Terjerat Bayangan Cinta Polwan

Terjerat Bayangan Cinta Polwan
lolipop


__ADS_3

hampir satu setengah jam Winda dan Cici menantikan dokter keluar untuk memberi kabar tentang Geof.


CEKLEKK


pintu ruang tersebut terbuka,


keluar lah beberapa suster yang membantu Al menangani Geof tersebut dengan membawa peralatan medis.


"sus, bagaimana keadaan nya?" tanya Winda seraya menyerka air mata yang tumpah sembari tadi.


bukan nya menjawab suster tersebut malah pergi meninggalkan mereka yang semakin khawatir.


"ci," kiri Winda kembali menumpahkan cairan bening nya.


"sabat win, jangan nangis lagi, kamu harus kuat dan berdoa agar Geof selamat ya" ujar Cici merangkul Winda.


untuk kedua kalinya pintu terbuka dan yang keluar kini yang di nanti yaitu dokter Al menggunakan baju operasi.


"bagaimana keadaan nya dok?" tanya Winda tidak sabaran.


"mari ikut ke ruangan saya!" ucap Al yang di anggukan oleh mereka.


dokter Aldrich pun menceritakan keadaan geof, bahwa tangan kanan nya mengalami patah tulang dan kepala pasien terbentur keras sehingga membuat ia mengalami pendarahan dan kehilangan banyak darah sehingga ia kini masih koma,


mendengar penjelasan dokter membuat dua wanita itu terkejut, apalagi Winda begitu terpukul, yang ada di pikiran Winda kini bagaimana cara menghadapi kemarahan keluarga nya Geof. apa yang harus aku lakukan untuk menebus ini semua.


"be- beberapa lama dia koma dok?" tanya Winda yang gugup tidak sanggup mengutarakan kalimat itu.


"hmm, saat ini kami belum bisa memastikan tetapi aku akan berusaha keras buat dia kembali sembuh, dia adalah sahabat ku" jawab Al menahan kesedihannya,


"aku percaya kau pasti bisa!" ujar Cici seraya menggenggam tangan Al dengan erat.


"terimakasih sayang" ucap nya mencium tangan Cici.


"oiya kemana pria yang mengantarkan kalian tadi?" tanya Al kepada Winda karena saat keluar dari ruangan ia tidak melihat nya.


Winda hanya mengangkat bahu nya enggan mengeluarkan suara untuk menjawab pertanyaan itu.


"sekarang jelas kan kronologi nya kenapa ini semua terjadi" pinta Al yang di Jawab anggukan kepala oleh Winda.


***


Di kamar


elfathan sedang memandangi foto foto berdua semasa dulu masih berhubungan dengan Winda, Winda lah yang mampu membuat nya takluk akan cinta, apa itu kehangatan cinta, kasih sayang. Saat bersama dengan dirinya hidup ku terasa lebih tenang, damai.

__ADS_1


lipop, kenapa ku menyebutnya dengan lipop karena dari dulu ia sangat menyukai permen lollipop, sehingga aku ketika melihat permen lollipop mengingat dirinya ya aku sangat tidak suka dengan lolipop itu sangat manis bagiku,


kata kata yang selalu ku ingat dari dulu hingga kini adalah


flashback off 📌


saat malam indah yang penuh bintang dan rembulan malam bersinar terang, Winda yang lagi asik main ayunan dengan membaca buku novel kesukaan nya sendirian menikmati tenang nya malam,


"baaa!" teriak Elfathan mengejutkan Winda dari belakang, membuat Winda refleks memukul kepala El dengan buku itu.


"awww!" ringis El merasa kepalanya perih.


"hahahaha, syukurin mau nya aku pegang batu atau apa gitu biar lebih aesthectic" ujar nya di sambut ketawa renyah oleh El, entahlah saat bertemu dengan nya dari pertama kali hingga kini aku sangat menyukai senyuman nya,


"ke pasar malam yuk?" ajak el.


"malas akh" tolak Winda mentah mentah


"nyesel tau, di sana ada permainan yang hadiah nya mendapatkan permen lollipop sekantong plastik" rayu El yang berhasil membuat winda tergiur"


setiba di pasar malam, Winda di buat takjub dengan pemandangan lampu kelap kelip,


selama dua jam bermain dirinya dan El tidak pernah mendapat permen lollipop seperti yang di katakan El, hanya mendapatkan Boneka kecil, mangkok, sampo.


