Terjerat Bayangan Cinta Polwan

Terjerat Bayangan Cinta Polwan
kebenaran


__ADS_3

9 bulan sudah usia kandungan Clara, sudah dua bulan ini hubungan di antara clara dan Elfathan semakin dekat, hari demi hari perhatian dan kasih sayang yang di curahkan layanan seperti ayah yang selalu siap siaga. clara merasa beruntung akan selalu soal yang kini selalu ada untuk nya kadang sedih pihak dini merasa heran, bimbingan akan perhatian dari pria tampan itu.


tidak mengambil pusing, ini dirinya hanya fokus pada waktu kelahiran yang sebentar lagi akan tiba, keluarga Danendra dan geof merasa bersyukur akan kehadiran El belakang ini yang selalu membuat senyum Clara selalu mengembang, tetapi tidak untuk winda dirinya merasa aneh dengan El, entahlah. apakah perasaan nya saja atau dirinya yang masih punya rasa terhadap pria masa lalunya.


kini clara yang berada di kamarnya sedang menatap tempat tidur mungil bayi nya yang berwarna biru pastel yang sangat lucu bagi nya, dirinya sengaja memilih warna biru pastel untuk sang buah hati tercinta, dikarenakan clara sampai kini belum mengetahui jenis kelamin bayinya. lebih tepatnya ia sengaja tidak memeriksa jenis kelamin sang buah hati tercinta agar menjadi kejutan nantinya.


menatap nanar ke arah luar jendela tiba-tiba ia mengingat pria yang telah menghamilinya dengan cara yang sadis, ruangan yang gelap membuat ia tidak mengenali wajah pria brengsek itu.


" sudah 9 bulan aku merawat benih dari pria yang tak ku kenal sama sekali mengapa aku bertemu dengannya? tidak bukan pertemuan yang harus disalahkan, mengapa aku menaiki pesawat itu, mengapa?". ujar clara merutiki nasibnya yang sudah terjadi ia pasrah akan permainan takdir untuk nya kini.


hanya menangis...


" nak kalau kau sekarang laki laki mommy mohon dan selalu berdoa kau jadi pria yang bertanggung jawab jangan pernah menyakiti hati seorang wanita sayang, dan kalau kau seorang anak yang cantik mommy mohon jangan pernah sedih dengan takdirmu karena kau tidak memiliki ayah, jangan membenci seorang pria tidak semua pria yang lari dari tanggung jawabnya". selanjutnya menangis tersedu-sedu sambil mengusap perut besarnya siapa sadar ada 2 pasang bola mata yang sembari tadi mendengarkan ceritanya yaitu mommy dan El.


"sayang, sudahlah jangan menyalakan dirimu lagi". ujar Loren seraya menghampiri Clara langsung memeluk nya.

__ADS_1


"percayalah pria yang tidak bertanggung jawab itu akan menyesal telah melakukan ini padamu, mommy bersumpah dirinya tidak akan pernah merasakan kebahagiaan keluarga kecil". geram loren seraya mengeratkan pelukannya, mendengar itu semakin membuat Clara menangis sesegukan.


El yang mendengarkan semuanya bagaikan disambar petir disiang hari, seluruh sendi-sendinya melemas mendengarkan itu, hanya diam dan bersandar di balik pintu kesal, benci, marah, muak akan dirinya yang tidak bertanggung jawab.


"A-apakah be-benar dia wanita yang renggut kesuciannya di malam itu?". gumam El kepada dirinya sendiri.


diam mencoba mengingat keras kejadian di malam itu.


flashback off 📌.


"obat perangsang,, akh sial". geram nya


" siapa yang sudah berani melakukan ini". ujar nya dengan deru nafas tak terkontrol yang sembari tadi menahan panas di tubuh yang sudah mulai tak tertahankan.


dengan cepat El berjalan ke arah kamar tamu untuk mendinginkan tubuhnya, siapa sangka saat memasuki kamar itu tampak seorang wanita berpakaian minim yang sangat menggiurkan bagi harimau lapar itu.

__ADS_1


melepaskan jaket tebal yang menutupi seluruh tubuhnya, merebahkan diri di samping wanita yang berwajah blasteran itu,


dengan mata sayu suasana yang gelap menambah kesan di malam itu, perlahan El menyibak rambut perempuan tersebut,


"Winda,, kau kah ini? lipop ku kan?". gumam nya bak suara parau yang langsung memeluk wanita itu.


merasa ada sentuhan yang menyentuh kulit nya, wanita itu langsung berteriak ketakutan,


tidak menghiraukan teriakan itu, El langsung mendekapnya, tidak tahu apa yang sudah merasuki El ia tega melampiaskan nafsu birahinya kepada wanita yang ia tak kenal sama sekali.


beberapa jam setelahnya El sadar dengan kondisi tubuh yang masih lemah dan tak berbusana, mengerjapkan matanya mencari wanita itu tetapi hasilnya nihil ia tak menemukan nya, niat dihati dirinya siap bertanggung jawab tapi apa mau dikata wanita misterius itu sudah tak ada disana sapi ia menemukan sebuah cek darah yang berarti wanita itu masih perawan dan sebuah anting berlian tin bulan.


persis di mana melihat Clara beberapa waktu yang lalu membuang anting itu di danau saat sedang bersama nya dengan alasan bahwa anting tersebut pasangan sudah hilang.


flashback on 📌.

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2