Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Arogan Dan Kejam

Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Arogan Dan Kejam
Part 39


__ADS_3

Kinan menggenggam kedua tangan mommy Cella. "Mungkin mommy berpikir,Kinan menerima pernikahan ini,agar status anak Kinan nanti jelas.Dan setelah melahirkan akan pergi meninggalkan Kevin.Untuk balas dendam atas perbuatan mas Kevin dulu!".


Membuat mommy Cella menganggukkan kepalanya.Karena itulah yang dia pikirkan.Dia takut Kinan balas dendam.


Melihat anggukan kepala mommy Cella, membuat Kinan tersenyum getir.Wajar mommy Cella berpikir seperti itu. "Mommy tidak perlu khawatir,Kinan tidak akan melakukan hal itu.Justru Kinan akan mempertahankan pernikahan Kinan.Meskipun tidak mudah,apa lagi mas Kevin yang selalu dingin dan ketus pada Kinan.Tapi aku tidak akan mundur,mom.Aku sudah melupakan kejadian itu,mom.


"Mungkin sudah takdir.Aku harus mengalami kejadian itu,dan aku sudah ikhlas,mom.Sekarang aku sudah memulai kehidupanku yang baru.Dengan menikah dengan mas Kevin,dan menjadi menantu mommy.Cukup mommy mendoakan Kinan,agar Kinan sabar menghadapi anak mommy yang bandel itu". Kinan sengaja menekan kalimat terakhirnya.Karena mommy Cella sering berkata seperti itu.


Membuat mommy Cella tersenyum dan memeluk Kinan. "Terimakasih iya,sayang.Maafkan mommy yang sempat berpikir seperti itu.Mommy tahu,tidak mudah menjalani pernikahan dengan orang yang sudah melakukan kesalahan besar pada kita.Tapi mommy yakin dan percaya,kamu mampu menjalaninya.Kalau kamu butuh saran atau apa saja.Kamu bisa langsung ngomong sama mommy.Kamu tidak perlu sungkan".


Kinan hanya bisa mengangguk dan membalas pelukan mommy Cella.


"Lohhhh.....Kenapa cuma kalian berdua yang berpelukan.Oma kan juga mau". Oma Jeny pura - pura cemberut.Pada hal dia senang,karena sudah tidak ada kesalahan pahaman antara anak menantu dan cucu menantunya.Tadinya dia pikir Kinan,akan merasa tersinggung atau canggung saat anak menantunya memberikan banyak penjelasan pada Kinan.Tapi Kinan bisa menerima dengan ikhlas.


Mommy Cella melepaskan pelukannya,dan tergelak bersama Kinan.Saat Oma Jeny protes tidak diajak pelukan.Ketiganya pun melanjutkan obrolan santai mereka, sembari menikmati cemilan yang diantarkan bibi Surti.Oma Jeny melanjutkan rajutannya, meskipun sesekali ikut nimbrung dalam obrolan mommy Cella dan Kinan.


***


Kinan yang baru keluar dari kamar mandi terkejut,karena disaat yang bersamaan dengan Kevin yang masuk kamar.Beruntung Kinan tidak berteriak.Kevin juga sama terkejutnya dengan Kinan.Kinan menundukkan wajahnya,tadi dia sudah menyiapkan pakaiannya diatas ranjang.Kinan tidak tahu,kalau Kevin pulang cepat.Tahu gitu,tadi dia membawa baju gantinya kekamar mandi.Untung saja dia keluar memakai jubah mandi,coba kalau pake handuk saja.Bisa repot jadinya.

__ADS_1


Kevin melangkah masuk dan menatap wajah Kinan yang terlihat malu - malu.Sudut bibirnya berkedut.Entah apa yang dia rasakan sekarang.Kevin semakin menatapnya intens.Kinan sepertinya habis mandi, terlihat dari jubah mandi yang dia gunakan.Juga dari aroma sabun,yang menusuk hidungnya. "Apa kamu baru saja selesai mandi?".Tanya Kevin.


Sudah tahu,pura - pura tanya lagi.Dasar tuan muda aneh.Keluar kek sana.Malah mendekat pula kesini.


Kinan merasa kesal,karena Kevin tidak langsung keluar kamar.Tapi dia juga mengangguk sebagai jawaban. "Aku mau pake baju,mas.Bisakah mas Kevin keluar sebentar!".


