
Miley membeku di hadapan Rive dan Syakira yang menatapnya tanpa kedip mata,Rive bahkan melepas kacamatanya untuk menajamkan tatapannya pada gadis di depan mereka..
Siapa gadis ini mengapa hatinya bergetar dan dia tak bisa berkata apapun, sebuah perasaan akrab yang sulit untuk di cerna Rive hingga pria itu mematung di tempatnya...
''Miley.....Miley sayang..''jerit Syakira dengan mata berbinar...
Tanpa menunggu, Syakira menarik tubuh Miley untuk mendekapnya dengan erat...hingga Rive menjadi bingung, dia mematung disana dengan ekspresi beku..
''Nyonya Syakira...''bisik Miley mengusap punggung Syakira lembut..
Rasanya damai....
Pelukan itu terlepas...dan Syakira masih memegang bahu Miley dengan sedikit bergetar..
''Senang sekali melihatmu lagi sayang..''bisik Syakira penuh haru..
Mata Miley pun berkaca-kaca dia menyadari kedekatan tak biasa dari pelukan mereka..
''Aku baik-baik saja nyonya..''
''No...jangan panggil aku nyonya..panggil saja Mommy Syakira...dan ini suamiku,...kau bisa memanggilnya Daddy Rive..''ucap Syakira menatap mata Rive yang memerah entah mengapa..
Miley membalikan tubuhnya menatap mata Rive yang berkaca-kaca, untuk beberapa saat keduanya hanya saling menatap hanya menatap,..hingga airmata Rive tanpa sadar menetes...
''Daddy....''
Rive memakai kacamatanya kembali dan menarik dirinya...
''Maaf.....bicaralah dengan istriku, aku sudah lelah..''
Rive membalikan tubuhnya dan pergi begitu saja, dia tak mengerti mengapa dia menangis,...mengapa...tentu saja perasaan sensitif ini sangat menyiksanya karna hatinya langsung menuntunnya untuk mengatakan kalau Miley adalah Anna,....itu tidak mungkin bukan...?
Rive memilih kembali ke kamarnya dan beristirahat, kehilangan Anna adalah pukulan terberat baginya jadi Rive merasa hilang tenaga saat ini...yah....
Brugghhhh....
Rive menjadi tak fokus hingga menabrak tubuh Nala yang hendak keluar ruangan..
''Daddy....mengapa menabrakku..'' protes Nala meringis..tubuh Daddy cukup kekar dan ketika menabraknya itu cukup sakit..
''Maafkan Daddy sayang...Daddy hanya tidak fokus..''
''Apa Daddy lelah..''
''Mungkin....''
''Dimana Mommy...''
__ADS_1
''Sedang di rumah Daddy Marco..''
Nala menghela nafas kesal, dia sudah tau mengapa Mommy langsung kesana karna sekarang gadis licik itu sudah tinggal dirumah Daddy Marco..
''Ada apa dengan wajahmu...'' lirik Rive penasaran..
Nala menatap mata Rive...
''Mommy pasti bersama gadis licik yang di anggap Mommy sebagai kak Anna..dia gadis penipu dengan wajah polosnya..sudah berapa banyak korban yang dia tipu..''
Rive mengerutkan kening...
''Apa maksudmu Nala...bisakah kau ceritakan pada Daddy...''
'Ya tentu...''balas Nala sudah siap dengan serangannya..
Nala membimbing sang Daddy untuk duduk di sofa lalu dia mulai bercerita....
''Keluarganya adalah seorang penipu kedua orang tuanya sudah masuk penjara karna menipu seorang rentenir bernama tuan Barron...aku telah menyelidikinya, awalnya mereka merencanakan untuk menikahkan Miley dengan pria tua itu tapi begitu uang sudah di terima..mereka lalu menyembunyikan Miley disuatu tempat dan...mereka saja yang masuk penjara..''
Rive terdiam sebentar..mencerna semua perkataan Nala...memang dia tidak bisa percaya begitu saja namun akan menyelidiki segalanya jadi dia akan menampung cerita putrinya..
''Aku benci sekali padanya...''
''Jangan terlalu membenci putriku..''
''Daddy tau mengapa Mommy menghukumku jalan kaki...semua karna Miley...karna Mommy tidak terima aku menyadarkan agar jangan terlalu dekat dengan Miley..mereka baru pertama kalinya bertemu..tapi apa yang Mommy lakukan...aku di hukum karna gadis asing itu...dan aku tak akan diam saja..akan aku buktikan dia hanyalah seorang penipu..''
