
“ ada apa dengan dia?, mengapa aku jadi ikut sedih. Tapi jika difikir lagi dia sangat kasihan.” Ucap pemuda tersebut sambil memikirkan sebenarnya apa yang terjadi dengan Xhi Wen.
Dia yang hanya mengetahuai Xhi Wen adalah wanita yang sangat kuat, tidak pernah takut, dan juga sangat dingin. Tetapi hari ini, gadis itu malah mengeluarkan air mata yang sangat deras.
Anehnya pemuda itu seperti ikut merasakan kepedihan di hatinya.
“baiklah aku akan menemaninya secara diam-diam, dan akan melindunginya juga secara diam-diam. Dan ketika dia memiliki lelaki di hidupnya barulah kelak aku akan pergi.” Pemuda itu bertekat untuk melindungi Xhi Wen, entah mengapa di hatinya perih saat mendengar curhatan Xhi Wen.
Apa dia sedang jatuh cinta? Tidak mungkin, dia sama sekali tidak pernah jatuh cinta sebelumnya, tapi jika difikirkan dia juga baru pertama kali merasa penasaran dengan gadis yang baru ia jumpai.
Namun dia tidak berfikir jauh, dia hanya menganggap bahwa melindungi gadis itu hanya karna kasihan tidak lebih dari itu.
.....
Di tempat lain..
Saat Xhi Wen masuk ke paviliumnya, dia langsung masuk ke ruang dimensi, dan langsung mencari keberadaan Ji Nan.
__ADS_1
“ Ji Nannnnnn.” Pekik Xhi Wen dengan teriakan yang melengking.
“ ada apa putri, apakah terjadi sesuatu.” Ji Nan menghadap dengan rasa Khawatir, dia belum pernah di panggil seperti itu sebelumnya oleh junjungannya yang biasanya santai dan tidak terburu-buru seperti ini.
“ ah aku baik-baik saja, oo iya apakah kau tau cara mengobati orang bisu dan tuli?”
“ hemm sepertinya ada di buku perpustakaan lantai 2 putri.”
“ ah kau benar, ooh iya dimana youyou, sudah berapa lama aku tidak melihatnya.” Tanya Xhi Wen.
“ ah youyou ya putri, dia sudah kembali ke perpustakaan putri, dia berpesan jika putri membutuhkannya, putri bisa langsung menemuinya, dan dia juga berkata kalo putri hanya tinggal menyebutkan namanya di depan pintu, maka pintu itu akan terbuka sendirinya tampa harus meneteskan darah lagi.”Bukan Ji Nan yang menjawab malah Xioubou yang menjawab .
Ucapan Xhi Wen sukses menbuat ketiga pemuda di depannya kebingungan. Melihat itu Xhi Wen tertawa, dan melupakan bahwa tadi dia sedang bersedih.
“ hahahahha hayolah kalian sangat lucu.” Ucapnya dengan memegang perut yang sakit akibat tertawa.
“ putriiiiiiiii...” Xioubou memang tidak tau apa yang dikatakan oleh Xhi Wen tetapi dia juga tidak bodoh, dia tentu tau jika Xhi Wen sedang menggodanya.
__ADS_1
“ hahaha baiklah kalian bertiga temani aku ke perpustakaan.” Ucap Xhi Wen dan di ikuti oleh Ji Nan, Xioubou dan Tangli.
“ ooh iya Tangli, bagaimana dengan pengalaman kamu berperang dengan para bandit itu, maaf kan aku tidak memperhatikan pergerakanmu, kau juga tau lawan kita kemarin sangat kuat, jika saja tidak ada pill Si De dan Xili Qi, aku tidak tau apakah kita dapat mengalahkan mereka.” Ucap Xhi Wen di sela perjalanan mereka menuju perpustakaan.
“ ah itu putri, bagaiamana mengatakannya, aku bahkan tidak puas berperang melawan mereka, putri mengatakan jika putri tidak memperhatikanku, tapi kenyataannya saat aku melawan tetua ataupun pendekar, putri dengan cepat menangkis mereka, aku bahkan hanya dapat mengayunkan pedang beberapa kali sampai bisa ku hitung dengan jari.” Rengek Tangli. Meskipun dia tidak puas tetapi dia sebenarnya senang, dia tidak malu dilindungi oleh seorang wanita yang dalam garis besar, jika wanita itu adalah Xhi Wen. Dia tidak akan malu, malah dia merasa sangat senang, itu membuktikan bahwa Xhi Wen benar benar menyangi dirinya yang hanya seorang sampah kekaisaran awan.
“ hahahha baiklah, kau harus berlatih dengan lebih giat lagi Tangli, perjalanan kita masih jauh lagi, lawan kita yang kemarin itu belum seberapa dari lawan kita nanti di dunia awan, sedangkan saat melawan musuh kita kemarin, kita harus memerlukan cara cerdik.” Ucap Xhi Wen, kali ini dia sedang tidak main-main, ucapannya sangat serius.
Di dunia bawah tentu dia akan menang, tetapi belum tentu di dunia awan, mengingat kakek dan nenek buyutnya saja dengan mudah di jatuhkan, yang sebelumnya nenek buyutnya jugalah seorang dewi kematian.
Tentu saja kekuatan para dewa dan dewi tidak bisa di remehkan, belum lagi di dunia awan bagian barat dikuasai oleh para iblis.
Perjalanan Xhi Wen belum bisa dikatakan separuh dari tujuannya, masih tertinggal jauh. Dan tentu saja dia masih memerlukan 6 tahun lagi, disaat usinya 21 tahun targetnya untuk merebut kembali apa yang seharusnya dimiliki oleh keluarga Xhi Wen.
....
Hai guys, sebenarnya author masih belum lepas dari situasi terpuruk, tapi alhamdulillah tidak seperti hari hari kemarin.
__ADS_1
Doakan ya semoga author benar benar bisa menyelesaikan situasi ini.
Love you anymore guyssss❤️❤️