Kevin mengernyitkan keningnya.Ngapain aku harus keluar, pikirnya. "Kita sudah menikah,tidak masalah kalau kamu pakai baju dihadapanku".Sahut Kevin santai.


Kinan semakin merasa gugup.Dan tanpa sadar menggigit bibir bawahnya.Bagaimana mungkin,dia bisa memakai pakaiannya dihadapan seorang pria.Hal ini adalah pertama kali untuknya.Meskipun pria tersebut adalah suaminya.


Lagi - lagi dia menggigit bibirnya.Coba aku yang diminta untuk menggigit bibirnya itu.Hehehe


Dengan cepat Kinan mengambil sepasang piyama tidur,yang sebelumnya sudah dia letakkan di atas ranjang.Bukannya memakai baju disana,seperti ucapan Kevin,Kinan malah buru - buru masuk kamar mandi.


Brakkk.....


Kinan menutup pintu kamar mandi dengan kencang.Dia berdiri dibalik pintu sambil memegangi dadanya,yang terasa berdegup kencang. "Kok aku deg - degan iya!. Ishh...berharap banget dia,aku memakai baju dihadapannya.Enak di dia dong,rugi diaku.Jangan harap iya,tuan muda", gerutunya.Tidak mau berlama-lama dikamar mandi,Kinan segera memakai bajunya.


Sementara Kevin yang mendengar suara pintu kamar mandi yang tertutup kencang membuat Kevin membalikkan badannya. "Kenapa juga dia harus masuk kamar mandi lagi.Kan disini bisa.Toh kita suami - istri,jadi sah - sah saja dong aku melihat".Kevin malah menggerutu.

__ADS_1


Tidak lama,Kinan keluar dari kamar mandi,sudah dengan pakaian lengkap.


Kirain dia keluar.Tak tahunya malah duduk disitu.Gaya banget lagi duduknya,sampai angkat kaki segala.


Kinan berjalan menuju meja rias,melewati Kevin yang duduk disofa,dengan menaikkan kedua kakinya keatas meja. "Tumben hari ini,mas Kevin pulang cepat?".Tanya Kinan memberanikan diri,saat dia sudah duduk dimeja rias.


"Terserah akulah,mau pulang cepat atau ngak.Yang punya perusahaan kan aku.Jadi aku bebas mau pulang jam berapa.Kenapa!!! kamu tidak suka,kalau aku pulang cepat!". Sahut Kevin ketus.Memang hari ini,Kevin sengaja pulang cepat dari kantor.


"Ishhh..... Kasar banget sih jawabnya.Tidak ada kelembutan sama sekali,gumam Kinan.Tapi gumamannya masih bisa di dengarkan oleh Kevin.


Kevin menatapnya dengan tatapan tajam. "Kamu bilang apa barusan?".


"Kinan ngak ada ngomong apa - apa mas". Sahut Kinan dengan lembut.Dia tidak mau berkata ketus,seperti yang dilakukan Kevin.Kinan beralih menghadap cermin.Dia hanya memakai bedak putih untuk wajahnya.Tadi dia sudah belajar dari You*ube,cara makeup.Seperti permintaan mommy Cella.Tapi dia tidak langsung mempraktekkannya.Yang penting dia tahu saja dulu,dasar - dasarnya.Karena selama ini,dia memang tidak bisa dandan.


Saat Kinan menoleh kearah sofa, ternyata Kevin sudah tidak ada disana.Dia menajamkan pendengarannya,ada suara gemericik air dari dalam kamar mandi. "Dia itu kayak jelangkung iya,datang tiba - tiba.Menghilang juga tiba - tiba.Apa susahnya sih bilang,aku mau mandi dulu iya istriku,gitu kan enak".Kinan terkikik geli, dengan kalimatnya.


Dua puluh menit kemudian,Kevin keluar dari dalam kamar mandi.Dia mengedarkan pandangannya,sudah tidak ada lagi Kinan didalam kamar.Tapi dia melihat ada bajunya diatas ranjang.Ternyata Kinan sudah menyiapkan baju ganti untuk dirinya.


Memang benar, tadi sebelum meninggalkan kamar,Kinan lebih dulu menyiapkan baju ganti untuk Kevin.

__ADS_1


Kevin pun segera memakai bajunya.Setelah itu,dia keluar dari kamarnya menuju lantai bawah.


__ADS_2