Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Saksi mata


__ADS_3

Saat ini ada sepasang rakyat yang menginginkan keadilan untuk masalah mereka.


“ ampun yang mulia hamba meminta keadilan dia telah mencuri domba hamba dan meracuni kawanan lainnya, saya mohon kepada yang mulia untuk menghukumnya dengan seberat beratnya.” Ucap pria paruh baya yang memohon.


Sedangkan wanita di sampingnya hanya terdiam tampa kata dia tidak marah ataupun menangis.


“ apakah kau mempunyai bukti?” Tanya kaisar


“ dia mempunyai botol racun itu di kamar nya saat penggeledahan yang terjadi siang tadi yang mulia, dan ada warga yang mengatakan bahwa ia melihatnya sendiri wanita ini meracuni kambing di kandang milik saya setelah mengambil satu, bahkan di halaman belakang rumah nya ia menaruh kambing saya itu yang mulia.” Balasnya


“Bawakan kesini saksi mata itu.” Titah kaisar.


Ia tentu tidak menilai dari ucapan saja sang kaisar pasti mencari bukti tentang kebenaran dari setiap masalah.

__ADS_1


“ hormat saya yang mulia kaisar Jian .” Ucap seorang wanita paruh baya membawa seorang anak perempuan di gendongannya.


“ apakah kau melihat bahwa wanita ini mencuri serta meracuni domba miliknya?” Tanya sang kaisar.


Mendengar pertanyaan itu membuat wanita paruh baya itu sedikit melirik wanita yang di maksud, ia melihat ekspresi wanita itu tanpa prasaan dan kehidupan, setelah itu dia melihat seorang anak yang dibawanya itu. Anak itu tentu sedang demam dan terus menangis karena lapar dan rasa sakit di kepalanya.


Melihat itu Xhi Wen langsung turun dan menuju wanita paruh baya itu. Melihat Xhi Wen yang turun membuat semuanya tercengang bagaimana tidak saat sang kaisar bertanya dan belum ada jawaban Xhi Wen malah dengan beraninya turun dan melangkah ke tempat rakyat itu berdiri.


“ halo nenek nama saya Xhi Wen , anak ini sedang sakit kenapa di bawa kesini? Apakah nenek ibunda dari anak ini?” Tanya Xhi Wen lembut dengan senyumannya yang tulus.


“Ti.. ti.. dak yang mulia anak ini adalah cucu hmba, anak hamba dan suaminya meninggal saat pergi kerumah mertua anak hamba saat itu anak ini dititipkan kepada hamba.” Balas nenek itu sedikit terbata dan ada rasa takut di nada bicaranya.


“ cucu nenek sangat cantik sekali ia juga beruntung memiliki nenek yang baik hati serta mau menjadi saksi seseorang agar mendapatkan keadilan .” Ucap Xhi Wen dengan senyum manisnya.

__ADS_1


Mendengar itu nenek tersebut sedikit takut dan salah tingkah. Melihat itu Xhi Wen sedikit tersenyum lalu dia mengeluarkan sebuah pill dari hanfunya. Hanfu hanya objek saja yang sebenarnya dia mengambil di ruang dimensi.


“Ini nek berikan pill ini kepada cucu nenek maka ia akan sembuh.” Ucapnya lagi sambil memberikan pill itu ketangan nenek .


“ yang mulia bolehkah hamba meminta air?” Tanya Xhi Wen .


Mendengar permintaan itu membuat semua orang kembali tercengang. Bagaimana tidak untuk seorang gadis kecil beraninya meminta air saat pengadilan sedang berlangsung.


Tetapi tidak dengan kaisar itu sendiri ia malah tersenyum dan meminta prajurit membawakan 2 gelas air kepada Xhi Wen .


Xhi Wen pun menyambut uluran air dari prajurit.


“ berikan lah pill itu sekarang kepada anak ini nek ini airnya.” Ucap xhi wen lembut dan di angguki oleh nenek itu. Pill memang tidak seharusnya di padukan dengan air tetapi pill yang di berikan kepada anak itu dibuat oleh xhi wen tahan air jadi air yang diberikan kepada anak kecil itu bermaksud untuk membantu mempermudah pill itu masuk kedalam mulut si anak.

__ADS_1


__ADS_2