
Keduanya terus bertarung dengan sengit meskipun hanya To nhi yang menyerang.
“ boleh juga.” Ucap To nhi yang berhenti menyerang.
“ apakah kau sudah kewalahan tuan To nhi, sayang sekali padahal belum giliran ku.” Balas Xhi Wen mengejek.
“ heh gadis tengik seperti mu, aku hanya menyerangmu menggunakan fisik saja tapi belum dengan kekuatan ku. Jika saja aku menyerangmu dengan kekuatanku maka bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal kepada dunia ini.” Ucap tuan To nhi sedikit tersenyum sinis.
“ aku tak sungkan menerimanya.” Balas Xhi Wen tak kalah sinisnya.
Saat To nhi ingin mengumpulkan energi nya dia merasa aneh. Dia tak merasakan energi qi di tubuhnya padahal dia sudah berada di tingkat kultivasi langit 9, dengan tulang macan 2, dan memiliki elemen api dan es.
Dia terus mencoba tampa henti untuk mengumpulkn kekuatan yang ada pada dirinya sampai ia tak sadar keringatnya telah membasahi dahinya.
“ ada apa tuan, mengapa kau belum juga menyerangku?, aku sudah lelah menunggu sampai aku mengantuk.” Ejek Xhi Wen.
__ADS_1
“ semua sekarang seraaangggggg.” Pekik To nhi yang sebenarnya dia menutupi rasa malunya kepada gadis kecil di depannya.
Semua pasukan pun mulai maju dan menyerang tetapi belum mencapai garis yang Xhi Wen buat.
Saat pasukan Kekaisaran juga ingin menyerang Xhi Wen dengan cepat mengangkat tangannya sebagai tanda tak perlu maju, dan tentu di ikuti oleh semua pasukan kekaisaran.
Dan pada saat pasukan To Nhi melangkahkan kakinya melewati garis yang Xhi Wen buat malah pasukan tersebut menghilang seperti debu. Bahkan kini semua pasukan Toni menghilang dan lenyap, tak ada yang tersisa.
Tentu saja sukses membuat To nhi shok. Bukan hanya tuan To nhi saja yang berperilaku seperti itu, tetapi semua pasukan kekaisaran yang melihat sendiri kejadian itu ikut terkejut dan kebingungan.
“ apa yang kau lakukan kepada semua pasukanku?” Pekik tuan To Nhi.
“ apa maksudmu!, saat aku melewatinya aku tidak menjadi debu mengapa pasukan ku menjadi debu?”Balas tuan To Nhi kebingungan.
“ itu karena aku tidak ingin kau menjadi debu. Dan garis itu bisa menyerap semua kekuatan kalian dan berpindah kepada ku. Jadi kau tau kan mengapa kau tak bisa menyerangku menggunakan kekuatanmu. Pedang Ru aku memerintahkan dirimu untuk membunuhnya secara perlahan.” Ucap Xhi Wen memerintahkan pedang kecil dan tumpul seperti yang di katakan Xhi Wen nama pedang itu adalah pedang Ru.
__ADS_1
Ji Nan yang mengetahui mengapa semua pasukan pemberontak menjadi debu hanya bisa tertawa dalam hati karena dia tau situasi dimana dia tidak boleh tertawa.
‘ tuan Toni ucapkan selamat tinggal untuk dunia. Tak ku sangkat putri selicik ini, menggunakan teknik ilusi untuk membunuh orang di bawah tingkat kultivasinya’ Batin Ji Nan.
Awalnya To Nhi ingin menertawakan Xhi Wen yang memerintahkan pedang kecil yang dimiliki oleh Xhi Wen, namun belum sempat tersenyum sinis dia dikejutkan akan perubahan dari pedang kecil itu.
Pedang itu berubah menjadi pedang besar, tajam, berwarna hitam, dan ada cahaya yang mengelilingi pedang itu.
“ aa..aa..a..apa pedang apa itu.” Ucapnya gelagapan dan dia mencoba untuk kabur.
“Mau kemana kau!” Pekik Xiobou saat melihat To nhi kabur, dan ingin mengejarnya tapi di tahan oleh Ji Nan.
“ diam dan lihat lah ini akan menjadi tontonan yang bagus.” Ucap Ji Nan.
Benar saja pedang Ru mengejar To nhi dan merobek, menyabik dan menghunuskan besi tajamnya tepat di jantung To nhi.
__ADS_1
Pedang Ru