Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Membalas


__ADS_3

Wajah Miley terlihat begitu syok ketika memandang beberapa pria di depannya, gadis itu gemetar ketika menyadari kalau para pria menatapnya dengan senyuman garang..siapa mereka mau apa mereka kemari..? Berbagai pertanyaan muncul di kepalanya...walau sebenarnya, Miley sudah curiga dengan sebuah nama.


''Kau bernama Miley..''


''Yaa...ya....aa...aku adalah..''


''Cepat ikut kami atau cafe ini akan di hancurkan dalam sekejap...''ucap salah seorang anak buah mendekatinya..


Miley menghela nafas...tentu saja dia tak ingin menjadi bersikap keras kepala, tuan Arron sudah sangat baik padanya jadi...Miley tak ingin melibatkan orang lain..membiarkan cafe ini di hancurkan maka dia akan kehilangan kepercayaan.


''Baiklah aku akan ikut kalian tapi bisakah aku tau siapa yang mengirim kalian..''


''Tuan Barron....kau harus ikut kami sekarang untuk menjadi wanitanya, itu artinya kau menjadi milik tuan kami selamanya...apa kau mengerti Miley..''


''Apa...tapi bagaimana bisa bukankah tuan Barron tau..''


''Tidak masalah Miley....yang terpenting adalah kau harus ikut kami sekarang..tuan Barron tetap menginginkanmu bukankah itu penawaran menarik untukmu.''ucap pria itu dengan senyuman tegas..


Miley lalu menghela nafas...tuan Barron tetap menginginkannya walau tau dirinya bukan perawan lagi, yah..ini semua pasti karna pria tua bangka itu tak mau rugi...dia pasti menginginkan kenikmatan...


Sial...bagaimana lagi sekarang, ibunya Margaret pasti memberi tau keberadaan Miley...


jantung gadis itu berdegup kencang menyadari kalau hidupnya kembali terancam...


Bagaimana ini...?


''Baiklah...aku akan menutup pintu...tolong jangan hancurkan tempat ini...aku akan mengikuti kalian..''ucap Miley pasrah..


'Baiklah....kami akan menunggu..''


Miley lantas masuk ke dalam cafe..dia mengambil ponselnya dan membawanya dalam saku jaket..gadis itu lantas berpikir sebentar..bagaimana kalau dia membawa sesuatu yang tajam..


Miley melihat garpu dan sumpit tanpa berpikir lama gadis itu segera mengambil peralatan makan itu dan menyimpannya juga dalam saku jaket..Miley lalu keluar dari cafe dengan tenang...

__ADS_1


ia menyerah ketika para pria mendekatinya dan meminta untuk keluar..


Miley pun menurut, keluar dari Cafe, suasana jalanan tampak sepi dan gadis itu mulai cemas, ketika sebuah mobil besar terparkir di jalan..oh..hidupnya akan berakhir ketika masuk ke dalam mobil itu..batin Miley benar-benar takut..


Dan ketika mendekati mobil, seorang anak buah itu membuka pintu mobil dan menunduk..


Dan kesempatan itu di gunakan oleh Miley untuk menyerang pria itu dengan garp..


''Aaarrrgggh........''


''Maafkan aku.....''jerit Miley sambil berlari.


Mereka pun sadar kalau Miley mempermainkannya..


''Cepat kejar gadis itu..sekarang..''teriak salah seorang dari mereka..


Miley menjerit keras ketika beberapa pria bertubuh besar itu mengejarnya...airmatanya menetes, dia masih terus berlari sampai dia lelah..namun tak ada tanda-tanda untuk mereka berhenti mengejarnya..


''Berhenti Miley....atau aku akan menembak..''


Dia akan tertangkap...dan benar saja, ketika dia sudah lelah, Miley tersungkur di aspal. Lututnya robek dan juga tangannya, berdarah..


''Hahaha....kau tak akan pernah bisa lari, gadis murahan..aku heran padamu mengapa kau masih saja berontak...kau hanya akan di jadikan simpanan tuan Barron tapi jika kau kesepian aku bisa mencobamu lebih dahulu, bukankah kau bukan gadis perawan..''desis pria itu kejam..


''Cih...lepaskan aku, apa kau sedang bermimpi..tak semudah itu mendapatkan aku...tolong...''


