
“ bagaimana jika setelah masalah di desa yujing selesai hamba langsung membantu panglima Shi rui yang mulia, tak baik jika kita membuang waktu, mengingat jika tuan To nhi akan menyerang kekaisaran Jian. Hamba takut jika sebelum masalah di selesaikan akan berdampak buruk pada kekaisaran Jian saat di serang.”
“Sepertinya kau benar nona Xhi wen, tetapi apakah nanti nona tidak kelelahan?”
“ tidak yang mulia, kita tidak boleh membuang waktu”
“Baiklah jika begitu berhati-hatilah saat di perjalanan kekaisaran ini berharap dan bergantung kepadamu nona Xhi wen.”
“Suatu kehormatan saya dapat membantu kaisar Jian kalo begitu saya pamit.” Ucap Xhi wen dan di angguki oleh kaisar.
Sedangkan di lain sisi Jian ming sedang memperhatikan pemuda yang ada di samping sambil tersenyum.
“ ahhh gege apakah kau kini sedang jatuh cinta pada gadis itu? Selera mu tidak buruk juga .” Ucap Jian ming kepada putra mahkota.
__ADS_1
“Ming’er kau sangatlah cerewet tidak bisakah kau pelan kan sedikit suaramu, bagaimana jika kedengaran oleh ayah dan ibunda.” Ucap putra mahkota Jian chu.
“ haha tak apa akan aku kadukan kepada mereka berdua dan gege aku sangat mintak maaf kepadamu telah memaksamu untuk menikahi wanita ular itu.” Ucap Jian ming yang menjadi murung mengingat kejadian tadi pagi.
“ Ming’er ku tersayang tak perlu merasa bersalah ini bukanlah kesalahanmu mereka hanya memanfaatkan kelembutan hatimu untuk melakukan rencana busuk mereka.” Balas Jian chu.
“Aku nanti harus berterima kasih kepada nona Xhi wen jika tidak ada dia maka aku tidak akan bisa memaafkan diriku kak.” Ucap Jian ming
Melihat adik nya yang terlihat sangat menyesal putra mahkota pun tidak tega dan memeluk adik kesayangannya.
“Tidak ibunda gege tidak membuatku menangis aku hanya mengingat kejadian tadi pagi.”
“ sayang yang telah terjadi biar lah berlalu, jadikan ini sebagai pelajaranmu saat memilih teman mana yang tulus dan mana yang palsu.” Ucap kaisar dan di angguki oleh Jian ming.
__ADS_1
Setelah semua prajurit serta Xhi wen dan kedua orangnya sampai ke desa yujing, mereka pun memasang tenda masing masing.
Tenda Xhi wen sendiri sedang didirikan oleh Ji nan dan Xioubou . Tenda yang didirikan oleh mereka untuk Xhi wen tidak lah sederhana melainkan sangat mewah dan sangat nyaman, prajurit pun terheran tenda itu tidak lah besar namun sangat unik dan mewah.
“Lihat tenda nona Xhi wen sangat indah, bahkan aku belum pernah melihat tenda seperti itu sama sekali.” Ucap salah satu prajurit.
“ kau benar bahkan aku belum ada melihat tenda seperti itu di kerajaan manapun. Sepertinya nona Xhi wen bukanlah orang sembarangan .” Ucap prajurit lainnya.
“Ya kau benar.” Ucap semua prajurit .
Jelas saja tenda yang didirikan oleh Xioubou dan Ji nan adalah tenda yang berasal dari dunia modern jelas saja terlihat sederhana namun sangat mewah tidak banyak hiasan tetapi banyak lampu cahaya yang membuatnya terkesan mewah.
“ nona istirahatlah yang cukup, besok kita akan memulai rencama kita.” Ucap salah satu kasim yang ikut serta.
__ADS_1
“ baiklah kalian tidurlah juga jangan sampai besok kalian tidak memiliki stamina untuk membuat sungai buatan.” Balas Xhi wen dan di angguki oleh prajurit.
Mereka sampai di desa yujing tepat jam 7 malam. Sebenarnya bisa saja mereka mengobrol atau melakukan rutinitas terlebih dahulu sebelum tidur tetapi dikarenakan perjalanan dari istana kekaisaran ke desa yujing membuat mereka memilih untuk beristirahat.