
dan dengan kelicikannya ia mampu meluluhkan hati Jian chu.
.
.
.
flashback off
" apa kau bercanda tuan putri, kekasihku tidak akan tertarik dengan wanita seperti dia, dimataku dan Dimata kekasihku dia tidak lah lebih dari seorang ******" ucapnya angkuh.
" apakah benar Xue apakah kau tidak memperhatikan Gege yang kini tengah melirik siapa?" goda Jian Ming.
" siapa lagi kalo bukan.." mata Xue chai menjadi merah saat melihat Jian chu melirik gadis lain.
" apa yang aku katakan benar bukan , kini kau sudah mempunyai saingan" goda Jian Ming lagi.
__ADS_1
" heh itu hanya tatapan nafsu sekejap karena dia sama seperti yang lain tergoda oleh ****** itu " ucapnya yang masih berkata angkuh padahal di dalam hatinya ia sangat marah.
' dasar ****** murahan tidak heran jika semua buaya disini tertarik kepada jalan murahan seperti mu ' batin Xue chai sambil menatap tajam ke arah xhi Wen.
sedangkan yang di tatap merasakan tatapan mematikan dari seseorang malah masa bodoh.
" baiklah.. karena semuanya telah berkumpul Zhen akan memberitahukan bahwa hari ini kita akan berdiskusi tentang permasalahan di desa yujing yang sudah resah akan hujan yang terus melanda. serta sudah terjadi longsor dimana mana, dan Zhen akan menunda pernikahan putra mahkota Jian chu dan putri Xue chai sementara sebelum permasalahan ini selesai . jika selesai maka kita akan berdiskusi lagi tentang pernikahan putra mahkota dan putri"
mendengar perkataan kaisar Jian Po membuat Xue chai semakin geram pasalnya ia sudah bersusah payah untuk menunggu pernikahan itu.
" yang mulia bolehkan saya berpendapat akan permasalahan di desa yujing?" ucap salah satu Mentri yang chuai si mulia membuka suara.
" menurut saya kita hanya perlu menggali beberapa lobang lagi yang mulia agar saat hujan terjadi maka akan di tampung oleh lubang-lubang yang telah kita gali" ucap Mentri chuai.
" apakah menurutmu itu akan berhasil ?" tanya kaisar Jian.
" tentu..." ucapan Mentri chuai terpotong karena seseorang dengan beraninya nyelonong berbicara.
__ADS_1
" tidak!! yang mulia , itu tidak akan berhasil yang ada malah desa yujing semakin sempit dan di penuhi oleh air air yang bergelinang dan lagi lubang-lubang yang di gali tidaklah mengalir hanya menjadi kolam saja.itu tidak akan menahan air hujan yang deras ini" tegas Xhi Wen angkat bicara tentang hal ini.
" apa maksud mu gadis kecil! tau apa kau tentang hal ini ,hanya seorang bocah saja bisa berpendapat bahwa gagasan ku salah?" kesal Mentri chuai karena ia merasa di remehkan oleh gadis kecil tersebut.
" baiklah saya akan bertanya terlebih dahulu kepada tuan Mentri" balas xhi Wen tenang .
" berapa lama kejadian ini menimpa desa yujing?" tanya xhi Wen.
" selama bertahun tahun pada masa musim hujan melanda " kini kaisar jian yang angkat bicara.
bukan karena ia marah akan bentakan Mentri chuai tetapi dia penasaran akan gagasan yang di berikan oleh xhi Wen masuk akal dan lebih mengejutkan lagi xhi Wen bahkan tidak takut apa lagi menunduk akan amukan Mentri kanannya.
" lalu apa solusi yang selama ini di lakukan? " tanya xhi Wen lagi.
" kami selalu menggali lubang di tempat yang tidak jauh dari desa yujing " jawab Mentri chuai.
" apakah solusi itu berhasil?"
__ADS_1
" tentu saja berhasil " balas Mentri dengan sombong.
" lalu kenapa sekarang masih ada bencana tersebut?" tanyanya lagi.