Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Siapa yang membunuh siapa


__ADS_3

“ kenapa harus pergi?” Tanya Chang an.


“ itu pasti mereka, kalo kita tidak pergi sekarang, akan menjadi sangat bahaya. Mereka bisa saja melukai kalian.” Jawab Shu he kalang kabut.


“ ooo jadi mereka yang telah membuatmu luka luka tadi, hemm!! Biarkan saja mereka kesini, siapa yang menbuatmu terluka akan kita beri dia pelajaran.” Ucap Chang an yakin.


“ jangan Chang an mereka itu sangat kuat, mereka sudah berada di tingkat gold 5 puncak dan yang paling rendah hanya tingkat dewa 1 puncak. Jika kita melawan aku khawatir..., pokoknya kita harus pergi dari sini.”


“Sudahlah tak perlu khawatirkan soal itu, apa kau tidak percaya pada kekuatan kita semua, mereka bahkan tidak bisa mendekati kita.” Jawab Chang an dan Shu he hanya pasrah, dia sudah kehabisan kata.


“ apa maksudmu?” Tanya Tan lang.


“ ada pendatang baru yang menyinggung anak kepala desa, bahkan berani mematahkan jarinya, kepala desa memerintahkan untuk menangkap orang itu hidup ataupun mati.” Jawab pengawal itu.


Tan lang pun menatap Xhi wen yang tengah santai, bahkan tidak ada raut wajah panik.


“ apa kau punya gambaran orangnya?” Tanya Tan lang kembali.

__ADS_1


“.........”


Dengan teleti pengawal itu menjelaskan gambaran sosok orang yang di ceritakan oleh anak kepala desa tersebut.


Sekali lagi Tan lang melihat Xhi wen yang masih diam dan santai, bahkan sesekali menyeruput teh miliknya.


' apakah nona Xhi wen yang telah membuat masalah? Nona memang sangat berani.’ Batin Tan lang.


“ maaf disini tidak ada sosok yang kalian cari.” Ucapnya yang melindungi Xhi wen.


“ dia adalah sepupuku, dan mana mungkin dia melakukannya.” Ucap Tan lang.


“ sudah lah Tan lang.” ucap Xhi Wen sambil meletakan teh yang baru saja selesai dia seruput.


“ yang kau cari itu benar aku, jadi apa masalahmu. Jika benar mereka menginginkan ku mengapa harus melalui kalian, mengapa tidak mereka sendiri saja.” Tanya Xhi Wen yang menyilangkan jari lentiknya.


“ benar, apakah anak kepala desa dan bapaknya itu pengecut, tak berani sehingga menyuruh kalian yang menjemput kami.” Balas Xioubou.

__ADS_1


“ cuih.. apa kalian pikir kalian sangat pantas hingga kepala desa harus menjemput kalian sendiri. Kami saja sudah mampu membunuh kalian semua.” Sombong pengawal yang ketiga tersebut.


“ hah! Coba saja, aku ingin lihat siapa yang membunuh siapa.” Ucap Chang An yang maju.


“ kak biarkan aku maju duluan, anggap saja ini latihanku.” Jelasnya lagi dan Xhi wenpun mengangguk setuju.


Latihan seperti ini memang bagus untuk Chang an yang melawan level jauh di atasnya.


“ hahahahha apa? Kau yang masih bau susu ini mau melawan paman. Apa kau sedang membual? Pulanglah ke rumahmu dan mintalah ibu mu untuk dibelikan permen dan susu.” Ucap pengawal kedua.


“ hahaha benar, aku takut kami baru mengeluarkan aura kau sudah mengompol dan lari terbirit-birit.” Saut pengawal pertama.


“Hahahha pulang lah nak, jangan membuat kami seperti penjahat kejam yang menindas anak kecil.” Ucap pengawal ketiga dan mereka bertiga pun tertawa meremehkan Chang an.


“ benarkah, aku juga ingin lihat siapa yang akan mengompol dan lari terbirit-birit disini.” Jawab Chang an.


“ bermimpi sajalah kamu bocah, omongan mu besar sekali, bahkan kau terlihat kecil bagi kami. Kekuatan mu saja hanya di kultivasi tingkat dunia 5 puncak, dengan satu jurus kau pasti terkapar. Bisa juga langsung tidak bernyawa dengan kami bertiga yang sudah di Gold tingkat 5 puncak.” ucapnya dan ketiganya kembali tertawa.

__ADS_1


__ADS_2