Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Keberangkatan menuju desa Nan(revisi)


__ADS_3

“Ada apa putri” Ji Nan akhirnya bertanya karena dia merasakan kekesalan Xhi Wen dari tatapannya.


“ batu ini juga memiliki kekuatan yang sama dengan pill Xili qi jadi seharusnya aku tidak membuatnya dan mengandalkan giok ini.” Ucap Xhi Wen kesal.


Kenapa tidak karena penyulingan terakhir dilakukannya cukup menguras tenaga.


“ ma-maaf putri aku tidak mengetahui hal itu.” Balas Ji Nan.


“ hahaha aku bercanda, jangan terlalu di ambil hati. Karena aku telah membuatnya jadi kita manfaatkan saja itu, berhubung itu di satukan dengan pill Si De jadi kenapa tidak.” Xhi Wen merasa tak masalah, toh Ji Nan tidak bersalah dalam hal ini, dia memang tidak mengetahui kemampuan dari giok ini.


Xhi Wen pun menarik pandangannya kembali ke buku tersebut. Di katakan bahwa kekuatan batu giok ini bisa digunakan dimanapun dia berada, jadi Xhi Wen berpikir dia akan membawa giok ini bersamanya, jika dia sudah berada di dunia modern maka dia akan membuat batu giok ini menjadi sebuah cincin saja.

__ADS_1


Giok ini juga tidak akan kekurangan kekuatan jika di potong dengan catatan asalkan intinya tidak hilang ataupun tergores, jika itu terjadi maka kekuatannya akan hilang dan giok itu menjadi giok biasa.


Karena itu Xhi Wen berpikir dia ingin kembali ke dunia modern lagi nanti nya dia juga sudah berjanji pada angga untuk melindungi asetnya dia percaya angga tidak akan menghianatinya.


Tentu saja terlepas dia berkeinginan untuk kembali membalaskan dendam kepada surti dan amelia dia juga harus mengambil kembali hak dia di dunia ini.


“ sepertinya aku harus membawa beberapa barang disini dan meletakkan di ruang dimensi mengingat bahwa aku akan ke ruang dimensi maka bisa saja aku akan menjadi yang terkayaa haha.” Batinnya tampa ia sadari dirinya sedang di pantau oleh lord.


...


Pagi pun tiba kini mereka semua bersiap untuk berangkat Xhi Wen juga telah memperkenalkan Tangli sebelumnya kepada kaisar Xio dan di terima baik oleh Kaisar karna itu adalah bawahan Jendral Xhi Wen.

__ADS_1


Mereka pun pergi tak lupa ada juga panglima Jin huo disana. Dan selama perjalanan tentu saja tidak ada hambatan.


Pada akhirnya mereka sudah sampai di desa dimana para bandit itu berada yaitu desa Nan.


Xhi Wen dengan santai mengatakan kepada semuanya bahwa mereka melawan mereka tidak menggunakan strategi tetapi jika mendesak kita tentu mempunyai rencana B tentunya.


“ lalu bagaimana kita melawan mereka jika tidak mempunyai strategi?” Tanya Jin Huo.


“ tidak ada gunanya kita menggunakan strategi tapi kita hanya bisa menggunakan siasat jika tidak berhasil maka baru kita gunakan rencana B. Karena mereka telah mengetahui bahwa kita akan menyerang mereka maka dari itu, kita hanya perlu meenantang mereka secara terbuka.” Xhi Wen sangat yakin dengan apa yang di katakannya karena dia bisa merasakannya.


“ kamu..” Xhi Wen menunjuk salah satu prajurit.

__ADS_1


“ ya kamu, kamu bisa menjadi orang yang mengantarkan surat tantangan itu.” Ucap Xhi Wen dengan tegas tentu di terima oleh prajurit tersebut.


__ADS_2