Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Mengusulkan (revisi)


__ADS_3

Setelah persidangan usai Xhi wen pun kembali keruangan.


“ ahhh hari yang melelahkan sebaiknya aku tidur di ruang dimensi saja agar tidak terlambat pergi ke desa yujing nanti.” Ucap nya sambil terus menguap.


**


“ salam kami putri.” Ucap kedua pemuda tampan yang tak lain adaah Ji nan dan Xioubou .


“ aku sangat lelah aku ingin istirahat kalian tolong siapkan pill gagalku yang ada di ruang penyulingan. Ambil saja pill memperkuat stamina tubuh.” Ucap Xhi wen sambil berjalan ke kamarnya tampa mendengar jawaban dari kedua pemuda itu.


“ sepertinya putri memang sedang lelah, ayo kita siapkan sebelum putri mengamuk nanti.” Ucap Xioubou .


“Ya kau benar ayo kita siapkan .” Balas Ji nan.


2 jam di ruang dimensi pun berlalu dan kini xhi wen telah terbangun, sebenarnya dia masih malas untuk bangun tetapi dia harus mempersiapkan kepergiannya.


“ ji nan apakah kau sudah mempersiapkan apa yang aku katakan tadi?” Tanya Xhi wen yang melihat Ji nan dan Xioubou mendekat.


“Tentu putri, tetapi putri hamba tidak pernah melihat mu menyuling pill ini, apa lagi pill yang hamba lihat disana sangatlah banyak dan tingkat kemurniannya Mencapai 85% putri, ini bukan lah produk gagal putri” ucap Ji nan.

__ADS_1


“Aku membuatnya saat 2 bulan masa latihan alchemist dan Ji nan kau ingat saat aku menyuling pill racun yang mematikan dulu, apa kau ingat berapa persen tingkat kemurniannya? .”


“98% putri .” Balas Ji nan.


“Lalu yang kau pegang sekarang berapa persen?.”


“85% putri .”


“Lalu apakah aku salah menyebutkan jika pill ini gagal?.”


Mendengar itu Ji nan tidak bisa berkata kata sedangkan Xioubou terlihat seperti orang bodoh yang mendengarkan perdebatan junjunganya dan rekannya.


“ tentu putri hamba sangat ingin ikut.” Ucap Ji nan


“ saya.. saya juga putri .” Ucap Xioubou semangat.


“ baiklah siapkan diri kalian kita mungkin saja akan bertemu banyak masalah disana aku merasa akan ada yang terjadi saat kita mulai bekerja.”


“Baik putri.” Balas keduanya.

__ADS_1


Mereka pun keluar dari ruang dimensi dan memilih untuk duduk dan mengobrol sambil menunggu waktu keberangkatan kedesa yujing.


Tak lama prajurit pun datang menghampiri mereka bertiga, prajurit itu sedikit heran dan sedikit berwaspada karena dia sudah menjaga ruangan ini dan tidak membiarkan sembarang orang masuk kedalam ruangan Xhi wen, tapi kini ada dua pemuda tampan dan gagah sedang duduk bersama tamu istimewa kaisar.


“ kau tak perlu berwaspada mereka adalah saudaraku .”


Mendengar ucapan Xhi wen yang mengakuai mereka adalah saudara bukannya pelayan mereka sangat terharu, mereka sangat beruntung bisa mendapat junjungan yang rendah hati dan sangat baik.


“Nona Xhi wen apakah nona sudah siap?” Tanya prajurit itu.


“Tentu saja ayo kita berangkat sekarang, waktu kita tidak banyak.” Ucap Xhi wen.


Mereka pun pergi menuju gerbang untuk menunggang kuda. Saat telah sampai di gerbang dapat dilihat seluruh anggota keluarga sudah berada disana.


“Salam yang mulia, Ada apa yang mulia, apakah ada yang terjadi?” Tanya Xhi wen saat sampai di depan kaisar Jian.


“Tidak ada kami hanya ingin mengantar mu sampai di gerbang ini, zhen harap masalah ini akan berhasil diselsaikan kekaisaran Jian sangat berharap kepadamu Xhi wen.” Ucap yang mulia.


“ baik yang mulia tetapi apakah saya boleh mengusulkan sesuatu?” Tanya Xhi wen.

__ADS_1


“ tentu nona Xhi wen.”


__ADS_2