Takdir Mu Adalah Aku

Takdir Mu Adalah Aku
Perjodohan Sepihak


__ADS_3

Miley tak dapat menahan rasa terkejutnya ketika dia menatap seorang pria yang sudah tua nyaris seperti ayahnya berdiri dengan senyuman berbeda kepadanya...


''Aa..apakah Ayah sedang bercanda...ini tidak lucu..''


Sang ayah yang merupakan pria otoriter menatapnya dengan tajam,...


''Masuk ke kamarmu sekarang karna ayah akan berbicara denganmu nanti...''


Miley hampir menangis ketika dia membayangkan akan menikah dengan pria tua ini...dirinya masih sangat muda 18 tahun dan menikah dengan pria yang hampir 50 tahun membuatnya sungguh merasa hancur..


Miley lantas melangkah naik ke lantai atas..dan mengunci dirinya di kamar, selama ini dia sudah berusaha menjadi anak yang baik..anak yang penurut dan selalu menjadi seperti yang di inginkan orang tuanya...Miley rasanya tak bisa berpikir lagi selain dia ingin sekali pergi dari kehidupan ini..yah...pergi saja lebih baik..


Miley lantas melepaskan tasnya sembarangan dan disaat itulah dia menemukan kembali undangan pesta valentine..bahkan selama ini Miley tak pernah datang ke berbagai pesta untuk menjaga imeg dirinya yang seorang putri yang begitu di kagumi dan manis...


Tapi Miley sudah muak sekarang, dia akan melakukan semuanya sesuai keinginan hatinya..


Miley mengangguk..dia akan memberontak pada orang tuanya..liat saja, gadis itu membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan mencoba memejamkan matanya....


**************


''Jangan menciumku...astaga carilah seorang kekasih..''jerit Amanda keras ketika Matteo tiba dari kantor dan mencari dirinya yang sedang belajar kelompok lalu menciumnya..


Betapa malunya Amanda...


Serena yang turun dari tangga hanya mampu tertawa melihat betapa Matteo sering sekali menggoda dan gemas pada adiknya..


''Jangan mengganggunya Matteo....Amanda sedang berusaha fokus...''


''Mommyku....aku merindukanmu, gadis manja itu..aku sangat suka mengganggunya, lagi pula ini salahnya mengapa lahir terlalu terlambat.''bisik Matteo memeluk Serena dengan erat..


Serena hanya mampu tersenyum bahagia,...tak lama kemudian Marco muncul di belakang Matteo...


''Jangan memeluk istriku anak muda...dia milikku..''bisik Marco mengedipkan matanya ke arah Serena yang hanya mengangkat tangan menyerah ketika kedua pria yang ia cintai itu memeluk dan mencium pipinya..


''Tumben kalian bersama...''


''Kami satu mobil....''sambung Marco langsung berdiri dan membiarkan Serena membantunya melepas jas dasinya..


Serena menatap putranya dengan pandangan mata yang menyipit....


''Katakan apa yang kau mau kali ini...''


Matteo melirik Marco sebentar untuk meminta isyarat untuk bicara dan Marco mengangguk..


''Mommy...duduklah di dekat Daddy aku ingin bicara...''ucap Matteo dengan tatapan penuh harap.


Serena pun akhirnya mengalah...lalu duduk di samping Marco yang langsung menyambut tubuhnya...untuk memeluknya...sejak kesempatan di berikan Serena 15 tahun lalu...Marco tidak membuang kesempatan...tak lama kemudian, Serena kembali hamil dan melahirkan Amanda..hidup mereka semakin baik sejak saat itu...dendam itu terkikis oleh waktu..


''Jadi Mommy...aku meminta ijin untuk memakai Vila di dekat pantai untuk sebuah pesta..''


''Pesta...''ulang Serena mengerutkan kening..

__ADS_1


''Yah...sebuah pesta anak muda...''sambung Marco terkekeh..


''Benar Mommy...bolehkah...''ucap Matteo mendekati Serena dan memeluk wanita nomor satu di dalam hidupnya itu...


''Boleh saja..Vila itu kan milikmu, mengapa malah meminta ijin pada Mommy..''


Matteo mengecup punggung tangan Serena dengan lembut...


''Aku tetap akan meminta ijinmu agar hatiku lega Mommy....aku mencintaimu..''bisik Matteo mengedipkan matanya..


''Gombal..kau dan Daddymu benar-benar mirip...''bisik Serena mencibir...


