Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Arogan Dan Kejam

Terpaksa Menikah Dengan Tuan Muda Arogan Dan Kejam
Part 40


__ADS_3

Kevin menuruni anak tangga.Tiba dilantai bawah,dia tidak melihat ada keluarganya di ruang keluarga.Mungkin mereka sudah ada dimeja makan, pikirnya.Dia pun melangkahkan kakinya menuju meja makan.Benar saja,semua sudah duduk disana.


"Lama banget sih turunnya,Vin.Kita sudah kelaparan nungguin kamu disini".Ujar mommy Cella kesal.Saat Kevin sudah duduk.


"Lama apanya,mom.Cuma berapa menit doang.Lagian kalau kalian sudah pada lapar, kenapa ngak makan duluan".


"Sudah...sudah...,lebih baik kita makan.Nanti saja berdebatnya".Daddy Marvin yang sudah jengah mendengar pertengkaran yang unfaedah antara istri dan anaknya, segera menegurnya.


Mereka pun menurut.Mereka memulai makan malam mereka dalam keheningan.Tak butuh waktu lama,acara makan malam pun selesai.Setelah itu,mereka semua pindah keruang keluarga.


"Bawa istrimu ke kamar,Vin.Untuk saat ini,kalian berdua tidak perlu berkumpul disini".Ucap daddy Marvin tiba - tiba.


Membuat Kevin dan Kinan saling pandang.Merasa bingung dengan ucapan daddy Marvin. "Kenapa Kevin dan Kinan harus masuk kamar,dad?".Tanya Kevin dengan penasaran.


"Sudah,turuti saja.Pasti ada yang mau kalian bicarakan berdua".Titah daddy Marvin,tidak bisa dibantah.


Mau tidak mau,Kevin dan Kinan pun meninggalkan mereka diruang keluarga.Keduanya menaiki tangga menuju kamar mereka.Tiba dikamar,Kinan langsung masuk kamar mandi.Tidak lama dia keluar dari dalam kamar mandi.Dia melihat Kevin sudah berbaring diatas ranjang.Tiba - tiba Kinan merasa gugup.Dia juga bingung mau ngapain.Biasanya kalau malam,dia sudah tidur duluan,saat Kevin pulang kerja.


"Ngapain kamu berdiri disana.Kalau mau tidur,tidur saja.Aku ngak akan gigit kok".Ucap Kevin saat melihat Kinan berdiri di depan pintu kamar mandi.Dia juga sebenarnya tidak tahu mau ngapain, kalau berdua seperti ini.Biasanya kalau dia pulang kerja,Kinan sudah tidur.Dan dia bisa melakukan apa saja,tanpa sepengetahuan Kinan.Hehehe


Dengan perlahan,Kinan berjalan dan duduk ditepi ranjang.Dia merasa canggung berada di situasi seperti ini.Dia hanya duduk,tidak berani bergerak,apa lagi merebahkan diri.

__ADS_1


"Kenapa tidak tidur!.Tenang saja,aku tidak akan memperkosa kamu".


Mendengar itu,Kinan menegang.Meskipun dia sudah ikhlas dan melupakan kejadian malam itu.Tapi saat mendengar kata itu diucapkan secara langsung, membuat dia gemetaran juga.


Kevin langsung panik dan segara duduk,saat melihat tubuh Kinan yang gemetaran. "Apa aku salah bicara?". Kevin malah menanyakan pertanyaan konyol.


"Mas benar - benar keterlaluan iya.Mas pikir aku tidak trauma, mendengar kata itu".Suara Kinan sudah serak, menahan tangis.


"Oke...oke...,aku minta maaf".Kevin yang langsung menyadari kesalahan dalam ucapannya, memberanikan diri menarik Kinan kedalam pelukannya. "Maaf,aku...tidak pernah menyangka kalau kejadian malam itu sangat melukaimu seperti ini.Aku juga tidak berpikir kalau kamu trauma mendengar kata itu. Maafkan aku". Entah kenapa Kevin ikut merasakan sakit,saat melihat Kinan gemetaran seperti itu.


Kinan berontak dipelukan,Kevin.Dia memukuli dada Kevin dengan kedua tangannya.Dia memukuli Kevin sembari mengoceh. "Kamu pikir,ada orang yang baik - baik saja,saat dilecehkan seperti itu.Aku berusaha mati - matian melupakan kejadian itu,tapi dengan gampangnya kamu mengatakan itu".Dengan menangis,Kinan terus memukuli dada Kevin.


