Terjerat Bayangan Cinta Polwan

Terjerat Bayangan Cinta Polwan
arti sahabat


__ADS_3

flashback on


Sesampai di club aldrich, keluar dari mobil mewah nya dan menuju ke dalam, tetapi langkahnya terhenti melihat sang penghianat.


saat hendak memasuki mobilnya kembali merasa pundak di sentuh seseorang.


"Kauu" ucap nya dengan tajam


"Hay Albert Danendra sudah setahun ini kau mendiami ku, kenapa Al?" Tanyanya dengan raut wajah sedih.


"Ha kau masih bertanya?" Jawabnya dengan sinis.


"Aku sudah mengatakan semuanya sejujur mungkin Al apakau tidak percaya dengan ku" ucap Elard sedikit kecewa tapi ia juga bisa merasakan betapa kecewanya Albert kepada dia.


"Ah sudah lah aku tidak tertarik berbicara dengan mu apalagi tentang kekasih mu itu, aku sudah tak minat dengan nya ambil lah untuk mu". Ujar Al dengan datar.


"Aku tidak ada hubungannya dengan dia lagi, sejak malam itu, maaf kan aku sungguh aku tak bermaksud begitu".


"hmmm" ujar nya kemudian dengan sedikit menarik ujung bibir nya.


"hmm ayolah Albert Danendra maaf kan aku seorang Elard Michael". ucapnya dengan tangan yang memohon.


Sebenarnya ia iba dengan Elard sudah beberapa kali ia meminta maaf tapi ia tepis mentah mentah karena saat melihat wajah Elard teringat kejadian malam itu, sungguh peristiwa malam itu masih berbekas bukan karena ia masih mencintai wanita ****** itu, tapi manusia perlakuan yang memalukan itu, sungguh di hianati oleh orang orang yang di sayangi sangatlah perih.


" Hai kalian sudah datang, ayo mari kita bersenang-senang malam ini lupakan yang telah terjadi di masa lalu" ujar Geof sambil merangkul kedua sahabatnya itu,


sebenarnya ia sudah datang dari tadi tapi ia melihat kedua sahabatnya itu sedang berbicara dia ingin melihat mereka bisakah menyelesaikan masalahnya secara dewasa.


"Jangan bilang kau telah merencanakan ini semua Geof Robert". Ucap Albert dengan kesal.

__ADS_1


"Hmm bisa di bilang gitu, ayolah aku sudah sangat rindu dengan masa masa ini, please!!" Ujar Geof dengan wajah memohon,


Elard sangat bahagia mungkin ini awal yang baru dan berharap semoga Albert bisa memaafkan nya dan bersyukur memiliki teman seperti Geof yang mau membantu nya berbaikan dengan Al.


tapi tidak dengan Al ia tak bahagia dengan pertemuan ini tapi mau bagaimana lagi ini permintaan Geof sahabat nya ia tak mau menolak nya pasti akan membuat Geof sedih, maka dari itu ia mengikuti kata Geof dan masuk ke dalam club bersama sahabat sahabat nya.


"wow sungguh seperti nya malam ini adalah malam rejeki buat kita bro" ucap Geof sambil meneguk wine di gelas nya.


"Bro lihat lah para wanita itu mereka sangat cantik da sexsy, seperti nya malam ini bisa kenyang gw". Ujar nya melirik wanita wanita cantik disudut ruangan itu.


"Memang buaya GK pernah berubah lu, yang ada di otak lu wanita muluu". Jawab Al santai tanpa sadar membuat Geof dan Elard melongo, beberapa detik kemudian barulah dia paham dengan yang terjadi barusan.


"He'em ya Allah akhirnya sahabat sahabat gw malam ini baikan tak sia sia hamba mu ini berpuasa 3 hari". Ujar nya sedikit teriak bahagia, usahanya malam ini kelihatan lebih manjur dari sebelumnya. Kalau ketemu selalu marah marah, diam, pergi dan kini. Ah aku tidak bisa berkata-kata apa lagi.


"Berarti lu udah maafin gw kan" ucap Elard dengan menaik turun kan alis matanya sambil tersenyum bahagia.