Miley menjerit keras,..ketika rambutnya di tarik ke belakang, rasa sakit di kepalanya, rambutnya pasti banyak yang putus...gadis itu meronta mencoba menahan sakit dan memberi perlawanan dan tak sengaja Miley menendang milik pria di depannya hingga pegangannya terlepas.. kesempatan ini di gunakan Miley untuk berlari namun sekali lagi gadis itu mengerang kesakitan ketika ia kembali di tarik dengan lebih keras...kali ini gadis itu jatuh ke aspal luka lecet di sekujur tubuhnya tambah parah...pria itu sangat marah karna Miley melukainya...ia mendekat ingin membalas dendam..beraninya gadis ini melukai hal terpenting baginya..


Dengan tatapan beku pria itu mendekati Miley yang pasrah...luka di sekujur tubuhnya membuat Miley mengerang kesakitan...gadis itu terlentang pasrah di aspal...robekan di lutut akibat jatuh tadi membuatnya tak berkutik, ada darah yang menetes disana,...


Airmata Miley kemudian menetes di wajahnya yang sembab,...di saat seperti ini sebuah perlindungan keluarga begitu dia inginkan tapi...rasanya itu tak mungkin dia dapatkan...hidup Miley seakan gelap di depannya...matanya nanar memandang bulan purnama di depan matanya...rasa sakit itu mulai menjalar...


Sungguh malang sekali nasibnya...sesungguhnya Miley bertanya di dalam hatinya apa kesalahanya..hingga dia menanggung semua rasa sakit ini..tetap memandang penuh airmata ke atas langit malam yang di penuhi bintang..Miley memejamkan matanya..

__ADS_1


''Apakah ini akhirnya Tuhan....apakah sekarang waktunya...aku pasrah..aku tak bisa berbuat apapun lagi selain pasrah...kepadamu..''isak Miley di sela airmatanya yang terus menetes di wajah sendunya..


Dan langkah pria tadi semakin dekat..tatapan penuh dendam begitu menguasainya hingga pria itu berhenti di depan Miley yang tak berdaya di depannya...


''Beraninya kau berbuat curang..kau tau bahwa aku bisa saja membunuhmu kali ini..''teriak pria itu geram..


Isakan Miley semakin terdengar pilu di malam itu..


''Bisakah aku meminta satu hal kepadamu...''ucap Miley dengan bibir yang bergetar..


Pria itu mengerutkan kening..


''Apa maksudmu...''tanya pria itu mengerutkan kening..


''Aku yatim piatu...mungkin sekarang orang tuaku sudah meninggal....dengarkan aku, aku tak tau apakah kau punya adik atau kakak perempuan tapi....aku mohon lakukan sesuatu padaku kabulkan permintaanku..''bisik Miley membiarkan airmatanya menetes..


Dan di luar dugaan pria itu mengerutkan kening,...ucapan Miley mulai mempengaruhinya..


''Katakan apa yang kau inginkan..''


Miley berdehem...


''Aku tak akan menginjikan pria tua itu menyentuh tubuhku...aa...aku tak akan rela...jadi bunuh aku saja hum..itu lebih baik dari pada aku...menyerahkan tubuhku kepadanya....''


''Kau mendapatkan segalanya..bukankah kau bisa hidup senang..''teriak pria itu murka..


''Aku tak bisa hidup seperti itu..nuraniku tidak menginjinkannya...usianya bahkan seperti kakekku jika dia masih hidup...isak Miley sedih..bukankah itu sangat mengerikan..''ucap Miley sesegukan..


Ketika mereka sedang bicara..seorang anak buah yang lain mendekati Miley dan hendak memukul gadis itu dengan sebuah tongkat baseball namun, mereka terkejut ketika ada sebuah mobil yang melaju kencang mendekati mereka...hingga berhenti tepat di depan Miley yang tersungkur di aspal..


Pria itu sangat marah menyadari kalau apa yang dia liat di depan matanya...meraih pistol di dasboar mobil,...pria itu bergerak turun dari mobil dan mendekati mereka..pandangannya mengeras begitu marah..


''Aapa yang kalian lakukan..........''teriaknya murka...

__ADS_1


Duar.............


''Tidakk.........'' Miley menjerit histeris...


__ADS_2