
' sepertinya aku merasakan ada satu elemen lagi di dalam tubuh putri tapi bukankah semua elemen sudah ada di tubuh putri, lalu elemen apa ini ?' batinn jinnan.
' aku akan menanyakan nya kepada yang mulia xhi zi' lanjutnya.
Ji Nan pun mengeluarkan batu komunikasi yang hanya bisa mengirim pesan suara sebanyak 10 pesan saja.
Ji Nan pun mundur untuk menjauh dari Xioubou dan Xhi Wen, tentu saja mereka berdua tidak menyadari hal itu.
" yang mulia apa yang akan yang mulia lakukan sekarang?" tanya Xioubou.
" aku ingin ke dunia luar " ucapnya .
" mari saya akan menemani yang mulia tapi sebelum itu tolong yang mulia teteskan darah yang mulia di atas kepala hamba " ucapnya sambil merubah diri menjadi seekor naga api.
"untuk apa ?" tanya nya polos.
" dengan tetesan yang mulia hamba akan menjadi binatang kontrak yang mulia"
mendengar penjelasan Xioubou Xhi Wen langsung melukai jarinya menggunakan kukunya sendiri dan meletakkan setetes darah di kepala sang naga.
__ADS_1
" hormat saya yang mulia terima kasih telah menjadi tuan hamba " ucap Xioubou sambil menunduk.
" iyaa tapi ada satu syarat yang tak boleh kau kekang "
" apa yang mulia ? hamba pasti menurutinya, hamba tidak berani mengekang persyaratan yang mulia berikan"
" kauu... tak boleh memanggil aku dengan ada embel embel yang mulia aku tak suka, kau membuatku terlihat tua, kau tak bisa lihat berapa usia tubuhku. Sangkat tidak cocok, syarat ku adalah kau hanya cukup memanggilku dengan putri saja tidak ada bantahan atau kau aku hukum" ucapnya yang langsung mengancam seperti kata katanya kepada ji nan .
' putri kenapa kau sangat rendah hati, diluar sana sangat bangga jika di panggil yang mulia, bahkan mereka di haruskan bersujud untuk menghormati dirinya. tetapi engkau putri kau sangat tidak suka jika ada yang berbuat seperti itu kepadamu, bahkan kau marah jika kami seperti itu, aku sangat beruntung memiliki tuan seperti mu putri. aku akan berjanji dan bersumpah dengan nyawaku akan selalu setia padamu ' batin xioubou sambil tersenyum.
", kenapa kau tersenyum hah ?" tanya nya.
" tidak ada putri. yasudah ayo kita berangkat." ucap Xioubou sambil tersenyum dan langsung mengucapkan mantra untuk membuat prisai pelindung untuk melindungi bunga tersebut.
mendapat tindakan itu Xioubou menjadi grogi siapa yang tidak grogi di sentuh oleh sang ratu bidadari
" bi.. bi...bi.." ucapnya terbata bata.
"bisa yang mu eh putri... " ucapnya spontan karena xhi Wen menepuk pundak nya.
__ADS_1
" bagaimana caranya?"
" putri bisa memfokuskan bunga florens tersebut dan memasukkannya kedalam batu di dimensi putri"
mendengar itu Xhi Wen langsung melakukannya. dengan sekejap bunga florens berpindah di mana tempat Xhi Wen betapa di dalam ruang dimensinya.
" selesai. ayoo aku tidak sabar melihat dunia luar " ucap Xhi Wen bersemangat ia pun sedikit tergesa gesa keluar dari goa.
Xioubou dan Ji Nan hanya bisa menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah junjungannya itu.
.
.
.
mereka pun keluar dengan cepat dari hutan Amazon. dan sudah dekat dengan desa yujing.
saat Xhi Wen sudah melihat desa yujing dari kejauhan ia mempercepat langkahnya dan di ikuti oleh 2 pria tampan di belakangnya.
__ADS_1
" ayo kita kepasar " ucapnya bersemangat dan dia langsung mengambil 1000 koin emas di ruang dimensi dan di letakkan di kantongnya.
" halo gadis kecil ada yang bisa bibi bantu?" tanya seorang wanita paruh baya yang melihat xhi Wen tengah memandangi satu batu giok yang indah.