Terjerat Bayangan Cinta Polwan

Terjerat Bayangan Cinta Polwan
penghianat


__ADS_3

Dirumah sakit kini Al sedang istirahat menikmati makan siang nya di malam hari, karena siang ini pekerjaan cukup padat yang harus bolak-balik kekantor ke rumah sakit sehingga melewati makan siang nya.


Walaupun dokter dokter wanita mengajak nya makan siang atau mengingat kan nya untuk makan, tapi ia tak menghiraukan perkataan mereka yang di anggap angin lalu. Namanya Al dari keluarga Danendra yang cuek semakin membuat para wanita penasaran.


"Dokter all" ujar nya melihat Al di luar menuju parkiran mobil mewah nya, mengehentikan langkah lalu berbalik menghadap sumber suara.


"E, dokter celsie. Sedang apa Di luar?" Jawabnya dengan ekspresi datar.


"Ee itu lagi menunggu orang bengkel mobil ku mogok" ucapnya dengan senyum manis.


"Owh, mari aku antar" . tawarnya kemudian, walaupun terkesan dingin kepada setiap wanita tapi dia bukanlah tipe laki-laki yang tega melihat perempuan kesusahan apalagi malam malam begini seorang wanita sendirian di luar rumah sakit.


"A-apa kau ingin mengantar ku" ucap nyadengan tidak percaya yang di jawab eheman oleh Al.


Mimpi apa gw kemarin malam ni pulang ma dia, rasanya gw mau tiap hari mobil tuh mogok biar pulang ma diaa.


Gumam nya samar samar terdengar oleh Al.


"He'emm". Suara eheman Al membuat celsie sadar akan lamunannya. "Mau ikut aku apa tidak" ucapnya dengan nada datar.


"I-iya saya ikut" sahut nya dengan kikuk.


Disepanjang Perjalanan tidak ada pembahasan di antara mereka, hanya saja dokter cantik celsie yang mencuri pandang ke arah Al berkali-kali, terkadang melihat kedepan, keluar jendela, kadang melihat makhluk ciptaan Tuhan yang di samping nya.

__ADS_1


Sepertinya Al sadar kalau ia sedang di lihat tapi ia tidak menghiraukan pandangan tersebut kadang kalau terlalu lama celsie memandang nya ia hanya membuang muka ke luar jendela, saat pemberhentian lampu merah ia memandang keluar jendela melihat seseorang.


Sepertinya aku pernah melihat nya, apakah Gadis yang tadi siang hmm tapi kenapa penampilan nya jauh berbeda apalagi dandanan nya (gumam Al).


"Dokter,, dokter alll" ujar celsie sedikit teriak yang membuat Al sadar." Lampunya sudah hijau dok" sambung nya kemudian.


Tiinnn tinnn


Tinnn tinnn


Suara klakson mobil yang membuat ia terkejut dan segera menjalankan kendaraan mewah nya untuk mengantar kan celsie.


...****************...


pukul


Club


Sesampai di club Albert keluar dari mobil mewah nya dan menuju ke dalam, tetapi langkahnya terhenti melihat sang penghianat.


Flashback off


"Honey,, my honey". Wanita itu masuk kedalam ruangan mencari sang kekasih Dan melihat sang pria pujaan hati sedang duduk di kursi kebesarannya, ya benar itu Albert Danendra.

__ADS_1


"Hay sayang, kemarilah" jawabnya dengan senyum manis sambil menepuk pahanya.


"Honey.. aku sangat rindu padamu, kau tau aku sangat merindukan sentuhan hangat mu, dan aku juga ingin berbelanja" ucap nya dengan manja.


"Hmm nanti kita akan melakukan apa yang kau mau sayang". Ucapnya kemudian sambil mencium pucuk kepala sang kekasih.


"Tapi aku ingin sekarang aku tak mau menunda nya lagi, ayolah Al kali ini aja" pinta wanita itu dengan manja cemberut sambil mengusap dada bidang Al.


"Hari ini jadwal ku sangat sibuk sayang, aku harus meeting setelah ini" ujarnya dengan nada lembut agar sang kekasih mengerti. sambil menyingkirkan tangan yang menggoda dirinya ,


"Akh kau ini selalu mengutamakan pekerjaan dari pada aku, apakah kau tidak mencintai ku lagi Al" tanyanya dengan mata berkaca-kaca yang di jawab anggukan oleh Al yang sibuk dengan laptop nya.


Membuat wanita itu kesal merasa di acuh kan oleh Al sehingga dia melakukan hal yang di luar dugaan.


Prangg


Wanita itu melemparkan laptop kerja milik Al ke lantai.


"Angel" teriak Al dengan marah dengan yang di lakukan kekasihnya. "Apa yang kau lakukan, kenapa kau membuang laptop ku di sana ada file file ku yang berharga". Lanjutnya kemudian


"Jadi lebih berharga laptop mu ini daripada aku Al" jawab angel tak kalah kesal


"Keluar!!" Teriaknya kemudian.

__ADS_1


"Kau mengusir ku, tegaa kau Al " jawab nya dengan mata berkaca-kaca dan segera keluar dari ruangan tersebut.


"Ahh siall" ujarnya kesal mengibaskan tangannya.


__ADS_2