Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Hukuman Untuk Nala


__ADS_3

Rive dan Syakira, juga Mattew apalagi Anna sendiri tak mampu menahan rasa terkejutnya ketika mendengar ucapan Nala yang menolak Anna..


Syakira sudah siap pulang bahkan infusnya sudah di cabut, ia sudah menyadari kalau Nala akan menolak seperti ini tentu saja,..Nala di besarkan dengan limpahan kasih sayang karna memang, saat itu Syakira dan Rive teramat sangat kehilangan Anna jadi mereka melampiaskan kasih sayang pada Nala sedari kecil..namun mereka tak menduga bahwa kasih sayang itulah yang justru membuat Nala berubah menjadi seperti ini..


''Apa maksudmu Nala..'' Syakira mencoba betul untuk menjaga nada suaranya,..di hadapan Mattew calon menantunya..


Nala menatap mereka semua bagai musuh..


''Mengapa aku melihat Mommy dan Daddy juga kak Nathan seperti penjilat...selama ini akulah yang menjadi sumber senyum di wajah kalian...apakah segampang itu kedatangannya menyingkirkan posisiku..aku tidak terima...'' teriak Nala histeris..


Nala baru berusia 17 tahun, wajar kalau dia masih labil namun..tingkat kelabilan yang di toleril oleh Rive ada batas...karna Nala dia bersikap kejam kepada Anna...Rive tak mengerti mengapa Nala harus sejahat ini di usianya yang masih muda..


''Apa kau sedang bersikap kurang ajar pada kami Nala..


''Terserah apapun yang kalian pikirkan tentang aku..ter..se...rah....tapi aku tak akan menerima dia..''tunjuk Lana dengan lancang..


Tepat setelah dia mengatakan hal itu..Lana terkejut ketika Syakira bangkit berdiri dan melangkah mendekati Nala dan beberapa detik kemudian Plak........


Sebuah tamparan keras mendarat di wajah Nala hingga gadis itu tersungkur jatuh...


Syakira berdiri dengan tatapan membara..


''Rupanya selama ini kau tidak di didik dengan benar dari kami orang tuamu..kau bahkan tidak menghargaiku sebagai seorang ibu..lalu Daddymu kakakmu Anna kak Mattew dan kakakmu Nathan...baiklah Mommy tak akan banyak bicara lagi padamu Nala..karna sudah berulang kali aku jelaskan tapi hatimu tertutup lumpur..dan aku tak mampu membersihkannya..kau tak ingin bersama orangtua dan kakakmu kan..baik...Rive dan juga Nathan...malam ini juga kalian harus membawa Nala ke sekolah asrama..aku ingin dia belajar bagaimana hidup tanpa orang tuanya..dan saudara.''


''Mommy..........''tangis Nala menggeleng..


Asrama sangat menakutkan...ia tak menyangka jika Mommy tega memasukannya kesana..


Semua terdiam, dan Anna juga diam dan menatap tajam ke arah Nala yang memang keras kepala..dia tak ingin membela dan membuat orang tuanya marah, namun Nala akan melakukan bagiannya pada Nala..


''Kau benar istriku...sudah saatnya Nala belajar untuk menghargai apapun yang di berikan orang tuanya...''


''Nathan...siapkan mobil..kita akan mengantarnya sekarang..''


Rive mendekati Nala dan membawa tubuhnya berdiri..mereka saling menatap..

__ADS_1


''Daddy tolong aku..bukankah Daddy sayang padaku...''isak Nala masih berusaha membujuk..


''Tentu saja..tak ada orang tua yang membenci anaknya...tapi jika kami membiarkan sifatmu seperti ini maka kami tak mencintaimu Nala..namun jika kami melakukan ini maka percayalah..itu sebagai bentuk rasa cinta kami padamu..karna itu ikut sekarang..''


''Aku tidak mau...Mommy..tolonglah...aku takut...''


Syakira membalikan tubuhnya, dia tak ingin terlena..semua ini demi kebaikan Nala..jika Nala tidak di didik dengan keras maka gadis itu akan berubah menjadi gadis jahat ketika dewasa nanti...


Tubuh Nala di bawa paksa keluar oleh Nathan dan juga Rive..tangisan di lorong rumah sakit akhirnya terdengar memekakan telinga..


