
Sementara seseorang yang ada disalah satu kamar yang ada dikediaman keluarga William, merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan oleh Kinan. Sudah sejak tadi dia mencoba untuk tidur, tapi tidak juga tertidur. Sudah banyak cara yang dia lakukan, supaya dia mengantuk, tetap saja tidak berhasil. Kevin tidak tahu hal apa lagi yang akan dia lakukan. Iya, Kevin juga tidak bisa tidur karena tidak memeluk tubuh istrinya, bahkan dia tadi nyaris menghancurkan rumah Kinan yang lama, karena sang istri tidak juga dia temukan.
Tadi begitu keluar dari mansion, Kevin dan Al lebih dulu ngecek rumah lama istrinya. Meski sudah ada pengawal yang mengawasi rumah itu, tapi demi melihat secara langsung, Kevin tetap kesana. Dan seperti kedatangan mereka diawal tadi, rumah itu nampak kosong. Mereka juga menunggu beberapa menit, tapi yang ditunggu tidak juga muncul. Setelahnya mereka keliling ke beberapa tempat yang sekiranya cocok untuk didatangi oleh istrinya, tetap sang istri tidak ketemu.
Kevin juga sudah meminta tim IT perusahaan untuk meretas CCTV dijalan yang kemungkinkan dilewati oleh Kinan. Tapi anehnya, tidak ada jejak istrinya dimanapun. Hanya terlihat mobil yang dikemudikan oleh Pak Sony disimpang rumah Kinan. Kevin juga sudah menghubungi Pak Sony, ternyata dia juga tidak tahu apa - apa, karena sehabis mengantar Kinan dan Kesya, Pak Sony langsung pergi. Kevin tidak bisa menyalahkan Pak Sony, karena tugasnya hanya mengantar, bukan untuk menungguinya disana. Sebelum pulang ke mansion, untuk memastikan sekali lagi, mereka memutuskan untuk kembali kerumah Kinan, tapi nihil. Rumah kelihatan gelap, tidak ada tanda - tanda kalau ada orang didalam. Saat itulah, Kevin hampir menghancurkan rumah Kinan. Untung saja Al segera bertindak, dan dengan sedikit paksaan Kevin bisa ditenangkan.
__ADS_1
Walau tidak ada hasil, Kevin dan Al memutuskan untuk pulang. Lebih baik Kevin pulang untuk saat ini, dari pada dia lepas kontrol dan mengamuk, yang ada akan menimbulkan masalah baru. Besok mereka akan melanjutkan pencarian. Tetapi tidak untuk pengawal, sebelumnya Kevin sudah memerintahkan beberapa pengawal tetap melanjutkan pencarian malam ini.
Kevin juga sudah minta tolong pada daddy Marvin untuk mencari sang istri. Dia sedikit tenang, karena daddy Marvin bersedia membantu untuk mencari istrinya. Meski sebelumnya, dia dapat banyak petuah dari sang daddy.
Dan disinilah Kevin sekarang, berdiri didepan lemari pakaian sang istri. Karena tak bisa tidur, dia memutuskan untuk mengambil sepasang baju piyama yang sering dipakai oleh istrinya. Setelah mendapatkan apa yang dia cari, Kevin segera menggantinya dengan piyama yang dia pakai. Iya, Kevin memakai baju piyama sang istri, siapa tahu dengan memakai ini aku bisa tidur, pikirnya. Terserah orang mau bilang apa, karena dia pakai piyama wanita, dia tidak peduli, yang penting dia bisa tidur. Meski piyama itu terlihat sempit ditubuhnya, Kevin tetap memakainya. Gimana tidak sempit, ukuran tubuhnya dengan tubuh sang istri berbeda jauh. Setelah itu Kevin mengambil sebuah gaun untuk dia peluk diatas ranjang.
__ADS_1
"Apa kamu semarah itu, sampai harus pergi dari rumah sayang? Kamu bilang mau menghukum mas dengan tidur diluar kan? Nggak papa mas tidur diluar, asal kita tinggal di atap yang sama. Dengan begitu, mas masih bisa melihat wajahmu dan menyapa calon anak kita.
Kamu berhasil sayang membuat mas tidak berdaya seperti ini. Dan mas mengakui, kalau mas tidak bisa hidup tanpamu. Cukup marahnya hari ini iya sayang, besok pulanglah. Rumahmu disini, bukan ditempat lain. Cukup malam ini mas tidur tanpa memelukmu dan calon anak kita. Kalau kamu tidak pulang juga, besok mas akan menemukanmu, gimana pun caranya! Mas harap kamu baik - baik saja diluar sana, sayang!" Lirih Kevin, lalu menciumi gaun tersebut. Setelahnya Kevin menyusun dua guling disampingnya dan membentangkan gaun istrinya diatasnya. Dia memeluk guling tersebut, dan membayangkan kalau itu adalah istrinya.
Mulai hari ini dia berjanji pada dirinya sendiri, tidak akan membiarkan wanita manapun bersentuhan dengannya, kecuali para wanita dikeluarganya. Dia tidak mau hanya karena hal sepele, akan berakibat lebih fatal nantinya. Iya, menurutnya bersentuhan dengan wanita lain adalah masalah sepele. Tapi karena hal yang dia anggap sepele itu membuatnya jauh dari sang istri dan calon anaknya, maka dia akan lebih menjaga sikap kedepannya.Tidak akan mengulangi hal yang sama dikemudian hari.
__ADS_1
Lama - lama mata Kevin terasa berat juga. Mungkin karena sudah mencium bau istrinya dipiyama yang dia pakai dan gaun yang dia peluk saat ini, membuat dia mengantuk. Besar harapan Kevin, kalau dalam mimpinya nanti, dia bertemu dengan sang istri.