''Apa....''
Rive terkejut setengah mati atas informasi yang di berikan Nala kepadanya...jemarinya ikut terkepal...sementara Nala tersenyum menang karna Daddy terpengaruh padanya yah...sejak orang tuanya kehilangan kak Anna maka dirinya adalah pusat perhatian...semua permintaannya di turuti apalagi oleh sang Daddy...jadi Nala tak ingin kehilangan hal itu.. Perasaan berkuasa itu sangat indah dalam genggamannya dan Nala tak ingin kehilangan itu demi apapun.
***************
Syakira di bawa masuk oleh Miley ke dalam rumah disana sudah ada semua keluarga, Serena mengulurkan tangannya memintanya duduk di sampingnya...Syakira pun menurut namun tak ingin melepas ganggaman tangannya pada Miley,....Mattew yang menyadari hal itu cukup terharu,,betapa insting seorang ibu itu kuat sekali padahal dia belum membuka kebenaran kalau Miley adalah Anna tapi belum minggu depan dari sekarang di malam pertunangan mereka Mattew akan memberi kejutan...karna ia masih harus menghukum orang-orang yang telah menyakiti Miley gadisnya.
''Kau mengenal calon menantuku Syakira..''ucap Serena tersenyum..
''Yah...kami bertemu di toko eskrim, dan aku langsung jatuh cinta padanya...'' mata Syakira berkaca-kaca..
Serena mengerti itu, wajah Miley memang mirip dengan Syakira versi muda..hal itu membuat ia cukup terkejut karna dunia sangat kecil di mata mereka..
''Aku mengerti perasaanmu Syakira dan berita baiknya dia adalah calon istri Mattew..dia akan tinggal disini mulai sekarang sampai pernikahan mereka di gelar..''
''Apa.....''jerit Syakira senang..ia menatap Mattew dan Miley bergantian..mereka cocok tampan dan cantik..
''Mommy Syakira...aku akan memberi kejutan manis di malam Pertunangan kami minggu depan dan aku yakin Mommy Syakira akan senang..''ucap Mattew dengan mata berbinar..
__ADS_1
Syakira mengangguk patuh..
''Mommy akan menanti kejutan yang menyenangkan itu dengan tidak sabar...''balas Syakira dengan mata berbinar.
''Lalu apakah kita akan mulai mempersiapkan segalanya...''tanya Syakira antusias..
''Yah tentu saja Syakira kau harus ikut memilih gaun yang cocok di pakai Miley di hari pertunangan mereka..''ucap Serena dengan mata berkaca-kaca.
Syakira menundukan kepalanya menjadi haru..jika saja Anna ada disini mungkin dia sangat bahagia, rasanya sakit sekali membayangkan hal itu..
''Mommy Syakira...jangan sedih..''bisik Miley kembali memeluk tubuh Syakira begitu saja..hingga Mattew benar-benar terharu..
Ikatan batin lebih dari apapun..dan dia percaya itu..
Syakira akhrinya menghentikan isakannya dan mencoba tersenyum...
''Baiklah jangan sedih lagi Syakira...keluarga kita akan berpesta sekarang..''ucap Serena berusaha menenangkan Syakira..
''Maafkan aku...''bisik Syakira dengan mata yang basah..
Mereka akhirnya makan malam bersama walau tidak di hadiri Rive dan Nala, namun Syakira dan Nathan langsung akrab dengan Miley tentang banyak hal..sampai waktunya tidur..
Amanda sudah membawa Miley naik ke kamar di lantai 3..dan ketika Serena hendak naik...Mattew menahan langkah sang Mommy..
''Aku harus bicara Mommy..''
Serena menoleh...
''Bicara apa Mattew...''
''Tentang kebenaran..''
''Kebenaran...''ulang Serena mengerutkan kening..
''Tapi Mommy berjanjilah kalau Mommy akan tutup mulut sampai pesta pertunangan tiba...aku ingin membuat ini sebagai kejutan..
''Hum katakan...''
''Miley adalah Anna yang hilang...''
''Apa...''jerit Serena terlihat Syok...
Airmata ikut mengalir dari matanya, ini sungguh berita bahagia...
''Aku akan memberitahu mereka sekarang..''ucap Serena tak sabar..
''Tidak..Mommy..berhenti.......''jerit Mattew..
__ADS_1
Astaga Mommy tak bisa di percaya...batinnya...