Hingga Anna dan Mattew saling menatap...Anna mendekati sang Mommy yang masih berdiri dengan rapuh..Ana kemudian memeluk Syakira dari belakang..


''Mommy...tenang saja, aku janji keluarga kita akan utuh lagi...Nala butuh waktu dan dia akan baik-baik saja..''


Syakira menoleh dan menatap Anna penuh airmata..


''Maafkan Mommy nak..kepulanganmu justru hal seperti ini terjadi...Mommy mencintaimu Nak...dan Nala perlu belajar..bagaimana rasanya hidup jauh dari orang tua agar dia bisa membuka pikirannya...selama ini Mommy dan Daddy membesarkannya salah..dan saatnya memperbaiki semuanya...Anna..terimakasih kau sudah kembali..juga Mattew..terimakasih sudah menjaga putri Mommy...''


Mattew mengangguk patuh,..


''Mommy juga harap seperti itu..bagi orang tua..melihat anaknya rukun itu adalah hal yang paling membuat kami tenang..''


''Mommy jangan sedih,....ada aku sekarang, dan aku tak akan meninggalkan Mommy..''bisik Ana memeluk Syakira yang menyambut pelukannya..


Kini dia sedikit lega dan yakin...Nala akan mendapatkan pelajaran berharga disana..dan mengucap syukur karna putrinya Anna telah kembali ke pelukannya..


''Terimakasih Putriku...Mommy sangat bahagia,...''


******************


Sementara malam itu juga Nala di kirim ke sebuah sekolah Asrama yang di kenal sangat ketat dan disiplin...begitu malam tiba..Nala langsung di tempatkan di sebuah kamar sendirian hingga dia menjadi takut,..Daddy dan Nathan pergi tanpa pesan..bahkan ia hanya mendapat tatapan kecewa..


Kata-kata sang Daddy ketika berpisah cukup untuk membuat Nala menangis..


''Kau tenang saja..disini kau akan sendiri tanpa saudara yang kau benci...dengarkan Daddy baik-baik...kau tak bisa meminta kami membenci kakakmu Anna..dia telah melalui banyak hal sulit dalam hidupnya dan dia berhasil mengatasi semuanya sendiri...dan kini giliranmu sayangku..''

__ADS_1


Sementara Nathan juga menatapnya tajam..


''Nala....aku harap kau bisa merenungi semua kesalahanmu disini....ingatlah..biar bagaimanapun kita terlahir dari rahim yang sama..dan kak Anna adalah kakak kandung kita yang harus kita cintai dan hormati...aku akan melakukan itu..meski aku kecewa padamu Nala..tapi aku harap kau bisa menyesali segalanya..bahwa keluargalah tempatmu untuk pulang..''


Nala menundukan kepalanya dalam-dalam..semua ini akan sulit baginya, mengapa seperti ini...mengapa...? ia tidak terbiasa menerima perlakuan kejam dari orang lain lalu bagaimana caranya bertahan...??


Nala menjadi bingung...


***********


Sementara itu,....


Arron akhirnya di antar Amanda sampai di depan setelah mereka melalui makan malam bersama keluarga..


Dan sekali lagi sebuah mobil memasuki halaman rumah keluarga Rive..Nathan keluar dari sana sendirian, dia baru saja mengantarkan Daddy ke rumah sakit...


Sementara Amanda dan Arron tampak dekat..Nathan menjadi gusar..dia melonggarkan dasinya yang seakan mencekik lehernya..melihat kedekatan Amandan dan Arron membuat dadanya panas...entah mengapa..


''Hai..Nathan..kau sudah pulang.''


''Dan kita bertemu lagi Amanda..dan siapa tamu mu ini aku penasaran..''


Nathan mendekat dan mengulurkan tangannya pada Arron..kedua pria itu saling menatap tajam..


''Namaku Arron Will....''


''Aku Nathan Morgan.''


Amanda memandang keduanya dengan kerutan di dahinya...mengapa dia melihat tatapan tajam dari kedua pria ini...


''Permisi..mengapa kalian tidak melepaskan genggaman tangan..''


Arron dan Nathan sama-sama menoleh ke arah Amanda dan membuat gadis itu terkejut..


''Mengapa kalian menatapku seperti itu..'' ucap Amanda mengerutkan kening.

__ADS_1


__ADS_2