
Anna terdiam di tempatnya, pelukan Nala teramat erat kepadanya, Anna bahkan merasakan tubuh Nala bergetar...
''Aku minta maaf....aku adalah adik yang tidak bersyukur..kau adalah kakakku tapi aku bahkan tidak tidak pernah menerima itu..kak Anna....kau pasti sedih karna sikapku..bukan hanya kakak..tapi orang tua kita...aku sangat malu kak Anna..''rintih Nala di balik dekapannya..
Ucapan Nala membuat hati Anna menghangat, gadis itu akhirnya membalikan tubuhnya dan...menatap mata Nala yang sudah memerah karna airmata, itu artinya ide untuk memasukan Nala ke sekolah asrama adalah tindakan yang tepat...Nala benar-benar berubah, dan hal ini pasti akan membuat orang tua mereka bahagia..
''Aku senang kau benar-benar menyesali perbuatanmu Nala...''
Nala menganggukan kepalanya dengan patuh...
''Aku tak akan serakah lagi, setelah ku pikir...betapa beruntungnya hidupku..orang tua yang mencintaiku..kedua kakak yang sayang padaku meski sikapku sangat menyebalkan...kau adalah kakak kandungku, pembuka jalan bagiku dan kak Nathan...aku sungguh minta maaf kak Anna...aku berjanji akan bersikap baik..''
Anna menganggukan kepalanya..dambil membelai rambut Nala dengan lembut..
''Kau tau Nala...saudara sampai kapanpun adalah saudara, meski kita akan menemui konflik percayalah ikatan darah tak akan pernah putus...jadi apakah kau siap untuk pulang..''
''Yah...aku ingin pulang tapi tidak dengan supir..aku ingin bersamamu kak..ayo kita sering menghabiskan waktu berdua...aku tak ingin kehilangan waktu dengan kakak sebelum kak Anna dan kak Mattew menikah..''
''Baiklah....walaupun kakak menikah tapi kau tetap bisa bersama dengan kakak sampai kapanpun..''
''Apa maksud kakak setelah menikah kita akan tinggal bersama..aku senang..''
''Tidak...kakak akan tinggal sendirian tapi masih satu komplek karna kakak ingin terus ada di dekatmu dan Nathan....''
''Yey...terimakasih kakakku sayang..''
Nala kembali memeluk Anna dengan erat..
''Ayo....kita pergi sekarang..''
''Baiklah......ayo kak....''
*****************
Amanda akhirnya menyelesaikan lemburnya, waktu sudah menunjukan pukul 10 malam, untung saja besok libur..Amanda telah mengganti baju dan hendak keluar dari ruangan namun langkahnya terhenti ketika dia menyadari Arron berdiri di depannya..
''Amanda...''
''Jangan mengantarku...sudah ada Nathan di depan..''
Amanda melangkah melewati Arron begitu saja,..mengambil jaket dan segera memakainya..
''Amanda...''
''Tidak aku baik-baik saja Arron..ada apa denganmu..''
Arron mendekati gadis itu, dan menarik tangannya...keduanya bertatapan..
''Mengapa harus Nathan yang menjemputmu..''
''Mengapa kalau dia...apa ada masalah, dia tak punya kekasih yang akan cemburu..lagi pula dia akan menjadi saudaraku...jadi tak masalah dia mengantarku dan menjemputku..''
''Amanda...''
__ADS_1
''Yah........''
Arron menggertakan gigi...
''Hari ini kau lembur maka aku akan mengantarmu sampai kerumahmu, apa kau mengerti....kau tidak bisa menolak...apalagi pulang bersama pria lain..''
Usai berkata, Arron lalu mengambil jaketnya dan segera memakainya..pria itu lalu menghampiri Amanda yang masih terlihat bingung dengan sikap Arron yang aneh...
Apakah karna dia merasa Amanda sudah seperti adiknya karna itu Arron masih memberi perhatian..ya ampun...Amanda...kau benar-benar menyedihkan..
''Ayo kita pulang..'' ajak Arron lalu melangkah lebih dahulu sementara Amanda mengikutinya dari belakang..
Mereka akhirnya sampai di depan Cafe lalu masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Cafe milik Arron..sementara tak jauh dari sana, sebuah mobil tampak terparkir disana..
Seorang pria menatap mereka dengan penuh cemburu..
''Amanda....seharusnya kau adalah milikku bukan....mengapa kau menjadi milik, pria lain....mengapa kau memilihnya........'' teriak pria itu lantang..jemarinya terkepal di stir mobil..dia tak akan menyerah...tidak akan.....