"Yaelahh, lu pada udah gedek GK usah kek begituan kek anak kecil eh lebih tepatnya kek orang pacaran lagi marahan". Ujar Geof dengan tertawa renyah.


"Sebenarnya gw capek liat lu pada gini marahan Mulu, ayolah man kita sahabatan udah dari lama dan karna masalah cewek, persahabatan yang terjalin lama hancur begitu aja" ucap Geof dengan raut wajah serius, sungguh kalo ini ia tidak tahan dengan sikap Albert dan Elard.


"Gw nyesal Al gw mohon Ama lu tolong lah maafin gw, gw akan lakuin apa pun yang mau asal mau maafin gw, bersujud pun gw mau asal maafin gw" ucap Elard memohon sambil bersimpuh di hadapan Albert dengan mata berkaca-kaca, " please". Akhirnya air mata tak dapat membendung kini telah menetes.


Melihat ketulusan Elard membuat ia bimbang apalagi seorang Elard Michael salah satu CEO bersimpuh menetes kan air matanya mau merendahkan diri nya demi harga sebuah persahabatan, akhirnya Albert Luluh dan mau memaafkan Elard.


"Bangun lah apa kau tak malu seorang CEO bersimpuh, apalagi di lihatin oleh wanita-wanita sexsy" ucap Albert sambil membantu nya untuk berdiri " aku sudah memaafkan mu" lanjutnya langsung memeluk Elard, dan Elard pun membalas pelukan itu


"Thanks bro" ucap nya terharu.


"He'em gw GK di peluk juga" ujar Geof, mereka pun berpelukan bersama dan sepakat melupakan kejadian masa lalu dan memulai lembaran baru.

__ADS_1


Persahabatan itu indah tapi tak semua bisa di jadikan sahabat karena Sahabat adalah orang yang selalu ada dalam suka maupun duka, bersedia untuk mendengarkan curahan hati kita, menjaga rahasia kita, menuntun kita ke jalan yang benar, saling berbagi dan mendukung kita untuk melakukan sesuatu yang baik.


Beberapa menit mereka berbincang-bincang kadang tertawa, marah marah Gak jelas, seketika Al melihat seseorang yang membuat nya terpaku.


"Al lu liatin siapa" ujar elard menepuk pundak Al sambil melihat mata Al yang tertuju kepada seseorang wanita.


"Cantik ya bro" ujarnya kemudian "sikat bro" lanjut nya tertawa.


Mereka menatap seorang wanita berpenampilan Sangat memikat hati laki laki yang akan menatap nya, saat ini Cici berbicara di balik earphone bluetooth ia berjalan seraya melirik ke kiri kanan untuk mencari target.


"Sepertinya dia mau kesini bro"ujar Geof saat melihat wanita cantik mendekati mereka.


"Cewek cuitt.....cuitt" ujar Elard kemudian dengan bersiul sembari memegang tangan wanita yang melintas di hadapan nya.


"Hay anda jangan kurang ajar seenaknya memegang tangan saya". Ucap wanita itu dengan tajam refleks memutar tangan elard.


"Aaaaaa... sakit sakit". Jawab Elard mengeluh sakit Pada tangan nya yang di gelintir.


"Untung sekarang tangan anda, sekali lagi mengulangi nya mungkin LEBIH dari ini". Ucapnya dengan tatapan tajam penuh penekanan di kata LEBIH lalu melepaskan tangan Elard.


Wanita yang unik seperti nya penasaran gw ma tu cewek ( batin Albert).


"Opsss mampus lu baru kali ini lu di tolak cewek kan ,hahahahah" ucap Geof duduk di samping nya seraya tertawa lepas.


Dengan sekilas wanita itu menatap laki laki di samping Geof.


"mm Hay tuan Al, apakah anda meng..." belum sempat meneruskan kalimatnya, dia mendapatkan pemberitahuan bahwa target ada di dekatnya.


"Maaf saya permisi dulu tuan al" lanjutnya langsung meninggalkan ketiga pria yang sedang bingung itu.

__ADS_1


"Gila tu cewek cantik bener body bohay,, oiya lu kenal ma dia Al?" Tanya Geof penasaran


__ADS_2