Terpaksa Menikahi Waria Tampan

Terpaksa Menikahi Waria Tampan
Salah Paham (TAMAT SEASON 1)


__ADS_3

Alya menarik tangan Rian, untuk membawanya kembali ke ruangannya.


Betapa kesalnya hati Alya, karena melihat kelakuan Rachel yang sepertinya terang-terangan, agar dirinya merasa kesal dan terpancing emosi.


Alya melepaskan tangannya dari Rian, sesaat setelah mereka sampai di ruangan. Matanya tak pernah Alya alihkan ke mana pun, hanya memandang Rian dengan sinis.


“Lo ngapain sih, ke ruangan dia tanpa izin sama gue? Gue ‘kan ... nungguin lo! Gue juga mau ngajak lo makan! Sekarang malah gak mood gue mau ngapain-ngapain juga!” bentak Alya, membuat Rian merasa sangat bersalah dengannya.


“Maaf ... tadi gue gak enak mau nolak si Rachel. Dia minta makeup-in, sementara tadi lo lagi ambil video akting,” ujar Rian, yang benar-benar tidak enak hati dengan Alya.


Alya memandangnya dengan sinis, “Pokoknya gue gak mau tau! Lo gak boleh deket-deket lagi sama--”


“Permisi!” ucap seseorang dari arah pintu masuk ruangan.


Fokus mereka teralihkan ke arah orang tersebut, yang ternyata adalah Rachel. Tatapan Alya kepada Rachel menjadi sangat sinis, karena Rachel yang saat ini sudah berada di ruangannya kembali.


“Mau ngapain lo?” tanya sinis Alya, membuat Rachel tersenyum mendengarnya.


“Gue ... mau makan bareng di sini. Boleh, ‘kan?” tanyanya, membuat Alya merasa kesal mendengarnya.


‘Kemaren-kemaren gak mau ke ruangan gue. Kenapa sekarang mau ke sini?’ batin Alya, sembari memandang sinis ke arah Rachel.

__ADS_1


Rachel tersenyum lalu memaksa masuk ke dalam ruangan Alya, “Ayo makan bareng!!” pekiknya, yang lalu segera melangkah masuk ke dalam ruangan.


Alya memandang kesal ke arah Rachel, kemudian menghela napasnya dengan berat.


‘Ya sudahlah! Mau gimana lagi?’ batin Alya, yang merasa tidak bisa berbuat apa pun lagi.


Alya melangkah ke arah mereka, yang sudah lebih dulu duduk pada kursi yang tersedia di sana.


“Et ... tolong beliin minuman dulu buat kita makan!” pinta Rachel pada Alya, sontak membuat Alya mendelik kaget mendengarnya.


“Lo ... nyuruh gue beli minuman?” tanya Alya, yang merasa sangat kesal mendengarnya.


Rachel masih berpura-pura polos di hadapan mereka, “Ya! Biar kita enak makannya. Ayo, cepetan!” ujarnya tanpa dosa, membuat Alya merasa tidak bisa menerimanya.


“Ah, biar gue aja yang beli, Chel!” ujar Rian, meminta agar dirinya yang membelikan minuman itu.


“Ah, lo ‘kan belum tau daerah sini, biar Alya aja, ya!” ujar Rachel dengan senyuman yang sangat bersemangat.


Lagi-lagi Alya memandang dengan sinis ke arah Rachel. Terpaksa ia melakukan apa yang Rachel perintahkan, karena ia juga tidak bisa membiarkan Rian yang membelikannya.


“Ini pertama dan terakhir kali gue nolong lo!” ucap Alya dengan ketus, membuat Rachel tersenyum mendengarnya.

__ADS_1


Alya melangkah keluar dari ruangan, membuat Rachel tersenyum sembari melambaikan tangannya.


“Hati-hati di jalan!” teriak Rachel, membuat Alya semakin kesal mendengarnya.


Rian memandang sendu ke arah Alya, ‘Pasti dia tertekan,’ batinnya, yang merasa sangat kasihan dengan Alya.


Rachel menyunggingkan senyumannya, ‘Ya, akhirnya gue bisa berdua dengan Rian. Tinggal nunggu saatnya tiba ...,’ batinnya yang sudah menyusun sebuah rencana jahat.


Alya melangkah menuju ke arah mini market, untuk membeli minuman yang Rachel inginkan.


Sepanjang perjalanan, Alya selalu menggerutu, kesal karena perlakuan dan sikap Rachel yang sangat mendominasi di antara mereka.


“Salah gue juga! Kenapa pakai mau disuruh sama dia? Padahal, gue gak suka!” gerutu Alya, kesal dengan sikap Rachel padanya.


Alya sudah selesai membeli minuman tersebut, kemudian segera melangkah ke arah ruangannya kembali.


Setelah ia sampai ke ruangannya, Alya membuka pintu dan mendelik kaget melihat kondisi Rian dan Rachel, yang saat ini sedang berciuman di hadapannya.


Plastik berisi minuman yang Alya pegang, terjatuh ke lantai, karena tangannya yang lemas melihat mereka yang seperti itu di hadapannya.


Air matanya menggenang di pelupuknya, “Rian?!” pekiknya, sontak membuat Rian dan Rachel menoleh kaget ke arah Alya.

__ADS_1


***


__ADS_2