
Dava menatap sekali lagi tanda pengenal milik gadis yang dia sangka adalah Amanda dan menajamkan tatapannya...ternyata dia adalah Nala Morgan..?
Dava mengerutkan kening, Nala..dia gadis yang cukup berani menurut Dava..pria itu tersenyum ketika menggenggam pengenal Nala..sungguh ia tak akan melepaskan Nala sedikitpun..
Dava lalu meninggalkan tempat itu...
************************
Ketika ciuman mereka terlepas, Arron menatap mata Amanda yang dalam, ia tak tau mengapa dia lepas kendali pada Amanda...tentu saja, bukankah dia menganggap Amanda seorang adik..?
Sedangkan wajah Amanda merah padam, gadis itu membeku ketika Arron menyentuh wajahnya dengan tangan..
''Apa arti ciuman kita....'' tanya Amanda dengan mata berkaca-kaca..
''Aku tak mampu menahan semua perasaanku lagi Amanda...aku...mencintaimu..''
''Hah......''
Amanda tak tau apa yang harus dia lakukan, ungkapan cinta dari seorang Arron membuatnya terkejut..meski ia senang namun bukankah Arron terlalu buru-buru..
''Kau mencintaiku, bukankah kemarin kau bilang aku hanya seorang adik di matamu..Arron...''
''Aku mengerti kalau mungkin kata-kataku menyinggungmu Amanda tapi..aku serius dengan perasaanku...ketika kau pergi kemarin hatiku menjadi cemas, kau bahkan meminta Nala menggantikanmu dan percayalah pikiranku kacau karna jauh darimu Amanda...aku tak bisa berhenti untuk mencintaimu dan maafkan aku karna aku telah membuatmu sedih dengan semua ucapanku aku........''
''Aku mengerti...''balas Amanda lembut..
''Jadi jika aku melamarmu..''
''Mari kita jalani dulu hubungan kita bagaimana...aku masih muda..beri aku jeda setahun setelah kakak menikah,...sementara itu kita bisa saling mengenal...''
Arron akhirnya menurut lagi pula memang terlalu buru-buru jika dia meminta untuk menikah..pria itu tersenyum..
''Baiklah...aku akan menunggumu Amanda...jadi..apakah kita adalah sepasang kekasih sekarang..''
Amanda mengulum senyum..
''Yah..tentu saja..jangan permainkan aku..''ucap Amanda memberi peringatan..
Arron lantas menarik Amanda ke dalam pelukannya dan mendekapnya dengan hangat...
''Aku akan menjagamu Amanda..dengan nyawaku..''bisiknya berjanji.
''Terimakasih Arron.''
****************
Sementara di kamar Nathan, pria itu duduk di balkon kamar...matanya memandang taman bunga di depannya.biasanya Amanda akan menyiram bunga disana..pria itu memejamkan matanya ketika semua mimpi itu kembali menyadarkannya...bagaimana pun hubungannya dan Amanda tidak baik, dia adalah adik kandung kak Ana sedangkan Amanda adik kandung kak Mattew,...jika mereka bersatu, jika Nathan memaksakan hubungan ini maka keluarga mereka akan menjadi bahan pergunjingan...yah..meski dia mencintai Amanda namun pergi adalah yang terbaik...pria itu tersenyum lega sendiri dengan keputusannya..
Tak lama kemudian...
Pintu kamar di ketuk lalu terbuka, tampak Syakira dan Rive masuk ke dalam kamar...
''Putraku...''
__ADS_1
''Mommy...Daddy....''
Nathan berdiri dan menundukan kepalanya dalam-dalam...
''Duduklah Mommy ingin bicara nak..''
Nathan pun akhirnya duduk di depan orang tuanya..Syakira tampak tak rela..
''Kau adalah putraku satu-satunya, jangan bilang kau akan meninggalkan Mommy..''
Nathan pun menghela nafas....ia merahasiakan perasaannya dari semua orang...termasuk orang tuanya..
''Mommy..aku adalah seorang pembisnis...aku menemukan peluang di Kota seberang, jadi aku harus pergi Mommy...tapi jangan khawatir karna aku akan kembali padamu..''ucap Nathan berjanji..
''Harus bagaimana lagi aku bicara Nathan....baiklah kalau itu keputusanmu..doa Mommy selalu bersamamu tapi....pulanglah sesekali....agar kita bisa bersama-sama...''
''Tentu saja....aku akan kembali padamu..''Nathan tersenyum..