Kevin tidak berusaha menghentikan Kinan.Dia membiarkan Kinan mengeluarkan segala unek - uneknya.Meskipun sesekali dia meringis karena merasakan pukulan Kinan lumayan sakit.Kevin tidak melepaskan dekapannya.Setelah beberapa saat,dia sudah tidak merasakan Kinan memberontak, tangisan pun sudah tidak terdengar.Akhirnya Kevin mengurai dekapannya, ternyata Kinan sudah tertidur.Dilihatnya pipi Kinan,masih ada sisa air mata.Dihapusnya air mata Kinan, dengan tangannya.


Kuat juga tenaganya, meskipun dia sambil nangis.


Kevin meringis,saat meraba dadanya.Tapi itu tidak seberapa, melihat rasa trauma Kinan.Pada hal tadi dia hanya bercanda bilang "mau memperkosa". Karena dia juga tidak tahu mau melakukan apa,saat malam hari dalam keadaan sadar didalam kamar,berdua dengan Kinan.Dalam keadaan sadar,dalam artian,biasanya kan malam hari,saat dia masuk kamar,Kinan sudah tidur.Tapi tadi situasinya berbeda.Dia pun tidak tahu,kenapa dia mengucapkan kalimat seperti itu tadi.


Setelah beberapa saat,Kevin merasakan ngantuk.Dia pun mengambil posisi, tidur disamping Kinan.Seperti biasa, tangannya akan langsung memeluk Kinan.Dan langsung terlelap menyusul Kinan kealam mimpi.


"Jangan....aku mohon,jangan...."

__ADS_1


Karena mendengar suara didekat telinganya,dan juga merasakan pergerakan.Kevin terbangun ditengah malam.Dan melihat Kinan seperti gelisah dan sepertinya dia mengigau dalam tidurnya.Kinan sampai menggeliat dan menendang selimutnya.


Dengan refleks,Kevin mendudukkan tubuhnya. "Kinan...kamu kenapa?".Kevin menepuk pipi Kinan beberapa kali,dengan pelan.Tetapi Kinan tidak menyahut,bahkan membuka mata pun tidak.Kevin mencoba menghentikan Kinan yang masih menendang - nendang.Kevin kembali membaringkan tubuhnya,dan mendekap tubuh Kinan dengan erat.Sesaat kemudian,Kinan tidak lagi menggeliat gelisah.


"Apa kamu mimpi buruk!.Atau memimpikan kejadian malam itu?".Ucap Kevin lirih.Dia merasa bersalah,mungkin karena ucapan dia sebelum tidur tadi,makanya Kinan sampai terbawa mimpi.


"Maafkan aku...maaf...maaf...maaf". Tidak tahu jam berapa Kevin tertidur kembali.Saat dia mengucapkan kata maaf berkali-kali.


***


Pagi sudah menjelang,saat Kinan dengan perlahan membuka matanya.Dia merasakan ada yang menimpa perutnya.Dia meraba perutnya yang ada dibawah selimut.Ternyata ada tangan Kevin diatas perutnya.Dengan perlahan Kinan memindahkan tangan Kevin yang ada diatas perutnya.Setelah tangan Kevin berpindah,Kinan juga menyingkap selimut dan turun dengan perlahan dari atas ranjang.Kemudian dia berjalan menuju kamar mandi, untuk membersihkan diri.


Cukup lama dia dikamar mandi.Karena dia lama berendam dengan air hangat di bathtube.Dia keluar dari ruang ganti sudah dengan pakaian rapi.Mulai sekarang dia tidak mau lagi keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi.Dia akan masuk ke ruang ganti melalui pintu yang terhubung dari kamar mandi keruang ganti.Karena dia tidak mau kejadian kemarin terulang kembali.Yang dimana saat dia keluar kamar mandi, bertepatan dengan Kevin yang masuk kamar.


"Selamat pagi mas". Sapa Kinan.Karena Kevin ternyata sudah bangun,dan lagi duduk ditepi ranjang.


"Hemmmm.....Kamu tidak apa - apa?".Tanya Kevin merasa khawatir dengan kejadian tengah malam tadi.


"Hahhhh.....". Kinan malah mengerutkan keningnya.Dia tidak mengerti apa maksud Kevin.


🌻🌻🌹🌹

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya ya,vote, like dan komenπŸ˜ƒ


Terimakasih πŸ™πŸ™πŸ˜ƒ


__ADS_2