"apa kau membohongi ku than?" kesal Winda sembari tadi ia hanya mengelilingi pasar malam sudah hampir semua permainan di coba.


"apa aku sedang melawak?" teriak kesal Winda


"jangan marah aku kan sudah janji memberikan mu permen lollipop sekantong plastik bukan?" tanya El di jawab anggukan oleh Winda.


"tu kenapa dari tadi kita hanya mendapatkan ini? aku lelah berkeliling mengikuti langkah mu" ujar Winda,


El Hanya diam mendengar ocehan Winda semakin membuat nya murka melihat tingkah pria yang ada di hadapannya.


"kau mau kemana than?" teriak Winda melihat El berlari menjauh dari dirinya.


5 menit kemudian datang lah El dengan membawa permen lollipop bahkan lebih banyak dari yang ia ucapkan, membuat wajah yang di tekuk tadi kini sudah berbinar kembali.


"ini untuk my lipop" ucap El dengan nafas ngos-ngosan,


"my lipop?" tanya Cici heran


"karena kau suka lolipop dan senyuman mu semanis lolipop, maka dari itu aku akan memanggil mu my lipop,okeh my lipop" ucap El dengan bangga apa yang ia katakan.


"serah" singkat, jelas padat itu lah jawaban Winda karena ia asik mencicipi lolipop yang bermacam macam itu.

__ADS_1


"kau tau gara gara memenuhi janji ku ank kecil yang disana" ujar el menunjuk ke arah anak yang di maksud


"dia menangis karena semua permen nya sudah ku borong" lanjut El dengan bangga,


mendengar itu Winda hanya menganga tidak percaya dengan apa yang di lakukan oleh elfathan.


"misal nya ada pilihan kau akan memilih aku atau permen lollipop?" tanya El yang sudah tau jawabannya yang pasti Winda memilih diriku lah. pikiran El


"tentu saja aku memilih lolipop" ujar Winda, sungguh jawaban yang di luar dugaan El.


"hahaha" Winda tertawa lepas melihat wajah El yang terdiam dengan jawaban nya.


flashback on 📌


semenjak kejadian malam itu aku selalu berharap kau akan selalu menjadi milik ku my lipop,


"sudah lah" ucap perwira Wisnu ayah nya El, yang baru saja masuk ke dalam ke kamar El karena melihat pintu kamar nya terbuka. mendengar suara Wisnu segera El menyembunyikan foto Winda


"apa kau belum bisa melupakan nya?" lanjut Wisnu.


sudah bertahun lamanya kenapa El tidak ingin memberitahu rupa kekasih nya dulu yang hingga kini belum bisa ia lupakan, El orang yang terkesan tertutup ia tidak pernah memberi tahu apapun kepada siapapun walau pun Kepada orang tuanya,


sepintar apapun anak menyembunyikan sesuatu dari orang tua pasti orang tua akan mengetahui nya, Wisnu selalu tahu apa saja tentang anak nya kecuali wanita yang mengisi hati putranya itu,


dulu sempat El ingin memberi tahu kepada kedua orang tuanya tentang gadis yang ia cintai, gadis yang selalu menemani dan membuat hari hari nya bahagia, tapi rencana itu gagal ketika El mendengar percakapan kedua orang tuanya tentang ingin menyekolahkan El di luar negeri,


semenjak itu hingga kini El tidak pernah memberi tahu siapa wanita beruntung itu, Sehingga dari dulu El selalu diam dan suka menyendiri, saat di dekat kan dengan wanita cantik oleh mama nya tetap saja El tidak mau dan melakukan segala cara untuk menghindari rencana mama nya


secinta itukah El dengan Winda? apa suatu saat nanti mereka akan bersama kembali? atau Winda lebih memilih Geof yang menyelamatkan nyawa nya?


visual


# Elfathan Gazwan.




# Angel Gracellina ( mantan Albert, yang sudah baca dari awal pasti tahu ya siapa angel itu)



# Clara (bumil muda)


__ADS_1


ini ni visual buat yang penasaran gimana sih bentuk El, Clara dan wanita genit itu angel.


Thanks buat yang masih setia membaca karya aku🥰🥰,, jangan lupa like ya guys!!🥰🥰


__ADS_2