*************
Segala persiapan tentang pernikahan sudah rampung, besok adalah hari pernikahan Mattew dan Anna...semua keluarga berbahagia...semua berkumpul dan makan-makan bersama demi merayakan malam sebelum pernikahan, Nala sedari tadi tampak antusias menyiapkan segalanya..
''Nala..sebentar jangan kemana-mana karna, ada seorang pengusaha muda yang akan Daddy kenalkan denganmu..''
''Tidak mau...aku baik-baik saja, apakah Daddy ingin mengusirku dengan cepat melalui pernikahan...dengarkan aku Daddy kau tak akan pernah mendapatkan anak cantik sepertiku..''
Rive merangkul Nala yang begitu percaya diri dan mengecup puncak kepalanya dengan penuh kasih sayang..
''Daddy hanya ingin kau mulai belajar tentang perusahaan...dia akan menjadi gurumu, dia masih muda dan sudah sukses..''
Syakira dan Serena hanya tertawa lucu, Nala anak yang cantik namun sedikit tomboy..
Sementara itu..
Anna dan Mattew duduk saling memeluk dengan Amanda dan Arron yang tampak dekat..
''Aku sangat iri padamu..''ucap Arron menatap Mattew..
''Carilah calon istri lalu menikahlah..kau sudah cukup mapan untuk itu...''goda Mattew masih memeluk Anna dengan gemas..
Arron berdehem..
''Gadis yang aku cintai masih tak mau menikah, dia masih ingin menikmati masa muda..mungkin sambil bermain-main...''
Mendengar itu Amanda menoleh protes..
''Aku tidak begitu Arron...''desahnya manja..
Ungkapan Amanda membuat Mateww dan juga Anna saling menatap tajam, hingga Arron yang tersenyum..
''Amanda.......''suara Mattew meninggi..
''Aku mohon kau bisa membunuhnya dalam tatapanmu..''bela Arron tak tega ketika Mattew berteriak..'
__ADS_1
''Jangan bilang kalau.......''
''Aku jatuh cinta pada adikkmu Mattew...dan Anna...lebih tepatnya kami saling mencintai..''Arron berusaha jujur..
''Apa.........''
Mattew dan Anna saling menatap dan tertawa..
''Wooww...aku tak menyangka kedatanganmu kerumah malah mengincar adikku..''
'Itu namanya jodoh sayang..''balas Anna setuju..
''Jadi apakah kaka merestui kami..'' bisik Amanda pelan.
''Jika aku bilang tidak maka kau juga tidak akan mendengarku..''
''Yah...''
''Jadi...apakah kau benar-benar mencintai Arron..''tanya Mattew dengan wajah serius..
''Yah...aku sudah jatuh cinta padanya,...'' Amanda terlihat berbunga-bunga..
''Baiklah..itu cukup bagiku...aku merestui kalian berdua...dan perlu kau tau Amanda...Arron adalah pria yang paling baik dan sabar...karna itu aku melepasmu bersamanya..''
'Yah dia sangat sabar..''balas Amanda bangga..
Arron menatap dengan penuh cinta...
********
Di tengah acara, seorang pria tampan memasuk halaman rumah, dia datang memenuhi undangan salah satu pengusaha yang paling di segani..tuan Rive Morgan...yah dialah Dava....pria itu mendekati pesta yang sedang berlangsung dan ia langsung menunduk hormat ketika melihat Rive..
''Dava...aku senang kau datang..''
''Aku juga senang...tuan Rive..terimakasih atas kesempatan yang tuan berikan untukku..''
''Jangan merendah..ayo masuk..''
''Terimakasih........''
Dava lalu melangkah mendekati pengantin dan di kenalkan dan saat itu juga dia tau siapa yang bernama Amanda..gadis yang cantik seperti bidadari..keluarga Mafia yang terhormat dan di segani...Tristan benar-benar gila...untung saja Amanda tidak melaporkan perbuatan Tristan pada orang tuany kalau tidak Tristan akan hancur..untunglah Tristan sudah melanjutkan sekolah di luar negri..
''Nikmati pestanya Dava..''ucap Mattew ramah..
''Terimakasih tuan, dan selamat atas rencana pernikahannya..''
''Terimakasih Dava...''
Dava berbalik akan melangkah namun langkahnya terhenti ketika seorang gadis bertubrukan dengannya...gadis itu hampir jatuh namun Dava langsung menangkap tangannya..
''Maafkan aku..''ucap Nala mengangkat wajahnya..
Dava juga tersenyum namun senyumnya memudar melihat Nala..
__ADS_1
''Kau........''jerit keduanya bersamaan...