Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Kabar bahagia(revisi)


__ADS_3

“ benarkah yang mulia, gege kembali hidup. Bagaimana ini bisa terjadi. Ini adalah sebuah keajaiban yang mulia. Dimana gege aku ingin bertemu dengannya.” Xhi Wen tidak berbohong jika dia terkejut dan bahagia. Ini benar-benar keajaiban. Ternyata kekuatan yang dimiliki oleh Chang An benar benar diluar akal.


“ putra mahkota kini sedang berada di taman sedang..” ucapan kaisar terputus karena Xhi Wen sudah berlari ke arah taman.


Begitu tidak sopan, tetapi sang kaisar memaklumi bahkan jika bukan karena Jian Chu dan bagaimanapun sikap Xhi Wen kecuali melewati batas seperti memberontak. kaisar tidak akan marah, dia benar benar menganggap Xhi Wen adalah anaknya bagian dari keluarga intinya.


Xhi Wen langsung berlari mencari keberadaan Jian Chu yang mana pada saat itu tengah berbicara kepada seorang pria yang tanpaknya putra mahkota kekaisaran lain, terlihat dari pakaiannya bahwa dia seseorang yang penting.


Xhi Wen langsung memeluk Jian Chu dan menangis sejadi-jadinya. tanpa menghiraukan seseorang yang tadinya tengah berbicara suatu masalah penting kepada Jian Chu.


“ gege hiks gege hiks syukurlahhh..,” tangis Xhi Wen pecah, dia benar-benar bersyukur atas kembalinya Jian Chu. Xhi Wen betul betul menganggap Jian Chu sebagai kakaknya, jika tidak maka dia tidak akan memanggil Jian Chu dengan embel gege.


Melihat tingkah Xhi Wen Jian Chu tersenyum dan membelai pucuk kepala dan menepuk pundak Xhi Wen agar Xhi Wen tenang.


“ tenanglah Wen'er gege tidak apa-apa sekarang, lihatlah gege sudah sembuh total.” Ucap Jian Chu dan Xhi Wen melepaskan pelukannya dan memukul dada bidang Jian Chu.


“ gege apakah kau tau gimana sedihnya aku saat kau di bunuh seperti itu, gege jangan lakukan itu lagi, biarkan aku saja yang mengurus orang-orang itu. Aku tidak ingin kehilangan gege.” Ucap Xhi Wen yang masih menangis bahkan kini sudah tersedu-sedu.

__ADS_1


“ dan gege tidak ingin melihat adik gege di rendahkan seperti itu. Gege lebih baik mati di bandingkan diam saja saat adik gege di rendahkan seperti itu.” Balas Jian Chu.


“ tapi gege aku tidak mau kau meninggalkan ku.”


“ siapa bilang gege meninggalkanmu, meskipun gege tiada. Gege akan tetap menemanimu.” Balas Jian Chu.


Mendengar itu Xhi Wen kembali memeluk Jian Chu.


“ apakah kalian ingin berpelukan berdua saja, ini sungguh tidak adil.” Ucap seorang wanita yang tak lain adalah Jian Ming.


Mndengar ucapan Jian Chu membuat Xhi Wen kembali melepaskan pelukannya dan menatap Jian Chu meminta penjelasan.


“ Wen'er.. apa kau tidak melihat pria yang berada di belakangmu?” Tanya Jian Chu.


Dan Xhi Wen mengikuti perkataan Jian Chu, dia berbalik dan menemukan seorang Pria yang tengah tersenyum kepadanya.


“ lalu?” Tanya Xhi Wen yang ketus membuat pria di belakangnya langsung tersenyum beku.

__ADS_1


“ dia adalah calon suami Jian Ming.” Ucap Jian Chu membuat Jian Ming tambah memerah.


“ benarkah gege, ini kabar gembira.” Ucap Xhi Wen langsung melihat Jian Ming dan di angguki oleh Jian Ming.


Xhi Wen langsung memeluk Jian Ming saat itu juga.


” Mengapa aku tidak tau jika kau sudah punya calon, apakah aku selama ini hanya tidur sehingga tidak tau.” Goda Xhi Wen membuat Jian Ming salah tingkah.


“ ahhh Wen'er kau ini, aku tadinya ingin memberi kejutan padamu, tapi malah kamu tau dari gege.” Balas Jian Ming.


“ kau terlambat Ming'er.” Goda Jian Chu lagi membuat Jian Ming tertawa.


Xhi Wen yang sudah mencueki calon suami Jian Ming pun merasa tidak enak.


“ maafkan aku putra mahkota, aku tidak tau jika kau calon dari putri mahkota Jian Ming.” Ucap Xhi Wen yang sedikit membungkukbtanda dia begitu menyesal.


“ tidak apa-apa jendral, santai aja..” balas pemuda tersebut.

__ADS_1


__ADS_2