*****************
Mobil akhirnya sampai di depan rumah Amanda dan tepat disaat yang sama mobil milik Anna sampai...mereka keluar bersama dari dalam mobil...
Amanda cukup terkejut melihat Nalla telah kembali pulang setelah menjalani waktu seminggu di asrama..
''Nala.....kau sudah pulang..''
Nala memang sudah berubah, namun sikap juteknya tidak...jadi ketika orang yang baru pertama melihatnya akan langsung tau dia gadis yang culas...
Anna tersenyum ketika menatap Amanda yang senang dengan kedatangan Nala...Amanda melangkah mendekat..sementara Anna dan Arron bertatapan....yah..bagaimana pun Arron dulu menyukai Anna..tapi sekarang tidak lagi...Anna adalah milik sahabatnya Mattew..Amanda mendekati Nala mereka bicara sebentar sementara Anna mendekati Arron yang menatapnya dengan tajam..
Arron tersenyum...Anna sangat cantik, tentu saja siapapun akan jatuh cinta dengan wajah malaikat itu...
''Hai Anna...aku senang mendengarkan kau telah menemukan keluargamu dan Mattew...''
''Kami akan segera menikah..''ucap Anna malu-malu..
Arron mengangguk, salahnya sendiri dia tak pernah mengucapkan kata cinta, entah harus senang atau sedih...jika waktu itu dia mengungkapkan perasaannya apakah Anna akan menerimanya...dia dengar kalau hubungan Anna dan Mattew sudah lebih lama..sebelum mereka mengenal..jadi sejak awal Arron memang tidak punya kesempatan..mungkin yang terbaik adalah harus menyembunyikan perasaannya..
''Selamat....lalu dimana Mattew...''
Anna melirik jam tangannya, dan kembali tersenyum..
''Mattew masih di kantor sebentar lagi akan pulang...''
'Bagus...selamat untuk rencana pernikahanmu Anna..ini doaku yang tulus untuk dirimu..''
''Aku senang sekali..jangan lupa kau harus hadir...''
''Tentu saja..Mattew sudah memintaku secara khusus..''ucap Arron tertawa..
''Aku senang mendengarnya..''balas Anna..
Sementara itu mereka melirik Amanda dan Nala yang sedang bicara serius..
__ADS_1
Amanda menatap Nala dengan tajam..
''Nala...percayalah...aku senang sekali menyadari kau telah kembali..''
''Aku menyesal atas semua dosaku pada orang tua dan kakak..kau tau...aku benar-benar...''
''Nakal...''ucap Amanda tertawa..
''Yah...Nakal...''balas Nala memutar bolamatanya..
''Aku senang karna ketika kau pulang maka waktu berpesta kita akan semakin dekat...
''Tentu saja...ehm..Amanda aku minta maaf, waktu dirumah sakit aku benar-benar telah bersikap kasar padamu..''
''Kita akan menjadi saudara begitu kakak kita akan menikah..''jawab Amanda tersenyum..
''Yah..kita akan menjadi saudara...aku lebih tua setahun darimu Amanda...''
''Jadi apakah aku harus memanggilmu dengan sebutan kakak..''ucap Amanda melebarkan matanya..
''Yah..mulailah dari sekarang..''ucap Nala tajam..
''Astaga..kau membuatku takut...''jerit Amanda tertawa..
Sementara itu Anna memanggil mereka mendekat...
''Ayo..kemarilah Amanda dan Nala..''
Kedua gadis itu mendekat...Arron menatap kedua gadis itu satu persatu...dan berdehem,....kedua gadis ini benar-benar berbeda..satu feminim dan yang satunya tipe gadis berwajah culas..
''Jadi Arron..ini adalah Nalla adik kandungku, dan Amanda kau tau bukan dia akan menjadi adik iparku...'' ucap Anna memperkenalkan.
Arron mengangguk...ia mengulurkan tangannya kepada Nala..namun gadis itu memalingkan wajahnya...Amanda dan Anna terkejut dengan sikap Nala...
''Nala...''
''Aku tidak suka wajahnya kakak....setiap melihat wajah playboy seperti itu rasanya aku ingin menghancurkannya..''
''Tunggu..kau bilang aku playboy..''ucap Arron tidak terima.
Anna dan Amanda terkejut...
**************
Hai.....readers tercintah....
Author mau tau siapa yang dukung, Amanda/Arron atau malah Arron/Nala....
Kasih tau pendapat kalian yah berikut alasannya mengapa memilih pasangan itu...komen di bawah yah.....
Terimakasih, kesayangan Author....
Selamat Berpuasa bagi yang menjalankan...semangat...semangat.....
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️