Mereka pun tertawa....


''Dimana putri kecilku..''tanya Marco melirik sekitar..biasanya Amanda akan datang dan memeluknya ketika mendengar dia pulang...


Marco sedikit patah hati...


''Amanda sedang mengerjaklan tugas bersama teman-temannya jadi jangan mengganggunya Daddy..''bisik Serena memberi penjelasan..


Marco mengangguk lalu bangkit berdiri..


''Tapi aku harus melihatnya sekarang, aku merindukan putriku..''bisik Marco melangkah meninggalkan Serena dan Matteo yang terngaga..


''Kurasa mereka lebih mirip..astaga...ayo Mommy...aku akan mengantar Mommy ke kamar karna Amanda pasti akan mengantar Daddy...''ucap Matteo menuntun Serena menuju lift dan menekannya..tak berapa lama kemudian, mereka sampai di lantai atas..


*********


''Daddy........aku merindukanmu..''bisik Amanda melompat dari tempat duduknya dan memeluk Daddynya,..


Sekali lagi pemandangan itu sanggup menciptakan rasa iri pada siapapun yang melihat pemadangan manis itu..


''Daddy baru pulang....''


''Hum....''


''Dimana Mommy dan kakak...''


''Kakakmu sudah berada di kamar...Mommy dan Daddy..''


''Yah kalau begitu Daddy tunggu sebentar karna aku akan mengantarmu..''


Amanda lalu berpamitan dan membiarkan teman-temannya menunggu..


********


Dikamar....


Serena melirik putranya yang sedang berdiri dan memandang keluar balkon..


''Apa yang kau pikiran sayang..''tanya Serena penasaran..

__ADS_1


Matteo menghela nafas..


''Apakah Mommy bangga padaku...''


''Tentu saja...kau adalah putraku dan seorang kakak bagi Amanda yang dapat Mommy andalkan..kau juga tidak pernah mengecewakan Mommy, kau baik dan pintar hingga bisa membantu Daddy di perusahaan...terimakasih putraku..''


Matteo terkekeh..ia menoleh dan menemukan sang Mommy yang memang terlihat bangga padanya...sungguh hal itu yang membuat Matteo bahagia, meski dia merahasiakan sisi gelap dirinya pada siapapun termasuk Mommy....


Yah.....biarlah ini menjadi rahasia gelapnya yang enggan dia bagi pada siapapun...termasuk Mommy...wanita yang dia cintai..


Tak lama kemudian, seperti yang bisa di tebak oleh Serena dan Matteo adalah, pintu terbuka dan sepasang ayah dan anak Marco dan Amanda masuk ke dalam kamar...


''Aku sudah mengantar Daddy kan...''


''Kau adalah putriku yang berharga...''ucap Marco dengan senyuman cerah di wajahnya..


''Tentu saja...aku kan putri Daddy.''balas Amanda dengan wajah gemas..


Hal itu membuat Matteo dan Serena hanya memutar bolamatanya dengan jengah...Amanda adalah sosok perfeksionis dia sangat percaya diri dan bangga pada dirinya..meski hal itu memang lucu..


''Ayo Manda...turun ke bawah, kasiaan teman-temanmu menunggu..''


''Siap Mommy.....'' Amanda mengedipkan matanya...


Lalu memberikan pelukan pada Daddynya...Matteo ikut bangkit berdiri dan membawa Amanda keluar dari kamar kedua orang tua mereka...


Karna ini saatnya kedua orang tuanya istirahat...


Ketika keluar dari kamar...


Ponsel Matteo mendapatkan pesan...


Miley...gadis itu sedang menuju club sendirian....


Erik.


Sontak Matteo menghela nafas...sinar matanya membara...dia mendapatkan target yang cukup manis...dan Matteo tak akan pernah melepaskan gadis itu.......


''Eit.....kakak mau kemana...''ucap Amanda dengan kerutan di dahi..


Matteo menoleh dan mengusap rambut panjang adiknya...


''Mencari calon kakak iparmu sayang..''


''Cih....aku bahkan tak tau yang mana sebenarnya gadis itu..kakak selalu bermain-main..''


''Ssst...lebih baik kau belajar sekarang sayangku...''bisik Matteo lalu mencium kening adik kesayangannya...


Matteo melangkah meninggalkan rumah dengan cepat..target sudah menunggunya...


Pria itu menjadi tak sabar...

__ADS_1


__ADS_2