
Mendengar ucapan Yinfai membuat kalajengking kembali mengumpat.
“ bocah sialan, berani sekali kau mengancamku.” Ucapnya yang ingin bergerak.
“Arghhhh hentikan itu” ucap kalajengking yang meraung, bahkan rasanya dia ingin mencokel matanya saat ini.
“ jika kau tidak juga mengaku kalah maka siksaan matamu akan semakin menjadi-jadi” ucap Yinfai dengan senyum di bibirnya.
“ dasar bocah sialan, baiklah aku akan menjadi bawahanmu tapi cepat kau sembuhkan mataku ini.” Ucap nya yang sudah tak tahan dengan rasa sakit yang semakin menjadi-jadi.
Dengan senyuman mengambang Yinfai melambaikan tangannya dan elemen kegelapan keluar dari mata sang kalajengking dan masuk ketubuhnya.
Yinfai mengeluarkan elemen tumbuhannya yang kini sudah berada di tingkat lord sempurna yang berarti dia sudah dapat menyembuhkan apapun sesuai dengan kekuatannya sehinggga tak perlu menggunakan pill penyembuh lagi.
Elemen berwana hijau itupun melesat masuk ke mata kalajengking dan perlahan setiap detiknya memperbaiki sel-sel pada kornea mata tersebut.
Hingga 30 detik kemudian mata kalajengking sudah sehat bahkan lebih segar dari sebelumnya.
Kini kalajengking sudah bisa melihat Yinfai yang berdiri di depannya.
Dengan cepat Yinfai menembakkan segel budak di tubuh kalajengking.
Arghhhhh
Sekali lagi kalajengking merasakan kesakitan yang teramat sakit hingga 1 menit dia kembali menjadi lebih segar.
__ADS_1
“Sebelumnya kau itu sangat kotor karena sedikit menguasai ilmu gelap dan fikiranmu sama kotornya jadi aku hanya membersihkan fikiranmu saja, dan kau telah ku pasangkan segel budak agar kau tidak berani mengkhianatiku.” Ucap Yinfai yang membuat mata kalajengking berputar malas.
Segel budak yang diberikan oleh Yinfai adalah segel yang mana sang budak tidak akan bisa berkhianat. yang artinya jika ia berkhianat maka segel itu akan otomatis menyakitinya dan membunuhnya secara tragis.
Berfikir jahat pun segel itu akan menyiksa sang budak.
Yinfai belajar segel budak dari ayahnya yang menjaga ia dulu, dulu ayahnya adalah seorang yang sangat kuat, hanya itu yang ia ketahui.
Pada saat Yinfai bersama ayahnya untuk pergi ke klannya karena waktu itu patriark klan meminta pertolongan ayah Yinfai dan kebetulan pada saat itu rumah mereka berada jauh dari klan jadi mau tak mau ia meminta orang-orang dari klan untuk menjaga Yinfai karena di rumah hanya mereka berdua sajalah yang tinggal.
skip dulu masalah masa lalu Yinfai karna akan ada saatnya author akan membahas masalah masa lalunya Yinfai dan dimana dia di pertemukan oleh salah satu orang di klannya.
“ hah yang benar saja kau tidak bisa memberiku nafas.” Keluh kalajengking tersebut.
Mendengar keluahan kalajengking membuat Yinfai tertawa.
“ aku tidak memiliki nama karena sebelumnya tidak ada yang bisa menjadi tuanku.” Ucap kalajengking dengan sombongnya.
“ hahaha dan sekarang kau malah jadi budakku.” Ejek Yinfai.
“ kauu..” baru saja dia berteriak tubuh kalajengking merasa siksaan sangat panas dan perih.
Arghhhhhhhhh...
Pekiknya lagi yang menggema kembali di dengar rakyat.
__ADS_1
Semua rakyat pun ketakutan dan masuk kerumah masing-masing.
“ hahaha sadarlah kau adalah budak ku sekarang, jika kau berpikiran buruk padaku maka kau akan tersiksa.” Ucap Yinfai.
Dengan pasrah kalajengking hanya bisa memalingkan muka.
“ ku beri kau nama Xing.” Ucap Yinfai dengan lantang.
“ ya ya terserah padamu.” Balas Xing.
“ wahhh Fai'er kau sangat hebat sekali, aku tidak menyangka jika kau berhasil mengalahkannya.” Ucap Xhi Wen dan yang lain baru datang dengan senyum mengambang.
“ ya kau benar putri, bagaimana bisa dia mengalahknnya bahkan dia menjadi bawahanmu yang kekuatannya lebih kuat darimu. Luar biasa.” Ucap Xioubou menimpali.
“ benar jika itu aku, mungkin dalam beberapa detik hanya tinggal nama.” Timpal Tangli.
“ wahhh Fai gege sangat hebat.” Puji Chang An.
“ ah kalian terlalu berlebihan.” Balas Yinfai yang sudah menegakkan kepalanya bangga.
“ jangan puas dulu, itu akan membuatmu malas berlatih.” Ucap Xhi Wen yang membuat Yinfai terkekeh.
“ tenang saja kakak, ini sama sekali belum membuatku merasa puas.” Ucap Yinfai dan di angguki oleh Xhi Wen.
“ nah kakak jangan lupakan kejutanku.” Ucap Yinfai dengan semangat.
__ADS_1
“ hahaha nanti akan ku berikan.” Balas Xhi Wen yang membuat bibir Yinfai berkedut karna cemberut.