rasa kau sudah melewati batas Syakira,..entah anak siapa dia aku dengar dia di jual oleh orang tuanya sendiri....aku yakin semua itu karna sikapnya yang manipulatif..''
''Cukup...kau yang keterlaluan Rive...hoh..kau membuat nafsu makanku jadi hilang...dengarkan aku..yah..apa kau mau melihat aku menangis seumur hidupku....''
Hening........
Rive terdiam di tempatnya..yah..setelah sekian lama...semalam, Syakira bisa tidur nyenyak sekali moodnya juga membaik..dia lebih banyak tersenyum setelah bertemu dengan Miley...namun tetap saja...Miley mengabaikan Nala...
''Syakira....''
''Aku merasa Miley adalah penyembuhku...kehadirannya di dekatku membuat aku tenang Rive...jadi jangan mengganggu hubungan kami atau kau memang lebih suka melihatku seperti orang gila karna kehilangan Anna...''airmata Syakira mengalir deras..
Hatinya sakit sekali...Syakira bangkit berdiri..
''Syakira kau mau kemana..''
''Aku merasa kenyang dan akan meledak saat ini jadi jangan mendekatiku kalau kau sebenarnya senang melihatku seperti ini..''
Rive mengerang...
''Syakira...kau mau kemana...''
Syakira melangkah keluar dari ruang makan dan berhenti ketika melihat Nala berdiri di depannya..amarahnya memuncak..
__ADS_1
''Kau...........''