Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Xhi shu dan organisasi rahasia (revisi)


__ADS_3

“ meskipun suamiku seorang raja di kekaisaran awan dan seorang pendekar di dunia bawah tetapi tetap saja umur tetaplah di atas kehendak tuhan. Suamiku tiada karena ia kelelahan saat memperjuangkan desa ini saat berhasil ia dibebaskan hukumannya oleh tetua dan diperbolehkan kembali kekaisaran awan. Tetapi dia tidak memberi tahukan bahwasanya ia sedang sakit parah. Ia memiliki luka dalam yang cukup parah tetapi mampu ia tutupi. Hingga suatu malam ia meringis kesakitan lalu memberikan batu giok ini kepadaku setelah itu dia pun hiks.” Ucap ratu yang sudah tak tahan karena isakan yang ada di hatinya.


“ aku turut berduka cita atas apa yang terjadi ratu. Semoga ia di ampuni segalah dosanya dan diberikan kemudahan untuk berinkarnasi.”


“ terima kasih ratu Xhi wen.” Balasnya yang masih terisak.


“ cucuku tolong ambilkan buku yang ada di kamar nenek.” Ucap ratu kepada lie.


“ ini nek bukunya.” Ucap liee dan memberikannya kepada sang ratu dan disambut oleh ratu.


“ ratu Xhi wen, ini adalah buku tentang batu giok ini yang diberikan oleh suami ku bersamaan dengan batu giok ini. Aku hanya membaca sehalaman saja, karena itulah aku mengetahui sepersen keistimewaan dari batu giok ini.” Ucapnya sembari memberikan buku itu kepada xhi wen.


“ terima kasih ratu kalau begitu saya pamit untuk menyelesaikan masalah yang ada di bagian barat kekaisaran jian.”

__ADS_1


“ iyaa ratu Xhi wen, aku juga akan pergi kekaisaran awan karena aku telah menemukan dirimu, semoga kau berhasil dalam mengambil kembali apa yang menjadi hakmu, dan menyelamatkan rakyatmu, karena Xhi shu sangat tidak adil terhadap rakyat dan bekerja sama dengan organisasi rahasia untuk menakhlukan semua kekaisaran.”


Mendengar itu Xhi wen sangat marahhh, matanya menjadi merah dan mengeluarkan aura pembunuh yang tak pekat namun tajam.


' sepertinya nona Xhi wen sangat kuat, meskipun aura yang ia keluarkan tidak pekat namun sangat tajam, tidak akan terbayang jika ia sudah bisa mengeluarkan aura pembunuh yang pekat, bisa bisa dengan mersakannya saja maka kultivator tingkat dewa 9 saja tak mampu menahannya.' Batin sang ratu yang sudah tak menyadari jika Xhi wen mampu mendengar ucapan batinnya, seketika ia menghilangkan aura nya lagi dan tersenyum.


“ ratu tak perlu khawatir aku akan dengan sangat cepat mengambil apa yang menjadi milikku yang mengusik nya juga akan lenyap dengan tidak mudah,” ucapnya dengan seringai yang picik.


“ baiklah kalo begitu saya pamit.” Lanjut Xhi Wen di ikuti oleh Ji Nan dan Xioubou.


Mereka bertiga pun kembali ke tenda.


“ nona tadi anda ada dimana kami sudah mencari tapi tak menemukan keberadaan nona.” Ucap kasim berlari melihat keberadaan Xhi Wen.

__ADS_1


“ apakah kalian merindukan diriku.” Ucap jahil Xhi Wen dengan senyum andalannya untuk menggoda pria.


Mendengar itu kasim sedikit merona, memang ia merindukan gadis kecil di depannya itu.


Entah rasa sebagai kakak atau murni perasaan keinginan terhadap wanita, ia pun tak tahu pasti.


“ sudah lah kumpulkan semua prajurit ketenda tempat dimana sebelumnya kita membuat rencana pembuatan sungai.” Ucap Xhi Wen.


“Baik nona .” Balas kasim dan berlalu pergi untuk mengumpulkan semua prajurit.


Dengan gagahnya mereka pun berbaris melingkar di dalam tenda sambil menunggu kedatangan seorang gadis.


“ selamat sore semuanya, tujuan saya mengumpulkan kalian disini untuk melakukan rencana atas masalah yang terjadi di bagian barat. Seperti yang kalian ketahui bahwa disana sedang terjadi masalah yang di sebabkan oleh bandit yang membuat onar, dan dari kabar yang saya dengar panglima Shi Rui belum berhasil menangkap ataupun menyelesaikan masalah itu. Kita harus kesana untuk membantu panglima Shi Rui. Persiapkan lah diri kalian, kita akan pergi malam ini, sehingga besok pagi kita sampai di tenda mereka.” Jelas Xhi Wen

__ADS_1


__ADS_2