
“ baik nona.” Ucap mereka serentak.
Setelah itu semua prajurit di sibukkan dengan persiapan mereka menuju bagian barat yaitu desa Lujian.
“ Xioubou bisakah aku meminta bantuan mu?” Tanya Xhi Wen.
“ putri apakah anda perlu bertanya, anda bisa meminta bantuanku tampa meminta izin dariku.” Balas Xioubou sedikit kesal pasalnya Xhi Wen besikap formal kepadanya.
“ hahaha baiklah baiklah, bisakah kau membantuku memeriksa dan mencari tahu tentang bandit dan desa lujian itu.” Tanya Xhi Wen.
“ seperti perintahmu putri, aku akan kesana untuk mencari tau segala informasi disana, jika begitu saya pamit terlebih dahulu putri.” Balas Xioubou lalu di anggukan oleh Xhi Wen. Setelah menerima anggukan Xhi Wen, Xiobou pun merubah dirinya menjadi seekor naga api lalu terbang menuju desa lujian.
Tak lama kepergian Xiobou, kasim pun memanggil Xhi wen saat melihat dirinya sedang ada di luar.
“ nona semua persiapan telah siap, apakah kita pergi sekarang?” Tanya kasim.
__ADS_1
“ iyaa kasim, ayo kita pergi.” Balas Xhi Wen lalu mereka bertigapun pergi menunggang kuda menuju desa lujian. Sedangkan kuda Xioubou masih diikat di tempatnya.
Saat tengah malam tiba, Xioubou telah sampai di samping Xhi Wen dan juga sudah menunggang kudanya.
“ salam saya putri.” Ucap Xioubou saat berada disamping Xhi Wen.
“ apakah kau sudah menemukan yang aku pinta?”
“ sudah putri, desa lujian adalah desa yang kaya akan sumber tambang dan rempah. Karena itulah banyak yang ingin memperebutkan desa itu. Lalu informasi mengenai bandit itu adalah bawahan dari tuan To nhi.”
Sudah beribu rencana bagus yang ada di kepala Xhi Wen untuk membalas perbuatan tuan To nhi.
Pagi pun tiba dan mereka juga telah sampai di lokasi tenda panglima perang Shi Rui dan prajurtinya.
“ salam kami nona.” Ucap Shi Rui di ikuti oleh semua peajuritnya.
__ADS_1
“ apa yang terjadi panglima kenapa kalian belum juga menyelesaikan tugas ini?” Tahya Xhi Wen langsung.
“ duduk dulu nona.” Balas Shi Rui sambil mempersilahkan semuanya duduk.
“ jadi begini nona kami telah membereskan 2 bandit dan menyelamatkan satu wilayah saja, namun malah kami di serang balik dengan kekuatan yang besar sehingga banyak prajurit yang luka dan tak bernyawa, saat itu terjadi kami kekurangan pasukan dan kekurang tabib untuk menyembuhkan prajurit yang terluka, sampai saat ini hanya beberapa prajurit saja yang sudah pulih, ada 20 prajurit lagi yang masih terluka parah nona, karena itulah kami belum bisa melanjutkan tugas ini.” Ucap Shi Rui saat semuanya telah duduk dan di berikan air minum oleh prajurit.
“ bisakah kau menunjukkan kepadaku dimana prajurit yang terluka itu berada.” Tanya Xhi Wen.
“ tentu nona, nona bisa ikuti saya.” Balas Shi Rui dan mereka pun menuju tenda besar dimana semua prajurit terluka berbaring di dalamnya.
Xhi Wen pun bisa melihat bagaimana semua prajurit itu terluka, ada yang anggota tubuhnya patah, ada yang pendarah di dalam kepalanya dan ada juga yang kehilangan anggota tubuhnya.
“ mengapa mereka kejam sekali, baiklah kalian semua keluarlah aku akan mencoba menyembuhkan mereka.”
“ baik nona.” Jawab Shi Rui dan prajurit yang menjaga tenda itu lalu keluar dengan tertib.
__ADS_1
“ kalian pasti merindukan keluarga kalian kan, jangan bersedih 3 hari lagi kalian akan bertemu keluarga kalian.” Ucap Xhi Wen sambil mengumpulkan tenaga dalammnya.