
Serena kembali ke ruang tamu, ia tak sabar untuk memberitahu segalanya kepada keluarga Rive dan juga Syakira namun langkahnya terhenti ketika Mattew mencegahnya, hingga keduanya saling menatap dengan tajam..
''Mommy hentikan...''jerit Mattew menghalangi jalan Serena hingga wanita itu bersedekap..
''Mengapa kau malah mencegahku..''jerit Serena tak terima..
''Mommy tunggulah sebentar, lagi pula Mommy akan membuat semuanya menjadi kacau..''
''Mattew tak ada yang kacau justru ketika kau membiarkan ini semua berlarut-larut maka mungkin akan terjadi sesuatu..''
''Tidak Mommy...aku ingin pertunangan kami menjadi moment yang pas agar aku memberitakan kabar baik ini...aku masih akan menghukum keluarga angkat Miley yang terlah menyiksanya dan sempat ingin menjualnya...Mommy...cukup Mommy mendekatkan mereka dan mengawasi...untuk beberapa hari ini aku memang sedang sibuk dan aku tak bisa membagi waktu jadi Mommy please jangan kacaukan segalanya..'
Serena akhirnya menurut setelah putranya meminta hal itu kepadanya bagaimana pun Mattew sudah memikirkannya dalam-dalam...
''Baiklah putraku Mommy akan mengalah tapi..jika sesuatu terjadi di luar kendali maka Mommy akan bertindak...dan kau tak boleh menyalahkan Mommy..''
''Okey Momm....tapi jika sesuatu di luar kendali itu bisa Mommy cegah maka aku akan bahagia...''ucap Mattew memohon..
Serena akhirnya mengangguk dengan mata berkaca-kaca..yah...ia memang sedikit curiga dengan kemiripan Miley dengan Syakira terlebih Rive wajah mereka begitu sama namun ia memang tak pernah membayangkan kalau mereka ternyata adalah sepasang ayah dan anak bukankah hal itu adalah keajaiban..
Serena tak mampu menahan rasa bahagianya...
''Baiklah demi kau putraku, Mommy akan melakukan apapun termasuk merahasiakan segalanya lagi pula pertunangan akan di lakukan minggu depan..jadi Mommy tak akan pernah mengacaukannya..''
''Bagus,....aku mencintaimu Mommy dan aku lega karna Miley akan segera mengenal siapa orang tua kandungnya.''
Mattew menganggukan kepalanya...ia lega telah berbagi informasi ini pada Mommy nya dan ia harap semua akan baik-baik saja....
Mattew bisa lega sekarang menyadari Miley berada di tempat yang tepat disisih keluarga yang mencintainya dan Matteo yang tergila-gila kepadanya.
''Baiklah kau harus tidur sekarang Mattew, Mommy sudah mengantuk.
''Aku harus ke suatu tempat sekarang, Mommy tidurlah..''
''Baiklah hati-hati Mattew..''
''Tentu..Mommy..''
Keduanya saling memeluk sebelum Mattew meluncur pergi meninggalkan rumah, ada hal yang harus dia selesaikan.
*************
__ADS_1
Bughhhhh.....
Berbagai pukulan keras di arahkan pada Barron yang sedang terikat...tatapan Mattew begitu membara menyadari Barron mengirim orang untuk menculik Miley..untuk di sekap dan di jadikan budak nafs*nya..
''Aaarrgghh....cukup anak muda...apa yang kau lakukan..aku bahkan tidak mengenalmu...''
''Kau memang tidak mengenal mu tapi kau sudah berani ingin menculik calon istriku..''
Mata Barron terbuka lebar..
''Apa maksudmu Miley...''
''Yah..Miley dia adalah kekasihku dan beraninya kau ingin menangkapnya..''
Barron tertawa kencang..
''Kau tidak tau apapun anak muda..Miley telah ku beli dengan harga mahal..orang tuanya telah menjual anaknya padaku dengan harga yang pantas karna itu Miley adalah milikku..''
Barron tertawa kencang sendiri, sampai tawa itu menguap ketika mendengar sebuah rekaman yang telah di siapkan Mattew sebelumnya..
Pria itu tampak marah....sementara Mattew mendekati Barron dan menatapnya dengan tajam...
''Tidak...kau berbohong...semalam aku bercinta dengan Miley..''
'Bahkan dalam mimpimu kau sama sekali tidak pantas kau dengar itu...''teriak Mattew murka..
Mattew membalikan tubuhnya dan hendak melangkah..
''Tidak......tunggu kau mau kemana...aku mohon jangan pergi...aku akan mengabulkan keinginanmu tuan..''rintih Barron teramat ketakutan..
Saat itulah Mattew menoleh dan tersenyum dingin...dia mendekat..
''Katakan penawaranmu Barron..''
''Aaa...aku akan melepaskan Miley dan mengenai semua utang itu aku akan mengejar orang tua angkatnya..tapi tolong lepaskan aku dan jangan menyebar semua videoku aku mohon..''
Mattew tersenyum menang.........
*****************
Pagi sekali Miley lebih dahulu bangun ia bangun jam 5 pagi dan langsung keluar menuju taman...gadis itu terbiasa bangun pagi sekali, apalagi dia kini tinggal di rumah orang tua Mattew...gadis itu melangkah menuju taman tak tau apa yang harus di kerjakan sepagi ini..
__ADS_1
Dari jauh dia melihat Tuan Rive sedang berlari keliling kompleks..mata Miley terarah pada pria itu...ia tersenyum memberi hormat ketika Rive lewat di depannya..
''Daddy.....''
Suara lembut membuat Rive menghentikan langkahnya..ia mendekati Miley yang sedang menatapnya..mata abu mereka bertemu dan pria itu bersikap sedikit sinis...yah..ia mulai terpengaruh aduan putrinya Nala semalam..
Rive mendekati Miley dan menatapnya tajam..
''Jangan memanggilku dengan kata-kata itu Miley..kau bukan putriku dan aku tidak mengijinkannya apalagi setelah kau menjadi penyebab putriku Nala di hukum ibunya sendiri..
''Hah........''
Miley terkejut dengan ucapan ketus dari tuan Rive kepadanya, Miley menundukan kepalanya sedikit takut menatap mata tajam Rive..
''Aku minta maaf tapi aku sama sekali tidak tau apa yang terjadi pada istriku, karna kehilangan anak kami dia menjadi lebih sensitif dan menganggap orang asing sebagai anaknya dan bahkan menghukum anak kandungnya sendiri demi orang asing itu...''
''Aku sungguh tidak mengerti maksud tuan Rive apa salahku.''suara Miley terdengar lebih serak hampir menangis..
Rive mencoba mengontrol emosinya..
''Entah darah daging siapa kau Miley..dari mana sikap licik dan manipulatifmu berasal aku tidak tau..kau mungkin bisa memperdayai keluarga sahabatku Marco dengan mengincar putranya Mattew yang berharga..seharusnya Mattew menjadi tunangan putriku..tapi kau datang dan merusak segalanya..''
Ucapan Rive cukup kasar dan melukai Miley hingga ia menunudkan kepalanya dalam-dalam..perasaan di tolak kembali muncul dan menuduhnya...
''Apa salahku katakan saja tuan aku akan bersedia pergi jika aku menjadi pengganggu..''ucap Miley sesegukan..
Rive terdiam sebentar,mencoba mengabaikan hatinya yang nyeri ketika melihat airmata yang jatuh dari mata Miley..namun semua ini dia lakukan untuk melindungi putrinya Nala....setelah Anna hilang hanya Nala yang mengisi kekosongan di hati Rive..Rive akan melindungi putrinya demi apapun...ia mendekati Miley yang berdiri dengan rapuh dan menatapnya...
''Miley...karna kau Nala di hukum Mommynya berjalan kaki dari toko Eskrim sampai dirumah..kau tau betapa jauhnya itu...''
''Apa....''jerit Miley sedih....
''Yah...mengapa kau selalu menyusahkan orang lain....jangan perlihatkan wajah lugumu karna aku benci melihatnya,..kau bisa menipu orang lain tapi tidak denganku Miley...''
Rive melangkah melewati Miley, hingga gadis itu meneteskan airmatanya..
''Tuan aku minta maaf....aku tidak tau jika semua itu karna aku..''
''Karna itulah kau harus mulai berpikir sekarang..kedatanganmu di keluarga Marco Antonio mungkin akan menjadikan bencana besar, kau pembawa sial ..dan perlu kau tau aku tak akan pernah hadir di pernikahanmu..''ucap Rive tajam....
Pembawa sial....? Ulang Miley begitu sedih..gadis itu tertunduk menangis.....
__ADS_1